Menu Right

Top Social Icons

Slider Area 1

Slider Area 2

Slider Area 3

Responsive Full Width Ad

Left Sidebar
Left Sidebar
Featured News
Right Sidebar
Right Sidebar

Pendidikan

Ekonomi Bisnis

Latest Updates

Olah raga

Kesehatan

Ekonomi Bisnis

Loading...

Ntb

Mataram

Lombok Barat

Lombok Timur

Lombok Tengah

Lombok Utara

Senin, 18 Februari 2019

Debat Kedua Pilpres 2019, Menurut Pakar Bahasa Tubuh Kedua Kandidat Terlihat Gugup


Jakarta, - Menurut pakar bahasa tubuh berbasis sains yang mendapat lisensi dari Paul Ekman ini, kedua kandidat terlihat gugup ketika debat dimulai.

"Tangannya ditelungkupkan, seperti menutup, antara jari saling masuk," jelas dia.

Debat damai, itulah kesimpulan yang bisa ditarik dari gestur kandidat presiden nomor urut 01 Joko Widodo dan nomor urut 02 Prabowo Subianto dalam debat putaran kedua di Hotel Sultan, Jakarta, Minggu malam.

Pakar bahasa tubuh Monica Kumalasari mengemukakan itu ditunjukkan saat kandidat saling menghampiri usai debat.

"Raut wajah Jokowi saat akhir menunjukkan senyum tulus dan terlihat puas terhadap debat," kata Monica kepada Antara.

Apa yang diperlihatkan Jokowi dan Prabowo pada akhir debat bertema energi dan pangan, sumber daya alam dan lingkungan hidup, serta infrastruktur jauh berbeda dua jam sebelumnya.

Ketegangan ini juga terlihat beberapa kali di mana penjelasan yang keluar dari mulut Jokowi tidak terlalu mengalir, beberapa kali dia berhenti sejenak sebelum melanjutkan penuturannya.

Pilihan Kata

Saat menyampaikan visi misi, Prabowo mengeluarkan kalimat "kami kalau berkuasa nanti" untuk mengandaikan jika dirinya kelak terpilih. "Ini kalimat 'commanding'". Dari sisi gerakan tubuh, Prabowo sering menghentakkan tangan ketika menjelaskan sesuatu, seperti memberikan komando.

Di sisi lain, Joko Widodo yang memakai kata memimpin lebih banyak menggunakan gaya tangan ilustratif. Gerakan tangannya berubah-ubah untuk mengilustrasikan penjelasan yang keluar dari mulutnya.

"Gaya tangan ilustratif itu ketika bicara soal lingkar, tangannya melingkar, ketika bicara soal panjang, tangannya membentuk (garis) panjang."

Unicorn

"Yang online-online itu?" Prabowo bertanya balik ketika Jokowi meminta pendapatnya mengenai pengembangan infrastruktur pendukung bagi "Unicorn", gelar untuk perusahaan rintisan yang memiliki nilai valuasi lebih dari satu miliar dolar AS, seperti Go-Jek, Tokopedia, Traveloka dan Bukalapak.

Jokowi mengambil lagi pelantang untuk mengiyakan pertanyaan Prabowo, tangan kirinya sempat terangkat, sebelum dia meletakkan kembali pelantang untuk mendengarkan jawaban Prabowo.

Menurut Monica, pada segmen tersebut bahasa tubuh Jokowi memperlihatkan rasa gemas karena Prabowo tidak betul-betul memahami hal yang ia tanyakan.

Gerakan manipulatif

Kedua kandidat melakukan gerakan manipulatif alias gerakan tidak perlu. Meski tidak penting, gerakan tersebut bisa punya makna.

Gerakan manipulatif Jokowi terlihat dari satu tangannya yang memegang bagian siku seperti ingin menggulung lengan baju. Maknanya bisa multitafsir.

"Antara dia merasa `gerah terhadap sesuatu yang mungkin tidak sama pemahamannya dengan beliau, atau memperlihatkan rasa tidak sabar untuk segera bekerja lagi karena gerakan itu seperti menyingsingkan lengan baju."

Sementara itu, Prabowo terlihat beberapa kali memegang dan merapikan jasi, jas hingga melepas kacamata sejenak untuk membersihkan satu lensanya. Bisa jadi Prabowo pun merasa gerah , atau menyiratkan rasa tidak sabar untuk segera memimpin sebab gaya pakaiannya necis seperti seorang pemimpin.

Lahan Prabowo dan ekspresi Jokowi

Jokowi sempat menyebutkan soal kepemilikan lahan Prabowo di Kalimantan Timur dan Aceh Tengah.

Pada akhir debat, Prabowo mengatakan lahan miliknya berupa Hak Guna Usaha bisa dikembalikan sewaktu-waktu pada negara, meski dia menambahkan lebih baik lahan itu dikelolanya ketimbang jatuh ke pihak asing.

"Saya tidak bilang tentang validitas statement Jokowi, tetapi ini sesuatu yang sudah beliau persiapkan," katanya seraya menambahkan Jokowi bicara "bahwa" hingga tiga kali saat menyampaikan hal tersebut.

"Setelah bilang itu, ada ekspresi wajah namanya Duping Delight. Seperti perasaan senang dan puas karena sudah menyampaikan sesuatu yang dia tahu, ada senyum kepuasan," tutur dia.

Prabowo lebih tenang dibandingkan debat perdana

Prabowo sudah terlihat lebih kalem ketimbang debat perdana saat tiap kandidat ditemani wakilnya masing-masing.

Dalam debat putaran kedua, Prabowo juga beberapa kali mengakui prestasi pemerintahan Jokowi. Meski demikian, pengakuan dari Prabowo adalah pengakuan bersyarat karena sering diakhiri dengan kata "tetapi" atau "namun".

Di luar itu, ada perubahan positif dari pilihan verbal Prabowo di debat kedua ini. Pada debat perdana saat dia berdiri di panggung bersama calon wakil presiden Sandiaga Uno, Prabowo lebih sering menyebut "saya", padahal pasangannya kerap bicara dengan kata ganti "kami".

"Ini bagus, (menunjukkan) ini kerja tim, berdua. Karena di debat lalu (Prabowo lebih banyak) pakai bahasa 'saya'. Secara verbal sudah ada perubahan.
Loading...

Minggu, 17 Februari 2019

Komisi Pemilihan Umum Nusa Tenggara Barat Mendistribusi Logistik Pemilu 2019


Mataram - Komisi Pemilihan Umum Nusa Tenggara Barat memberi perhatian serius terhadap daerah-daerah yang geografisnya cukup sulit dijangkau untuk distribusi logistik Pemilu 2019.

"Untuk daerah-daerah sulit dijangkau ini memang menjadi perhatian kita, terutama sekali daerah kepulauan yang harus menyeberang, kemudian desa-desa yang tinggal gunung-gunung," ujar Ketua KPU NTB Suhardi Soud di Mataram, Kamis.

Ia menyebutkan, daerah-daerah yang sulit dijangkau untuk distribusi logistik Pemilu 2019, hampir merata di NTB, seperti di Kabupaten Sumbawa, Dompu, Bima, Lombok Utara, Lombok Barat, dan Lombok Timur. "Semua daerah ini medannya berat-berat, apalagi ini dalam situasi musim hujan. Sehingga perlu langkah-langkah cermat saat logistik dikirim, agar kotak suara, surat suara dan sebagainya dikirim aman baliknya pun juga aman," jelasnya. Ia menambahkan, karena pengiriman logistik ini menjadi prioritas, pihaknya telah mewanti-waktu seluruh KPU kabupaten/kota untuk menyimpan seluruh logistik pemilu pada gudang-gudang besar. Hal ini sebagai langkah antisipasi hal-hal yang tidak diinginkan, seperti kerusakan pada kotak suara dan kertas suara.

"Makanya saat surat suara pemilu sudah di distribusikan, harus di simpan di gudang-gudang besar yang telah di sewa oleh masing-masing KPU kabupaten/kota. Sehingga betul-betul aman, dari banjir, kebakaran, dan sebagainya," ungkap Suhardi Soud.

Selain itu, mantan Ketua KPU Kabupaten Sumbawa ini, meminta seluruh tempat penyimpanan perlengkapan pemilihan tersebut harus juga dijaga ketat oleh aparat keamanan. Bahkan, saat rapat pimpinan KPU bersama TNI/Polri, KPU kabupaten/kota juga diminta tetap berkoordinasi dengan aparat kepolisian dan TNI untuk proses pengamanan.

"Memang sudah ada penjagaan dari awal sampai logistik. Hanya saja kita ingin sampaikan logistik itu tetap baik tetap di kontrol di setiap gudang. Jangan sampai ada rayap atau tikus. Kalaupun ada kekurangan segera dilaporkan, sehingga kita bisa meneruskan ke KPU RI," katanya. (KR-NIA).
Loading...

Debat Capres Kedua Di Prioritaskan Bertema Pengembangan Transportasi Umum




Jakarta, - Pengamat transportasi Darmaningtyas meminta calon presiden memprioritaskan pengembangan transportasi publik baik yang berbasis darat, air, maupun udara.

"Saya kira pengembangan transportasi umum itu harus menjadi prioritas utama. Makanya, saya mengusulkan pembangunan jalan tol di Jawa dihentikan," ujarnya saat dihubungi Antara di Jakarta, Minggu.

Darmaningtyas menjelaskan keberadaan jalan tol di Jawa sudah cukup dengan Trans-Jawa dan sekarang yang harus dikembangkan adalah angkutan kereta api.

Moda kereta api, menurut dia, memiliki kapasitas jauh lebih besar untuk angkutan umum dibandingkan membangun jalan tol yang ujung-ujungnya didominasi oleh kendaraan pribadi.

"Di negara-negara manapun transportasi yang bertumpu pada kendaraan pribadi akan mengalami kegagalan, karena memboroskan BBM, menimbulkan polusi udara, dan kemacetan," tuturnya.

Debat Pilpres 2019 babak kedua akan membahas energi, pangan, infrastruktur, transportasi, sumber daya alam, dan lingkungan hidup.

Debat babak kedua termasuk dalam lima babak debat pilpres 2019 dengan debat pertama mengenai hukum, HAM, korupsi dan terorisme telah digelar pada 17 Januari 2019.

Debat terakhir yakni babak kelima akan mengangkat tema ekonomi dan kesejahteraan sosial, keuangan, investasi, serta industri sekaligus akan menjadi debat pamungkas bagi seluruh rangkaian debat Pilpres 2019. (KR-AJI).
Loading...

Tim Nasional U-22 Menggelar Latihan di Lapangan American University Kamboja




Olahraga - Tim nasional U-22 menggelar latihan di lapangan American University Phnom Penh, Kamboja, untuk mematangkan strategi yang telah disiapkan guna mengantisipasi kelebihan dan kekurangan Myanmar, Minggu.

Meski tak berkenan untuk mengungkapkan penilaiannya terhadap kekuatan Myanmar, Pelatih Timnas U-22 Indra Sjafri memastikan ia telah menyiapkan strategi untuk mengantisipasinya dalam laga pertama kedua tim di penyisihan Grup B Piala AFF U-22 di Stadion Nasional, Phnom Penh, Senin (18/2).

"Ini persiapan terakhir kami untuk melawan Myanmar. Kami sudah menganalisa pertandingan-pertandingan Myanmar, kami siapkan bagaimana merespons kelebihan dan kekurangan mereka," kata Indra.

Di sisi lain, ia juga memastikan seluruh pemain berada dalam kondisi fisik terbaik dan siap untuk tampil dengan kekuatan penuh saat menghadapi Myanmar.

Kendati demikian, dalam sesi latihan Minggu pagi, Marinus sempat terlihat berpisah dari rekan-rekannya.

"Tidak ada masalah. Tadi memang dia ada sedikit sakit perut mendadak saja, tapi sekarang sudah sehat," ujar Indra.

Yuk Dukung Sepak Bola Indonesia Selain Myanmar, Indonesia juga tergabung dengan Malaysia dan tuan rumah Kamboja di Grup B.

Sementara itu, Grup A yang berisikan Filipina, Thailand, Timor Leste dan Vietnam akan menjalani rangkaian laga pertama pada Minggu sore.
Loading...

Joko Widodo - KH Ma'ruf Amin Menang Di Banten Dengan Memperoleh 70 Persen


Banten - Relawan Rumah KH Ma`ruf Amin (KMA) meyakini pasangan calon presiden dan calon wakil presiden Joko Widodo (Jokowi)-KH Ma'ruf Amin menang pada Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019 dengan memperoleh 70 persen suara di Banten.

"Kita terus bekerja keras melalui jaringan relawan mulai tingat desa hingga provinsi," kata Koordinator Relawan Rumah KMA Banten Mochamad Husen saat dihubungi di Lebak, Minggu.

Keunggulan pasangan capres nomor urut 01 itu di antaranya pengaruh besar suara dari cawapres KH Ma'ruf Amin yang juga putra Banten.

Apalagi, KH Ma'ruf seorang ulama besar hingga menjabat Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI).

Masyarakat juga akan bangga seorang putra Banten menjadi orang nomor dua di Tanah Air.

Sebab, banyak putra Banten yang terbaik, namun belum ada menjadi capres mapun cawapres.

Untuk itu, kehadiran KH Ma'ruf Amin memberikan motivasi agar putra-putra Banten ke depan bisa memimpin negara Republik Indonesia.

"Kami yakin Jokowi-Ma'ruf di Banten akan meraih kemenangan pada 17 April 2019," kata Dosen Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Latansa Mashiro Rangkasbitung ini.

Husen mengatakan, pilihan masyarakat Banten kepada pasangan Jokowi-Ma'ruf itu berbagai strata sosial di masyarakat mulai kalangan santri, ulama hingga tokoh. 

Selain itu, juga didukung para jawara, seniman, relawan tagana hingga berbagai profesi.

Bahkan, kata dia, tokoh Kabupaten Lebak yang memiliki pengaruh besar yakni mantan Bupati Lebak Mulyadi Jayabaya mendukung pasangan nomor urut 01. 

Ada juga ulama besar di Banten Abuya Muhtadi dari Kabupaten Pandeglang.

"Kami yakin dukungan warga Banten cukup luar biasa terhadap Jokowi-Ma'ruf Amin," kata Sekertaris PKB Banten ini.

Husen yang juga sebagai relawan akan mengoptimalkan kegiatan sosialisasi kepada berbagai profesi dan elemen masyarakat, termasuk kaum milenial. 

Program Jokowi-Ma'ruf Amin sangat realistis dan cukup bagus untuk membangun Indonesia lima tahun ke depan.

Program Jokowi sangat dirasakan masyarakat yakni pembangunan infrastuktur dari pinggiran.

Bahkan, di Provinsi Banten direalisasikan jalan tol Serang-Panimbang, Waduk Karian, Waduk Singdangheula dan "double track" Commuter Line.

Begitu pula program pendidikan dengan menyalurkan Kartu Indonesia Pintar (KIP), program kesehatan dengan memberikan Kartu Indonesia Sehat (KIS) dan pembagian sertifikat lahan secara gratis. 

"Kami yakin elektabilitas Jokowi-Ma'ruf di Banten cukup tinggi untuk memenangi pilpres," 
(KR-MSR).
Loading...

Responsive Full Width Ad

Copyright © 2016 Seputar NTB, powered by Blogger.