Menu Right

Top Social Icons

Responsive Full Width Ad

IKLAN KOA ADS
Left Sidebar
Left Sidebar
Featured News
Right Sidebar
Right Sidebar

Selasa, 14 Agustus 2018

Pelayanan Masyarakat di Bawah Resiko Keselamatan Jiwa


Mataram - Pelayanan kepada masyarakat merupakan kewajiban bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) dimanapun berada, seperti yang dilaksanakan oleh ASN Kanwil Kementerian Agama Provinsi Nusa Tenggara Barat dibawah resiko yang sangat tinggi. karena pelaksanaan pelayanan kepada masyarakat berada di bawah pancang dan balok beton dalam kondisi retak-retak.

Retaknya tiang pancang dan balok beton pada gedung Kanwil Kementerian Agama Provinsi NTB disebabkan oleh goncangan gempa bumi berkekuatan 6,4 SR, 29 Juli 2018, 7.0 SR pada 5 Agustus 2018 dan gempa berkekuatan 6,2 SR pada 8 Agustus 2018, sehingga kondisi bangunan Gedung Kanwil Kemenag Provinsi NTB sangat membahayakan jika berada didalamnya.

“Boleh bekerja dalam melayani masyarakat karena ini merupakan kewajiban kita selaku ASN. Namun melihat kondisi bangunan gedung kantor kita, saya harapkan untuk pandai-pandai membaca situasi, jaga keselamatannya”, pinta Kepala Kanwil Kemenag Provinsi NTB H. Nasruddin melihat jajarannya melaksanakan tugas sesuai dengan tupoksi masing-masing.

Ucapan terima kasih pun terlontar dari H. Nasruddin kepada seluruh jajarannya yang sedang melaksanakan tugas. “Terima kasih sudah melaksanakan tugasnya walaupun di bawah ancaman resiko yang sangat tinggi ini”, tambah H. Nasruddin sambil menyalami bawahannya, dan tiba-tiba gempa pun terjadi lagi dengan kekuatan 4,3 SR, yang secara otomatis semua karyawan/karyawati yang sedang berada di dalam gedung berhamburan keluar untuk menyelamatkan diri masing-masing.

"Allahu Akbar, Astagfirullahaladzim”, hanya ucapan itu yang terdengar dalam gemuruh gempa yang terjadi.

Editor : Purwandi

Portal Berita Yang Lugas, Terpercaya dan Inovatif dari Nusa Tenggara Barat

Tidak ada komentar

Posting Komentar

Responsive Full Width Ad

Copyright © 2016 Seputar NTB, powered by Blogger.
close