Menu Right

Top Social Icons

Responsive Full Width Ad

IKLAN KOA ADS
Left Sidebar
Left Sidebar
Featured News
Right Sidebar
Right Sidebar

Selasa, 14 Agustus 2018

Pemda KLU Mulai Enumerasi Sarana Prasarana Warga

rsd/humaspro

Lombok Utara
- Bertempat di tenda ruang Media Centre Penanggulangan Bencana, Asisten Bidang Ekonomi Pembangunan Setda KLU Ir. Hermanto, memberikan keterangan terkait rencana enumerasi atau pendataan yang dilakukan terhadap sarana pemukiman masyarakat terdampak gempa (13/8).

Pada kesempatan itu, Asisten Bidang Ekobang didampingi Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang KLU M. Rizaldy ST, menyampaikan proses pendataan telah dimulai dengan melakukan koordinasi pada tingkat dinas terkait.

"Tindak lanjut pembangunan kedepan sebagai implikasi dari pendataan yang dilakukan secara terukur dan terencana, berkoordinasi dengan pihak BNPB," ujarnya singkat.

Ketika ditanya terkait target enumerasi, Asisten Bidang Ekobang itu menyampaikan rentang waktu yang diberikan guna enumerasi data sarana warga terdampak gempa dijadwalkan tiga hari kedepan.

"Dari hasil pendataan, setiap hari harus ada yang ditetapkan sebagai hasil verifikasi petugas di lapangan yang langsung dikirim ke pusat untuk ditindaklanjuti pihak BNPB Pusat," tandasnya.

rsd/humaspro

Ditempat yang sama, Kepala Dinas PUPR KLU M. Rizaldy, ST menambahkan adanya pembentukan tim untuk memverifikasi data kerusakan dari rumah warga, termasuk NGO, pihak universitas serta unsur dari pemerintah yang dibagi per kecamatan. Lanjutnya, tim bertugas memverifikasi data ril di lapangan dan sesuai dengan kondisinya.

"Informasi yang dihimpun telah mencapai 30 ribu lebih unit rumah warga, belum termasuk gedung sekolah dan perkantoran," ungkapnya.

Dijelaskannya, sekarang ini satu desa memiliki satu enumerator hingga berjumlah 43 orang yang terdiri dari 33 desa definitif dan 10 desa persiapan. Estimasi jumlah

"Personil tim seluruhnya berjumlah  90 orang lebih yang bekerja maksimal agar dalam waktu tiga hari pendataan dari enumerator dilengkapi dengan foto lapangan," ujarnya.

Dengan adanya enumerasi atau pendataan ini, diharapkan bantuan stimulan benar-benar diberikan kepada yang berhak. Agar masyarakat dapat segera tenang seperti harapan bupati beberapa waktu silam. Dana yang bersifat stimulan itu, setidaknya dapat membantu  warga untuk membangun kembali rumahnya yang rusak akibat terdampak gempa bumi beruntun, serta memulai aktivitas seperti sedia kala.


Editor : Bayu

Portal Berita Yang Lugas, Terpercaya dan Inovatif dari Nusa Tenggara Barat

Tidak ada komentar

Posting Komentar

Responsive Full Width Ad

Copyright © 2016 Seputar NTB, powered by Blogger.
close