Menu Right

Top Social Icons

Responsive Full Width Ad

IKLAN KOA ADS
Left Sidebar
Left Sidebar
Featured News
Right Sidebar
Right Sidebar

Selasa, 21 Agustus 2018

Tim Medis BAGUNA PDIP berikan layanan kesehatan secara berkala untuk Korban Gempa di Lombok

Tim BAGUNA PDIP , kiri kanan , Edi Sukmono , Dewi Kencana dan Riyo Kristian Utomo
Mataram - Ketua Tim Tanggap Darurat Baguna PDIP , Dewi Kencana mengatakan hingga saat ini Badan Penanggulangan Bencana ( Baguna) PDIP tetap memberikan pelayanan kesehatan secara berkala kepada masyarakat korban gempa baik di Lombok Utara , Lombok Barat maupun di Lombok Timur . Metode layanan kesehatan yang dilakukan oleh Baguna dengan cara jemput bola yakni mendatangi konsentrasi kamp pengungsi , khususnya di titik pengungsi yang medannya sulit terjangkau. 

" Hal ini agar masyarakat korban gempa yang belum tersentuh tersebut bisa mudah di cek kondisi kesehatan maupun psikologisnya oleh Tim Medis BAGUNA PDIP," ungkap Dewi Kencana di kantor DPD PDIP, Senin( 20/8) 

Dewi Kencana menambahkan selain memberikan pelayanan kesehatan secara terpadu, Tim Baguna PDIP membuka dapur umum lagi yakni di wilayah desa pemenang Lombok barat. Dapur Umum BAGUNA di pemenang dilengkapi dengan tim medis yang dipimpin oleh dr Bayu dari Baguna DPD PDIP Jawa Timur.

" Motto Baguna Tertawa dan Menangis bersama Rakyat inilah yang menjadi spirit Baguna untuk tetap mendampingi korban gempa dimana dengan cara bergotong royong meringankan penderitaan antar sesama ," tukas Dewi Kencana yang didampingi tim dokter Baguna , dr Riyo Kristian Utomo, MH.Kes, CH. dr Edi Faizar dan dr Louis . 

Dewi Kencana menginformasikan bahwa  dirinya selaku Ketua Tim Tanggap Darurat Gempa di lombok  akan melaporkan semua pekerjaan selama menangani korban gempa  kepada Ketua Baguna DPP PDIP yakni ibu Ciptaning termasuk need assessment yang perlu selanjutnya." Nanti DPP PDIP akan melakukan evaluasi dan kajian dengan melihat perkembangan di lapangan tentunya," ucapnya . 

Menurut Dewi Kencana Bhakti sosial yang dilakukan PDIP ini semata-mata karena panggilan moral dan kemanusiaan dengan luasnya dampak kerusakan yang ditimbulkannya Gempa di KLU. " PDIP sebagai satu satunya Parpol yang memiliki Tim tanggap bencana langsung menerjunkan Baguna untuk menangani korban gempa sejak gempa pertama di Lombok Timur tgl 29/7 silam," bebernya . 

Penyakit Menular


Terpisah Tim Dokter Baguna yakni dr Riyo Kristian Utomo menambahkan saat ini di tenda pengungsian rata-rata terjangkit ISPA , diare , Asma/Alergi , Hipertensi/Hipotensi. Kondisi ini dipicu oleh lingkungan maupun pola konsumsi selama di tenda pengungsian. " Faktor cuaca dan daya tubuh  juga berpengaruh terhadap ketahanan kesehatan para pengungsi," ujar dokter muda yang juga salah satu putra dari Ketua Baguna PDIP,  Ciptaning . 

Dokter spesialis Hipnoterapi ini  menambahkan,  kondisi ketahanan tubuh masing-masing juga berbeda ketika hidup di dalam tenda pengungsian. Hal ini terkait dengan perbedaan daya imunitas pengungsi , termasuk faktor lain juga berpengaruh yakni psikologis ,pikiran dan lain-lain,bisa memicu munculnya gangguan kesehatan selama di pengungsian. 

"Secara umum anak -anak dan balita yang sangat rentan terserang penyakit jika hidup terlalu lama di pengungsian . Belum lagi kondisi sanitasi lingkungan pengungsi yg tidak higienis makin memicu timbulnya penyakit menular ," ungkapnya. 

Tim Medis BAGUNA PDIP , lanjut dr Riyo Kristian Utomo sudah berupaya secara maksimal memberikan layanan medis ke puluhan titik pengungsi berminggu-minggu tanpa kenal lelah,  termasuk membantu evakuasi korban gempa." Tim Medis BAGUNA satu paket selain membantu pasien , trauma healing juga membagikan dropping ratusan  nasi bungkus setiap titik pengungsi ," kata dr Riyo  

Selanjutnya Riyo Kristian Utomo mengatakan setiap tim medis BAGUNA PDIP kelapangan tetap melapor terlebih dahulu  kegiatannya di puskesmas terdekat untuk berkoordinasi."ini untuk mengantisipasi apabila ada pasien yg di lapangan dirujuk lebih lanjut penanganannya baik di puskesmas atau RS lainnya," tukasnya 

Terakhir sebagai kader ideologi PDIP , dr Riyo menambahkan bahwa Bakti Sosial yang dilakukan Baguna  ini tidak memiliki motif politik apapun selain faktor kemanusiaan dan persaudaraan semata. " Baguna PDIP akan tetap hadir memberikan bantuan kemanusiaan dimanapun dan kapanpun bencana itu terjadi di wilayah NKRI sesuai arahan Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarno Putri yakni menangis  tertawa bersama rakyat ," ungkapnya . 

Sementara itu Bendahara DPD PDIP NTB , Edi Sukmono memastikan Baguna tetap akan beroperasi di wilayah yang terdampak gempa meskipun tanggap darurat dari pemerintah berakhir. Hal ini terkait dengan masih adanya titik-titik pengungsi yang kurang maksimal mendapatkan bantuan kemanusiaan. 

" Dapur Umum Baguna di kantor DPD PDIP NTB hingga hari ini, Selasa (21/8) tetap melakukan droping nasi bungkus rata-rata 2000 per hari , khusus utk pengungsi di wilayah Lombok Barat ," pungkasnya.


Editor : Bayu

Portal Berita Yang Lugas, Terpercaya dan Inovatif dari Nusa Tenggara Barat

Tidak ada komentar

Posting Komentar

Responsive Full Width Ad

Copyright © 2016 Seputar NTB, powered by Blogger.
close