Menu Right

Top Social Icons

Responsive Full Width Ad

IKLAN KOA ADS
Left Sidebar
Left Sidebar
Featured News
Right Sidebar
Right Sidebar

Jumat, 14 September 2018

Bupati Lantik Pejabat Eselon III di Kantor Kontainer

Lombok Utara - Bertempat di Kantor Kontainer Pemda KLU, Bupati Lombok Utara Dr. H. Najmul Akhyar, SH, MH melantik dan mengambil sumpah jabatan eselon III secara terbatas terhadap enam Aparatur Sipil Negara pada jajaran layanan kebencanaan Pemda KLU. Bupati Najmul didampingi Sekda KLU Drs. H. Suardi, MH, Asisten III Setda KLU Ir. Lalu Mustain, MM, Kepala Inspektorat KLU Inspektur Drs. Zaenal Idrus, Kepala BKD Moh Nadjib MPd yang berlangsung singkat dan khidmat (12/9).

Humas dan Protokol  Setda kabupaten Lombok Utara dalam siaran pers yang diterima Seputar NTB, Kamis, menyebutkan,pejabat eselon III yang tertera pelantikannya berjumlah enam orang ASN. Diantaranya, Evi Winarni SP. M.Si, diberi mandat sebagai Sekretaris BPBD KLU, sebelumnya sebagai Sekretaris Camat Gangga. Kemudian Lalu Ahmad Yani, S.KM. M.Kes. sebagai Kepala Bidang Penempatan, Pelatihan, dan Transmigrasi serta Penanaman Modal pada Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi. Negasip  S.Sos, diberi kepercayaan menempati posisi Sekretaris pada kantor Camat Gangga yang sebelumnya Kepala Bidang Rehabilitasi dan Rekonstruksi pada BPBD KLU. Kamaludin, S.Sos sebagai Sekretaris Korpri KLU.

Sedangkan I Ketut Pasek Suparta, S.Pd dipercayakan sebagai Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik pada BPBD KLU. Sementara Wardoyo S.Pd diamanahkan sebagai Kepala Bidang Rehabilitasi dan Rekonstruksi yang sebelumnya dijabat oleh Negasip S.Sos.

Dalam sambutannya, Bupati Lombok Utara Dr. H. Najmul Akhyar, SH, MH seusai melantik pejabat eselon III menyampaikan ajakan untuk senantiasa berkhusnudzon atau berprasangka baik.

"Mutasi jabatan tidak dilakukan karena kesalahan yang dilakukan aparatur. Mutasi adalah kebutuhan organisasi pemerintahan sehingga semua berjalan secara dinamis, bukan karena ada yang tidak baik dalam pelaksanaan tugas," tutur bupati.

Saat ini tak ada waktu, bupati melanjutkan, untuk mendiskusikan tentang mengapa dan bagaimana terjadinya mutasi jabatan. Mutasi dilakukan karena kepercayaan, dalam pemberian amanah.

"Pemberian amanah tak lepas dari pengorbanan dan kewajiban yang harus dilakukan oleh penerima amanah. Sebab berat dan ringannya amanah tergantung dari keikhlasan kita menerima amanah tersebut," ungkap bupati.

Apabila kita jalani sebagai sebuah kewajaran, lanjutnya, rotasi dan penyegaran jabatan merupakan sesuatu yang niscaya pada sebuah organisasi. Jika pemahaman seperti itu, maka tak terasa berat menjalankan amanah tersebut.

Sementara itu, pada ujung sambutan bupati menyampaikan terima kasih kepada pejabat sebelumnya yang telah menjalankan tugasnya dengan baik. Acara pelantikan yang dilaksanakan di kontainer tersebut, diakhiri dengan penandatanganan naskah pelantikan dan ucapan selamat kepada pejabat yang telah dilantik.


Editor : Bayu

Portal Berita Yang Lugas, Terpercaya dan Inovatif dari Nusa Tenggara Barat

Tidak ada komentar

Posting Komentar

Responsive Full Width Ad

Copyright © 2016 Seputar NTB, powered by Blogger.
close