Menu Right

Top Social Icons

Responsive Full Width Ad

IKLAN KOA ADS
Left Sidebar
Left Sidebar
Featured News
Right Sidebar
Right Sidebar

Kamis, 20 September 2018

Gara-Gara Rampok Bersenpi,Semua Anggota Polres Lotim Diperiksa Senpinya‎

Waka Polres Lotim, Kompol Wendy Oktariansyah, S.ik saat melakukan pemeriksaan senpi terhadap anggotanya‎
Lombok Timur - Semua anggota Polres Lombok Timur dilakukan pemeriksaan senpi yang dipegangnya. Diduga karena adanya ditemukan senpi jenis revolver di tangan pelaku perampokan di wilayah Rensing, Sakra Barat saat dilakukan penangkapan pelaku oleh tim gabungan buser Polda NTB dan Polres Lotim di wilayah Kecamatan Janapria,Loteng,Selasa (18|9).

Pemeriksaan dilakukan setelah selesai kegiatan upacara operasi mantap brata di Mapolres Lotim, Rabu (19/9). Dengan satu persatu anggota Polres Lotim dilakukan pemeriksaan,tidak saja senpi senjata laras pendek,akan tapi senpi laras panjang juga ikut dilakukan pemeriksaan.

Waka Polres Lotim, Kompol Wendy Oktariansyah, S.ik saat dikonfirmasi mengatakan kalau pemeriksaan senpi ini dilakukan bukan karena adanya kasus kawanan rampok bersenpi yang terjadi di wilayah Rensing, Sakra Barat. Dengan menewaskan korban petani tembakau.

Namun melainkan karena pemeriksaan rutin yang biasa dilakukan. Dalam rangka untuk melihat kondisi senpi yang dipinjamkan kepada anggota yang telah memenuhi persyaratan yang ada.

" Pemeriksaan ini rutin dilakukan,bukan karena masalah rampok bersenpi tersebut," tegas Waka Polres Lotim.

Ia menegaskan terhadap anggota yang tidak memperpanjang kartu pemegangnya. Tentunya akan digudangkan untuk menjaga kemungkinan yang tidak diinginkan terjadi nantinya.

Selain itu, pihaknya juga melakukan pemeriksaan terhadap randis roda dua maupun empat. Dalam rangka untuk melihat kondisi randis yang digunakan untuk kegiatan operasional dalam rangka kesiapan pengamanan Pileg dan Pilpres 2019.

" Selain senpi juga kami lakukan pemeriksaan terhadap randis yang dipegang anggota," ujarnya.

Sementara terhadap pemeriksaan yang dilakukan, lanjut Wendy, banyak yang ditarik atau digudangkan,karena tidak lulus psikologis, habis masa berlaku kartunya maupun lainnya.

" Anggota yang digudangkan senpinya kemudian untuk bisa mendapatkan diberikan kembali harus melalui tes psikologi," tandasnya.

Editor : Bayu

Portal Berita Yang Lugas, Terpercaya dan Inovatif dari Nusa Tenggara Barat

Tidak ada komentar

Posting Komentar

Responsive Full Width Ad

Copyright © 2016 Seputar NTB, powered by Blogger.
close