Menu Right

Top Social Icons

Responsive Full Width Ad

IKLAN KOA ADS
Left Sidebar
Left Sidebar
Featured News
Right Sidebar
Right Sidebar

Selasa, 25 September 2018

SMS : Apa Kabar Kasus Dugaan SPPD Fiktif DPRD Lotim...?‎

Ketua Serikat Masyarakat Selatan (SMS), Sayadi
Lombok Timur - Serikat Masyarakat Selatan (SMS) mempertanyakan mengenai masalah kasus dugaan SPPD Fiktif belasan oknum DPRD Lotim yang saat ini sudah ditangani Polres Lotim. Namun belakangan ini kasus tersebut meredup begitu saja.

"Apa kabar kasus dugaan SPPD DPRD Lotim yang ditangani Polres Lotim," kata Ketua SMS, Sayadi kepada media ini.

Ia meminta kepada pihak Polres Lotim untuk segera menetapkan tersangka terhadap oknum-oknum anggota DPRD Lotim yang diduga terlibat dalam kasus tersebut.

Tanpa harus menunggu apalagi, sedangkan kasusnya sudah jelas sekali. Oknum anggota Dewan itu tidak melakukan perjalanan dinas dalam rangka bimtek di Jakarta,akan tapi uangnya diambil,kemudian digantikan sama orang lain berangkat.

Setelah publik ribut dengan masalah itu, lalu oknum anggota dewan yang tidak berangkat itu, kemudian melakukan bimtek susulan,dengan tujuan untuk menghindari terseret dalam kasus hukum,sehingga tentunya ini menjadi pertanyaan besar masyarakat.‎

"Kami minta agar aparat kepolisian segera tetapkan oknum anggota dewan yang diduga terlibat dalam SPPD fiktif dan joki, tanpa menunggu lebih lama lagi,karena kasusnya sudah jelas," pintanya.

Oleh karena,lanjut Sayadi,pihaknya bersama dengan lembaga swadaya masyarakat lainya akan terus mengawal kasus ini. Dengan tujuan agar aparat penegak hukum dengan oknum anggota dewan yang diduga terlibat dalam SPPD fiktif dan joki tidak main mata.

Agar kasusnya tidak berhenti ditengah jalan,melainkan tentunya oknum anggota dewan itu harus mempertanggungjawabkan perbuatannya sampai di pengadilan,Untuk membuktikan salah benarnya.

"Kami minta Polres Lotim harus profesional dalam menangani kasus dugaan SPPD fiktif tersebut,sehingga kepercayaan aparat penegak hukum di mata masyarakat tetap baik dalam menangani berbagai kasus," tandasnya.

Editor : Bayu

Portal Berita Yang Lugas, Terpercaya dan Inovatif dari Nusa Tenggara Barat

Tidak ada komentar

Posting Komentar

Responsive Full Width Ad

Copyright © 2016 Seputar NTB, powered by Blogger.
close