Menu Right

Top Social Icons

Responsive Full Width Ad

IKLAN KOA ADS
Left Sidebar
Left Sidebar
Featured News
Right Sidebar
Right Sidebar

Sabtu, 27 Oktober 2018

Cawapres Ma'ruf Amin Kampanye di Ponpes, Bawaslu kemana..?

Cawapres KH.Ma'ruf Amin saat datang ke Ponpes NW.
Lombok Timur - Calon Wakil Presiden RI Nomor Urut 1, KH.Ma'ruf Amin melakukan kampanye di Pondok Pesantren (Ponpes) milik Organisasi Nahdlatul Wathan (NW) yang berada di NW Pancor dan NW Anjani, Jumat (26/10). Dengan meminta doa restu dan dukungan di kalangan santri dan jamaah NW untuk menjadi Cawapres mendampingi Presiden Jokowi dalam Pilpres 2019.

Sementara pihak Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi dan Kabupaten Lotim kemana..?. Dengan tidak melakukan peneguran terhadap kegiatan kampanye Cawapres no 1 di lingkungan pendidikan.

Karena sesuai aturan yang ada Capres dan Cawapres,Caleg DPR,DPRD Prov,kabupaten dan Kota tidak diperbolehkan untuk melakukan kegiatan kampanye di lembaga pendidikan,ibadah maupun perkantoran milik pemerintah.

Sementara hasil pantauan media ini dilapangan bahwa terlihat spanduk selamat datang di Ponpes NW Anjani terpasang yang berbunyi," Selamat datang Prof.Dr.Kyai Haji Ma'ruf Amin Calon Wapres RI 2019-2024,". Bahkan selain itu juga di panggung utama juga terpasang besar bertuliskan Silaturahmi Prof.Dr. Kyai Haji Ma'ruf Amin Cawapres periode 2019-2024,". Bersama foto Capres dan Cawapres Jokowi-Ma'ruf  Amin.

Cawapres no 1, KH.Ma'ruf Amin dalam penegasannya mengatakan kalau kedatangannya ke NW dalam rangka untuk meminta doa restu atas majunya dirinya menjadi Cawapres mendampingi Jokowi dalam Pilpres 2019. Sehingga tentunya dengan majunya menjadi Cawapres menjadi aspirasi bagi santri kedepannya.

" Saya datang untuk meminta doa restu atas majunya menjadi Cawapres dampingi Presiden Jokowi dalam Pilpres 2019," kata Ma'ruf Amin di hadapan ribuan jamaah NW.

Ia menjelaskan dipilihnya dirinya menjadi pendamping Jokowi tentunya dengan berbagai pertimbangan. Salah satunya merupakan santri,karena banyak diantara tokoh-tokoh yang menginginkan menjadi pendamping Jokowi.

Seperti partai politik,ekonom,birokrasi,profesional maupun lainnya. Namun begitu Jokowi menjatuhkan pilihannya kepada dirinya sebagai seorang santri yang tentunya nantinya kalau terpilih akan bisa membantu Presiden Jokowi.

"Sekarang dirinya datang menjadi calon wakil presiden,kemudian kalau datang lagi menjadi wakil Presiden,"tegasnya seraya mengatakan sebelumnya juga pernah santri menjadi Presiden yakni Gusdur.

Ditempat yang sama Ketua Umum PB NW, Ummi Hj.Sitti Raihanun ZAM dalam instruksinya menegaskan masyarakat NW yang ada di seluruh Indonesia ‎harus memilih pemimpin negara dengan tepat dan baik.Maka dengan kewajiban itu setelah PB NW berusaha untuk mengamati pemilihan capres dan cawapres 2019.

"NW menjatuhkan pilihan yang tepat kepada capres dan cawapres nomor urut 1," tegasnya.

Oleh karena, Ummi Raihanun meminta kepada masyarakat NW untuk menjadikan Capres dan Cawapres nomor urut 1, Jokowi-Amin.Dengan menginstruksikan untuk memilih pasangan nomor urut 1.

"Insya Alloh akan menjadi negeri yang aman sentosa dan adil dalam menuju negara yang baldatun toyyibatun warobbun ghofur," tegasnya.

Hal yang sama juga ditegaskan Ketua PW NW NTB, TGB HL.Gde Zainuddin Atsani memesakan kepada semua jamaah NW untuk memilih calon no 1. Meski Bawaslu larang kampanye .

"Mari kita bersama-sama untuk memenangkan capres dan cawapres nomor urut 1, Jokowi-Ma'ruf Amin dalam Pilpres," tegasnya.‎
‎‎
Di tempat terpisah Ketua Bawaslu NTB, Khuwailid saat dikonfirmasi mengaku pihaknya belum menerima laporan mengenai adanya kampanye yang dilakukan Cawapres no urut 1 di lingkungan Ponpes. Namun yang jelasnya pihaknya telah menurunkan tim ke lapangan untuk melakukan pengawasan terhadap jalanya kegiatan Cawapres tersebut.

"Terus terang saya belum terima laporan mengenai masalah Cawapres no 1 kampanye di Ponpes atau lembaga pendidikan," tegasnya.


Editor : Bayu

Portal Berita Yang Lugas, Terpercaya dan Inovatif dari Nusa Tenggara Barat

Tidak ada komentar

Posting Komentar

Responsive Full Width Ad

Copyright © 2016 Seputar NTB, powered by Blogger.
close