Menu Right

Top Social Icons

Responsive Full Width Ad

IKLAN KOA ADS
Left Sidebar
Left Sidebar
Featured News
Right Sidebar
Right Sidebar

Jumat, 19 Oktober 2018

Saparwadi : Penting Membangun Kesadaran Politik Generasi Milenial


Lombok Timur - Gerakan Melindungi Hak Pilih (GPHL) sudah dicanangkan KPU dan dideklarasikan serentak di seluruh daerah Provinsi, Kabupaten, dan Kota di Indonesia.

Gerakan ini dilakukan untuk menjaga hak-hak suara masyarakat Indonesia yang menjadi wajib pilih dalam gelaran Pemilu serentak 2019 mendatang.

Caleg DPRD Lombok Timur dapil 2 , nomor urut 9 partai Nasdem, Saparwadi mengatakan, gerakan ini sangat penting dan strategis untuk meningkatkan kesadaran politik masyarakat, terutama generasi milenial dan pemilih pemula.

"Tentu ini sangat penting agar masyarakat benar benar bisa menggunakan hak pilih mereka sebaik-baiknya. Saya sangat mendukung GMHP ini," kata Saparwadi, yang mewakili dapil 2,  Kecamatan Sakra, Sakra Timur, Sakra Barat, Keruak dan Jerowaru, Jumat (19/10)

Menurut dia, selain untuk meningkatkan angka partisipasi pemilih secara umum, partisipasi politik kaum milenial atau pemilih pemula diyakini menjadi trigger atau vote getter yg cukup signifikan dalam mendongkrak perolehan suara dalam Pemilihan Legislatif (Pileg).

Hal ini dikarenakan pemilih pemula lebih cerdas dlm menentukan afiliasi pilihan politiknya melalui taktik dan strategi yang  bisa melibatkan emosi dan kecenderungan kesukaan kaum Milenial.

"Sehingga Caleg harus pandai pandai mendekati dan meraih persepsi pemilih Milenial dengan mengidentifikasi masuk dalam lingkungan keseharian pemilih pemula," ungkap Saparwadi.

Itu juga alasan mengapa Saparwadi selalu berupaya membaur dan cair dengan kalangan pemilih Milenial.

Ini dia lakukan sebagai upaya untuk mendekatkan diri pada komunitas Milenial ini dengan berbagai aktivitas khas Milenial .

Selain itu Saparwadi berjanji akan mengajak pemilih pemula berjuang dan bekerja bersama untuk memperkuat teamwork nya.

Hal ini sebagai upaya memberikan kepercayaan dan tanggung jawab kepada pemilih pemula untuk mensukseskan dirinya menjadi anggota parlemen kelak .

"Peran perempuan Milenial memiliki kunci penting sebagai perekat untuk menaikkan elektabilitas saya," tambah Saparwadi.

Selanjutnya Wadik menggarisbawahi bahwa dirinya berkomitmen membesarkan dan memberdayakan kaum Milenial dengan berbagai karya yang produktif untuk membangun citra positif generasi muda Milenial .

"Kesan bahwa kaum Milenial identik dengan pola hidup hedonis dan tidak produktif secara bertahap harus diubah dengan cara memberikan mereka tanggung jawab untuk membesarkan hati dan spiritnya," tukasnya.

Saparwadi mengatakan, generasi milenial yang menjadi pemilih pemula agar menggunakan hak pilihnya. Sebab suara mereka sangat menentukan arah pembangunan bangsa ke depan, termasuk di Lombok Timur.

"Zaman now ini, harus ada tekad bersama, nggak gaul kalau memilih Golput," katanya.


Editor : Bayu

Portal Berita Yang Lugas, Terpercaya dan Inovatif dari Nusa Tenggara Barat

Tidak ada komentar

Posting Komentar

Responsive Full Width Ad

Copyright © 2016 Seputar NTB, powered by Blogger.
close