Menu Right

Top Social Icons

Slider Area 1

Slider Area 2

Slider Area 3

Responsive Full Width Ad

Left Sidebar
Left Sidebar
Featured News
Right Sidebar
Right Sidebar

Pendidikan

Ekonomi Bisnis

Latest Updates

Olah raga

Kesehatan

Ekonomi Bisnis

Ntb

Mataram

Lombok Barat

Lombok Timur

Lombok Tengah

Lombok Utara

Rabu, 24 April 2019

Tiga Petugas KPPS di NTB dilaporkan Meninggal Dunia

Ketua KPUD Nusa Tenggara Barat (NTB) Suhardi Soud
Mataram - Sedikitnya tiga petugas kelompok penyelenggara pemungutan suara (KPPS) di Nusa Tenggara Barat dilaporkan meninggal dunia diduga akibat kelelahan pasca pelaksanaan pemungutan suara 17 April 2019.

Ketua Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) NTB Suhardi Soud di Mataram, Selasa, mengatakan atas sejumlah peristiwa ini KPU RI akan memberikan perhatian terhadap para petugas penyelenggara pemilu yang jatuh sakit maupun meninggal dunia saat bertugas.

"Dari laporan yang kita terima ada tiga orang yang meninggal dunia," ujarnya.

Ia menyebutkan, tiga petugas KPPS yang meninggal dunia itu, antara lain Sanapiah Ketua PPS 6, Desa Jotang Kecamatan Empang, Kabupaten Sumbawa. Ibu Sumarni, KPPS TPS 11, Desa Saneo Kabupaten Dompu dan Jupri KPPS TPS 4, Desa Malaka, Kabupaten Lombok Utara.

Selain meninggal dunia, sebanyak 25 orang petugas KPPS dan PPK dilaporkan jatuh sakit. Mereka ini tersebar di Kabupaten Dompu 4 orang, Lombok Tengah 2 orang, satu orang Ketua PPK Pemenang Lombok Utara, 7 orang di Kabupaten Bima. Lima orang di Kabupaten Sumbawa dan satu orang di Kabupaten Sumbawa Barat (KSB), satu orang di Kota Bima dan dua Kabupaten Lombok Timur dan dua orang dari Kabupaten Lombok Tengah.

Bahkan ada satu orang anggota PPS di Desa Paok Motong, Kecamatan Masbagik mengalami keguguran lima bulan.

"Jadi pengorbanan luar biasa. Lima bulan kehamilannya karena jalankan tugas di PPS, dia keguguran. Ini sangat miris, kita melihat teman-teman penyelenggara yang tulus bekerja tanpa kenal lelah dengan risiko yang sangat tinggi," jelas Suhardi.

Mantan Ketua KPUD Sumbawa ini, mengatakan sudah menyampaikan informasi terkait kondisi petugas yang sakit dan meninggal dunia kepada KPU RI.

"Yang jelas baik yang meninggal dan sakit sudah kita laporkan ke KPU RI," katanya.


Editor:Bayu
Loading...

Pembangunan Proyek Bendungan Meninting Masih Terganjal Lahan

Foto ilustrasi
Mataram - Proyek Bendungan Meninting di Kecamatan Batu Layar Lombok Barat belum juga digarap. Sementara kontrak sudah dimulai Desember 2018. Kendala paling mengganjal adalah pembebasan lahan. Tim Pengawal dan Pengaman Pemerintah dan Pembangunan Daerah (TP4D) mendorong Pemerintah Kabupaten Lombok Barat (Pemkab Lobar) turun tangan mempercepat proses penyelesaian lahan.

Mega proyek senilai Rp1,3 triliun Balai Wilayah Sungai (BWS) Nusa Tenggara 1 itu masih terkendala penyelesaian lahan. Ada sekitar 90 hektar yang diklaim warga meminta dihargakan Rp10 juta per are. Sementara lahan keseluruhan yang dibutuhkan untuk pembangunan bendungan mencapai 145 hektar.

‘’Memang, meskipun kontraknya mulai Desember 2018, tapi belum ada pembangunan karena masih terkendala lahan,’’ kata juru bicara Kejati NTB, Dedi Irawan, SH.,MH sesuai informasi dari TP4D, Senin, 22 April 2019.

Kejaksaan mendorong proaktif Pemkab Lobar untuk intens turun tangan membantu penyelesaian lahan. Saat ini diketahuinya, Pemda sudah menyiapkan tim appraisal atau penaksir harga lahan, sehingga akan dilakukan pembayaran sesuai aturan.




‘’Apapun hasil dari appraisal nanti, itu yang jadi dasar BWS untuk membayar pembebasan lahan,’’ jelas Dedi. Selain Pemda, pihaknya juga mendorong Badan Pertanahan Nasional (BPN) juga membantu mempercepat dengan memastikan alas hak atas tanah dari pihak-pihak yang mengajukan klaim.

Temuan masalah lahan itu diungkapkan Dedi ketika tim turun cek lapangan beberapa waktu lalu. Warga meminta lahannya dibayar Rp 10 juta per are, sementara limit harga belum ditentukan appraisal.

Atas masalah itu, Kajati NTB berharap kepada panitia pengadaan tanah agar melakukan pendekatan persuasif kepada masyarakat. Bagaimanapun juga harus ada upaya penyelesaian, sehingga lahan sudah clean and clear ketika dimulai pembangunan mega proyek tersebut.

Pembangunan bendungan tersebut di atas lahan 90 hektar di Desa Meninting Kecamatan Batu Layar Lombok Barat, dengan pengembangan irigasi seluas 145 hektar hingga ke Kecamatan Lingsar Lombok Barat.

Dalam catatan TP4D, proyek itu dikerjakan dengan skema multiyears, bersumber dari APBN tahun 2018 – 2022.Tahap pertama nilai kontrak Rp 875.249.654.400, nomor kontrak HK.02.03-AS/Kont/SNVT PB NT 1/905/2018. Lelang dimenangkan PT. Hutama Karya (Persero) membuat Kesepakatan Operasional (KSO) dengan PT. Bahagia Bangun Nusa. Masa kerja 48 bulan, sejak 31 Desember 2018.

Sementara tahap kedua, lelang dimenangkan PT. Nindya Karya (Persero) KSO dengan PT. Sac Nusantara, dengan nilai kontrak Rp 481.334.289.700. Kontrak proyek nomor HK.02.03-AS/Kont/SNVT PB NT 1/906/2018, dengan masa kerja 48 bulan sejak 31 Desember 2018.

Editor:Bayu
Loading...

Dilantik Gubernur, Zaitun Usung Visi-Misi Lombok Barat Mantap


H. Fauzan Khalid dan Hj. Sumiatun


Lombok Barat - Selasa, 22 April 2019 ini, hari bersejarah bagi masyarakat Lombok Barat (Lobar). Hari ini, pemimpin daerah bermotto “Patut Patuh Patju” ini dilantik oleh Gubernur NTB, Dr. H. Zulkieflimansyah, SE.M.Sc di Mataram. Adalah H Fauzan Khalid bersama pasangannya Hj. Sumiatun (Zaitun) yang menjadi pemenang Pilkada 2018 lalu menorehkan sejarah baru kabupaten yang berusia 61 tahun ini. Pasangan dengan akronim Zaitun ini menjadi Bupati dan Wakil Bupati pertama di Lobar dari keterwakilan gender. Zaitun menawarkan gagasan untuk membawa Lombok Barat Mantap di tahun 2024.

Mantap ini sendiri adalah janji politik yang memberikan gagasan-gagasan cemerlang untuk Kabupaten Lombok Barat di 5 tahun mendatang. Amanah, Sejahtera, dan Berprestasi (yang disingkat menjadi Mantap) tidak hanya akan menjadi semangat Zaitun dalam memimpin daerahnya. Namun diharapkan menjadi energi kebersamaan, baik bersama DPRD, perangkat daerah, Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), dan terutama bersama seluruh masyarakat Lombok Barat.

Dalam mewujudkan Lombok Barat Mantap itu, semangat yang Zaitun tawarkan adalah energi positif bernama ‘’SOPOQ ANGEN’’ dalam membangun Lombok Barat. Dua kata yang relevan dengan Dwi Tunggal itu bukan semata-mata mengabsahkan pluralitas yang indah di Lombok Barat sebagai modal pembangunan. Namun menjadikannya “menyatu” secara homogenik sebagai spirit pembangunan.

Kebersamaan yang melarut (homogeni) itu, menurut Fauzan Khalid harus diimplementasikan dalam semangat yang sinergis, integratif, dan komplementaris antara satu Perangkat Daerah dengan Perangkat Daerah lainnya, antara Pemerintah Kabupaten dengan Pemerintah Pusat, Pemerintah Provinsi, dan Pemerintah Desa, antara pemerintah selaku eksekutif dengan DPRD sebagai legislatif, dan terutama antara pemerintah dengan segenap masyarakat Lombok Barat. Terutama seluruh tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh perempuan, tokoh muda, dan tokoh dengan kualifikasi jenis atau profesi lainnya. Seluruhnya saling bersinergi, seluruhnya saling memasuki, dan seluruhnya saling melengkapi satu dengan lainnya. Dengan semangat “Sopoq Angen Membangun Lombok Barat “, Fauzan-Sumiatun berkeyakinan mampu menghadirkan Lombok Barat yang Amanah, Sejahtera, dan Berprestasi.

Amanah adalah keteladanan yang harus menjadi citra dan aura dalam reformasi birokrasi melalui e-governance dengan mengutamakan penegakan hukum. Sejahtera di bidang ekonomi, pendidikan, kesehatan, dan didorong oleh penyediaan infrastruktur yang akan memperkuat pertumbuhan dan pemerataan ekonomi serta peningkatan kualitas dan akses bagi pelayanan publik. Berprestasi adalah hasil (output) dan dampak (outcome) dari pembangunan dan pemerintahan yang menjunjung efektivitas dan keteraturannya secara nasional. Sopoq Angen Membangun Lombok Barat. Dirgahayu Lombok Barat ke-61. Selamat atas Pelantikan H. Fauzan Khalid dan Hj. Sumiatun sebagai Bupati dan Wakil Bupati Lombok Barat Periode 2019-2024.

Fauzan memaparkan konsep Mantap yang diusungnya, “AMANAH” jelas Fauzan mengikuti sifat Rasulullah SAW yang empat, yaitu Siddiq, Amanah, Tabligh, dan Fathonah. Fauzan mengambil point “Amanah” sebagai sifat utama yang harus dikedepankan untuk diimplementasikan oleh seluruh warga masyarakat Lombok Barat. Seluruh sifat Rasulullah, Muhammad SAW memiliki nilai kebaikan yang sangat tinggi dan universal bagi seluruh umat manusia, namun dalam konteks kepemimpinan yang terinternalisasi menjadi sebuah kebijakan, Fauzan memberikan penekanan khusus kepada sifat Amanah sebagai komitmennya terhadap reformasi birokrasi. Secara spesifik, Amanah sebagai semangat utama mereformasi birokrasi menurut visi Fauzan agar Pemerintah Kabupaten Lombok Barat memiliki birokrasi yang profesional dan melayani dengan berbasis transparansi, akuntabilitas yang efisien, dan memiliki integritas.

Visi yang kedua yakni “Sejahtera’’. Dalam rangka meningkatkan kesejahteraan masyarakat, setidaknya ada beberapa poin yang ingin dijadikan visi dan dituangkan dalam misi Lombok Barat 2024. Hal-hal tersebut adalah meningkatkan pembangunan infrastruktur yang berkeadilan, membuat pariwisata sebagai destinasi utama nasional dan internasional sebagai penggerak ekonomi masyarakat. Meningkatkan kualitas pendidikan dan pelayanan kesehatan yang berkeadilan dan menciptakan sebanyak-banyaknya lapangan usaha yang akan menyerap tenaga kerja. Fauzan meyakini bahwa hal-hal yang ingin dicapainya adalah berdasarkan ukuran UNDP dan kondisi terkini sebagai existing condition yang menjadi dasar pijak target yang ingin dicapainya untuk mensejahterakan masyarakat Lombok Barat. Dari sisi aspek ekonomi,hal utama yang menjadi ukuran kesejahteraan adalah menurunnya angka kemiskinan, meningkatnya pendapatan, dan minimnya angka pengangguran. Ke tiga sub komposit ini saling terkait satu dengan lainnya sebagai gambaran tentang “tingkat” kesejahteraan masyarakat.

Fauzan Khalid berharap bahwa penurunan angka kemiskinan semakin signifikan di setiap tahunnya. Dengan berdasarkan pada kondisi terkini dan data-data statistik yang mencakup angka tingkat kedalaman kemiskinan dan tingkat keparahan kemiskinan, maka secara moderat menurut sumber dari Badan Pusat Statistik, sesungguhnya penurunan persentase kemiskinan hanya bisa mencapai antara 0,5% sampai 0,8% setiap tahun. Artinya, sampai tahun 2024 nanti, pemerintah kabupaten menurutnya, hanya bisa optimis menurunkan angka kemiskinan antara 3% sampai 4,8% di tahun 2024 nanti.

Terakhir visi yang diusung pasangan Zaitun adalah “Berprestasi”.Dalam banyak kesempatan, Fauzan selalu menyampaikan gagasannya tentang kondisi Lombok Barat di tahun-tahun mendatang yang harus jauh lebih baik dari kondisi saat ini. ‘’Hari ini harus lebih baik dari hari kemarin. Namun hari esok harus lebih baik dari hari ini,’’ harapnya.

Editor : Bayu
Loading...

Selasa, 23 April 2019

Gubernur NTB Bantah Ucapkan Selamat untuk Kemenangan Prabowo-Sandi

Foto akun palsu media sosial Gubernur NTB H Zulkieflimansyah yang diduga dipakai untuk menyebarkan berita hoaks ucapan selamat Gubernur NTB atas kemenangan pasangan calon presiden dan wakil presiden nomor urut 02, Prabowo - Sandi di Pilpres 2019. 
Mataram - Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat melalui Biro Humas dan Protokol mengecam sekaligus membantah berita yang beredar di media sosial bahwa Gubernur NTB H Zulkieflimansyah mengucapkan selamat atas kemenangan pasangan calon presiden dan wakil presiden Prabowo-Sandiaga Salahuddin Uno di Pemilu 2019.

"Kami mengecam berita bohong atau hoax tentang gubernur yang beredar di media sosial beberapa hari ini. Dalam berita hoaks melalui akun palsu FB Zulkieflimansyah itu, gubernur disebut memberikan ucapan selamat kepada salah satu calon presiden RI saat ini," kata Kepala Biro Humas dan Protokol Pemprov NTB, Najamuddin Amy di Mataram, Senin.

Ia menegaskan, Gubernur dan Wakil Gubernur NTB tidak pernah menyampaikan ucapan selamat kepada calon presiden tertentu. Gubernur dan Wagub jelasnya, tetap menghormati proses yang sedang berjalan saat ini, sambil menunggu hasil rekap resmi KPU. Sedangkan, akun yang berkembang adalah akun palsu atau hoaks yang tidak bisa dijadikan rujukan.

Najamuddin menjelaskan bahwa akun resmi Pemprov NTB dan Gubernur NTB ada lima di media sosial (Medsos). Tiga di Facebook, yakni Bang Zul Zulkieflimansyah official, Bang Zul Zulkieflimansyah dan Humas NTB Official. Kemudian, di Instagram ada dua yakni zulkieflimansyah official dan humas ntb official.

Karena itu, Najamuddin mengimbau kepada masyarakat, menjaga ketenangan, ketenteraman, menghormati proses yang kini sedang berlangsung.

"Gubernur dan Wagub saat ini terus menjalankan tugas, memberikan pelayanan kepada masyarakat sebaik-baiknya," tuturnya.

Editor:Bayu
Loading...

Bawaslu Rekomendasikan Pemungutan Suara Lanjutan di TPS 4 Ampenan

Ketua Bawaslu Kota Mataram Hasan Basri

Mataram - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat, merekomendasikan pemungutan suara lanjutan (PSL) untuk TPS 4 di Kelurahan Taman Sari, Kecamatan Ampenan.

Ketua Bawaslu Mataram Hasan Basri di Mataram, Senin, mengatakan PSL direkomendasikan untuk 13 pemilih yang tidak menerima surat suara Pasangan Calon Presiden dan Wakil Presiden RI pada saat pencoblosan 17 April 2019.

"Rekomendasi untuk PSL ini sudah kita koordinasikan ke KPU, secara resmi belum kita dapat penentuannya kapan, cuma secara lisan sudah disampaikan dan rencananya akan dilaksanakan 27 April," kata Hasan Basri.

Menurut aturan Pemilu 2019, batas waktu PSL paling lambat digelar 10 hari setelah pencoblosan, tepat pada 27 April 2019. Jika lebih dari waktu tersebut, maka dinyatakan tidak sah.

Rekomendasi PSL untuk TPS 4 di Kelurahan Taman Sari ini keluar setelah pihaknya melakukan pengecekan terhadap formulir C7 (daftar hadir) pemilih. Hasilnya diketahui ada 13 pemilih yang belum menyalurkan hak suaranya untuk Pasangan Calon Presiden dan Wakil Presiden RI.

"Setelah kita konfirmasi kepada KPPS-nya, jam 20.00 WITA, malamnya itu surat suara Presiden dan Wapres RI untuk 13 pemilih sudah datang, hanya saja KPPS tidak menginformasikannya ke mereka (13 pemilih)," ujarnya.

Selain PSL, Bawaslu Mataram juga telah merekomendasikan pemungutan suara ulang (PSU) di Kelurahan Pagesangan Barat, yang terindikasi ada 30 pemilih yang melakukan pencoblosan tidak sesuai aturan.

"Jadi kalau PSU, itu akan ulang satu TPS. Waktunya kapan, kita juga belum dapat informasi lanjutan," ucapnya.


Editor:Bayu

Loading...

Jumat, 19 April 2019

Prabowo Subianto : HBK Bisa Dipercaya, Menangkanlah!



Lombok Barat - Ketua Badan Pengawas dan Disiplin (BPD) Partai Gerindra, H. Bambang Kristiono, SE yang akrab disapa HBK mengungkapkan dirinya mendapat pesan khusus dari Capres 02, Prabowo Subianto menjelang detik-detik akhir pencoblosan tanggal 17 April 2019. Hal ini terkait dengan penugasan dari Prabowo Subianto kepadanya untuk menjadi Caleg DPR RI Nomor Urut-1, dari Dapil NTB-2/P. Lombok, dan tetap mempertahankan kemenangan Capres 02 di NTB secara mutlak.


"Pak Prabowo menekankan agar semua hal yang disampaikan kepada saya supaya dibuka dan dipublikasikan, agar masyarakat NTB pada umumnya, serta masyarakat Lombok pada khususnya tahu yang sebenarnya", tutur HBK di kediamannya di kawasan Senggigi, Kab. Lombok Barat, Kamis sore (12/4).

Selanjutnya HBK yang didampingi istri tercintanya, Hj. Dian BK mengutarakan bahwa posisi pencalegannya ke DPR-RI dari Dapil NTB-2/P. Lombok ini merupakan mandat dan penugasan langsung dari Prabowo Subianto agar masyarakat Lombok kelak memiliki wakil rakyat di Senayan yang memiliki akses langsung dengan Presiden RI ke-8 Prabowo Subianto, jika ALLAH SWT mentakdirkannya menjadi pemimpin negeri ini.

Mandat dan penugasan langsung Prabowo Subianto kepada HBK untuk memimpin langsung kampanye Paslon 02, menjadikannya sebagai Caleg DPR-RI dari P. Lombok ini diakui dan disampaikan langsung oleh Cawapres 02, Sandiaga S Uno, pada saat melaksanakan silaturahmi dan tatap muka dengan para tokoh NTB, di Rest. Ujung Landasan, Kab. Lobar, Selasa (9/4) yang lalu.

"Yang saya hormati, saudara saya, kakak saya yang luar biasa, ternyata sekarang sudah menjadi seorang pemegang mandat dari Bapak H. Prabowo Subianto, mari kita sambut Bapak H. Bambang Kristiono, calon anggota Legislatif dari Dapil NTB-2 untuk P. Lombok", ujarnya yang disambut dengan gegap gempita oleh seluruh hadirin yang hadir dalam silaturahmi tersebut.

Penugasan langsung Prabowo Subianto kepada HBK untuk nyaleg dari Dapil NTB-2/P. Lombok ini juga disampaikan oleh Drs. Ridwan Hidayat, Ketua DPD Partai Gerindra NTB.

Beberapa bulan yang lalu, sebelum proses pencalegan berlangsung, Ketua DPD Partai Gerindra NTB dipanggil Prabowo Subianto ke kediamannya di Jalan Kartanegara. Pada pertemuan tersebut Prabowo Subianto mengamanatkan agar segenap Pengurus, Kader dan Caleg-caleg Partai Gerindra NTB untuk mendukung penuh pencalegan HBK yang akan diberangkatkan dari Dapil Lombok.

"Saya titip HBK, untuk didukung penuh dan dimenangkan dalam pencalonannya. Karena dia adalah Samurai saya", terang Ridwan Hidayat.

Dan pada kesempatan yang sama, kemudian Prabowo Subianto juga menyampaikan pesan-pesannya.


"BK, jika kamu terpilih, maka kamu harus melayani semua masyarakat Lombok tanpa pilih kasih. Kamu harus menjadi milik dan kebanggaan masyarakat Lombok nanti. Dan saya yakin, in shaa Allah kamu bisa", kata Prabowo Subianto yang ditirukan HBK sesuai pesan aslinya.

HBK juga mengungkapkan bahwa Prabowo menitahkan dirinya agar tetap mempertahankan supremasi kemenangan Paslon 02 di NTB dengan cara-cara yang damai, jujur dan bermartabat.

"Saya memahami betul kenapa Bapak 08 (panggilan akrab Prabowo Subianto), kemudian menempatkan saya di Lombok sebagai Panglima Perangnya dalam memimpin perjuangan dan kerja-kerja pemenangan pada Pilpres dan Pileg 2019 ini, yakni agar Partai Gerindra di NTB tetap bermartabat dan makin dicintai oleh segenap simpatisan dan masyarakatnya", kata HBK.

Selanjutnya HBK mengatakan, bahwa Prabowo Subianto sangat berharap agar masyarakat Lombok tetap kompak, bersatu padu, bergotong royong untuk mempertahankan dan meningkatkan kemenangan Capres 02 dengan cara mengawal dan mengawasi proses pemungutan dan perhitungan suara di TPS2 yang ada di kampung-kampung, di desa-desa maupun di lingkungannya masing-masing.

Capres 02, Prabowo Subianto, lanjut HBK meminta dirinya untuk merangkul semua elemen di NTB, baik yang pro maupun kontra dengan Paslon 02 agar kelak setelah selesai Pilpres dan Pileg 2019, semua masyarakat bisa berjabat tangan dan bersatu kembali untuk memajukan pembangunan di NTB, sehingga keadilan, kemakmuran dan kesejahteraan dapat dirasakan oleh segenap masyarakat NTB. Kedewasaan berpolitik itu, ukurannya bukanlah persoalan kalah atau menang, tapi bagaimana setelah kontestasi tersebut selesai, maka semua elemen masyarakat bisa bergandeng tangan, saling berbuat yang terbaik untuk sebesar-besarnya kepentingan masyarakat NTB.

"Perjuangan yang paling berat menurut saya adalah setelah duduk di Parlemen nanti, dimana saya berharap bahwa setiap anggota DPR-RI yang berhasil dikirimkan masyarakat Lombok ini, kemudian akan saling berlomba-lomba, dan memastikan bahwa setiap wakil rakyat dari Dapil NTB bisa mendatangkan manfaat, faedah dan keuntungan untuk pembangunan di NTB. Saya, HBK siap diuji dan disumpah untuk menjadi wakil rakyat yang produktif demi masyarakat Lombok yang diwakili", tegas HBK.

Prabowo Apresiasi Program Pertanian HBK

Lebih jauh, HBK menuturkan bahwa Prabowo Subianto juga mengapresiasi dan memberikan acungan jempol terhadap isu kampanye HBK di sektor pertanian. Dan Prabowo minta, agar HBK fokus memajukan pertanian NTB dengan berbagai cara agar NTB bisa kembali jaya seperti di tahun 80-an, kemudian menjadikannya sebagai salah satu Lumbung Pangan Nasional kedepan.

Prabowo Subianto juga berharap agar HBK bisa selalu berbuat yang terbaik untuk kaum tani di Lombok. Biau ingin agar pertanian NTB kelak bisa menjadi pertanian yang modern dan memberikan manfaat yang besar untuk kesejahteraan petani NTB kedepan.
"Bosan aku dengar kita impor terus untuk urusan pangan, padahal dulu NTB pernah berswasembada pangan lewat program Gogo Rancah (GORA)-nya", ungkap Prabowo Subianto suatu waktu.

HBK melanjutkan, sebagai Caleg DPR RI dirinya berjanji akan menjalankan semua perintah Prabowo Subianto untuk melayani kepentingan masyarakat Lombok nanti. HBK, yang juga adalah penerima mandat Ijtima Ulama untuk DPR-RI, bersumpah untuk tidak akan pernah mencuri ataupun mengambil hak-hak masyarakat Lombok yang diwakilinya.

"Kehadiran saya di Lombok, in shaa Allah bukan untuk mengambil apalagi mencuri. Saya akan transparan dalam menyalurkan aspirasi, bantuan-bantuan serta program-program pembangunan untuk pemerintah maupun masyarakat NTB", ungkap HBK.


Permohonan Maaf HBK

HBK dan istri tercintanya, Hj. Dian BK meminta maaf kepada warga masyarakat Lombok yang menjadi loyalis sejatinya, yang selama waktu kampanye belum sempat dikunjungi, disentuh atau bertemu langsung dengannya. Hal ini semata-mata karena terbatasnya waktu, padatnya kegiatan serta luasnya wilayah yang harus dikunjungi.

"Pak HBK ini badannya cuma satu, sementara beliau dibutuhkan oleh banyak warga. Untuk itu mohon dimaafkan apabila pak HBK tidak bisa melayani semua permintaan tatap muka", pungkas Hj. Dian BK sembari mengutarakan bahwa HBK akan tetap mencatat dan konsisten dengan program yang dilontarkan.




Editor : Bayu
Loading...

H Irzani Batik Ijo siap disumpah Jamaah



Mataram - Calon Anggota DPD RI No urut 30 , Haji Irzani yang akrab disapa “Batik Ijo” mengatakan dirinya siap disumpah oleh Jamaah jika kelak terpilih menjadi anggota DPD RI dapil NTB. Sumpah ini merupakan bentuk ikatan moral dan spiritual agar dalam melaksanakan tugas sebagai Senator bisa menunaikan semua janji dan program yang telah dilontarkan selama bersosialisasi .

"Batik Ijo siap disumpah dihadapan jamaah dan Tuan Guru agar nanti tidak ingkar janji dengan rakyat jika terpilih menjadi anggota DPD RI ," kata Irzani yang bersiap - siap menemui konstituen, Jumat ( 12/4) .

Bagi H Irzani , sumpah tidak boleh dianggap main main karena hal tersebut merupakan Nazar atau janji yang kuat dihadapan Allah SWT yang memiliki konsekwensi yang serius jika dilanggar atau ingkar.

"Saya sadar dengan pilihan politik hari ini menjadi calon DPD RI yang akan menanggung harapan dari warga NTB yang harus saya akomodir secara pasti ," kata H Irzani .

Menurut Irzani , pilihannya menjadi calon anggota DPD RI semata mata karena perintah dan mandat langsung dari TGB mewakili Jamaah NW.

" Saya samina Waatona dengan apa yg dititahkan oleh TGB dalam penugasan sebagaj calon anggota DPD RI. Tentu TGB memiliki pertimbangan/ Kalkulasi politik tersendiri kenapa saya diberi amanat maju dalam konstestasi," lanjut Batik Ijo .

H Irzani melanjutkan dalam rangka mengemban amanat dan kepercayaan dari TGB , dirinya telah melakukan ratusan kunjungan dan silaturahmi untuk menemui konstituen dari berbagai strata sosial dan keyakinan . Hal ini penting dilakukan mengingat NTB kaya beragam suku dan adat istiadat.

"Setiap hari , day by day habis sholat subuh hingga tengah malam ,saya tetap bersilaturahmi , door to door untuk berbagi cerita dan merekam aspirasi warga NTB ," tukas Irzani .

Irzani mengakui apa yang ia lakukan selama ini tentu tidak bisa mengcover semua masyarakat dan seluruh wilayah di dapil NTB. Tapi Batik Ijo optimis sebagian besar simpul simpul wilayah sudah dikunjungi dan mendapat respon yang positif dari warga .

" Saya tidak hanya mengunjungi basis jamaah NW , tapi dengan kelompok masyarakat di luar NW pun saya sering berinteraksi dalam berbagai kesempatan karena saya sadar jika kelak terpilih , saya milik warga NTB , bukan yg hanya melayani jamaah NW ," papar Irzani.

Selanjutnya Irzani mengatakan terhadap program dan isu yang dilontarkan dan diwacanakan lewat media , dirinya serius akan merealisasikan dalam 100 hari paska pelantikan dengan berbagai cara.

" Demi Allah , siap menyedekahkan tenaga , pikiran dan yg harta untuk melayani kepentingan kebaikan masyarakat NTB jika ditakdirkan terpilih DPD RI ," tambah Irzani .

Permohonan Maaf H Irzani

Menjelang masa Minggu tenang ini , Batik Ijo mengucapkan terima kasih atas doa dan dukungan dari warga NTB maupun Jamaah NW yang bersatu padu memilih dan memenangkan Batik Ijo dengan segala ikhtiar yang telah dilakukan .

" Tak lupa saya dengan ketulusan dan kerendahan hati mohon maaf jika ada yang belum bisa saya kunjungi dan berbagi kebahagiaan mengingat waktu dan luasnya wilayah dapil NTB ini ," Kata Irzani .

Sebagaimana diketahui, pencalonan H Irzani jadi anggota DPD RI No 30 atas perintah langsung dari TGB. Atas dedikasi dan loyalitasnya sebagai Jamaah NW sejati , H Irzani pun tampil dan maju dalam gelanggang pertarungan. Konsekuensinya , H Irzani mengundurkan diri jadi PNS demi kesetiaannya kepada TGB dan NW . H Irzani kemudian terbukti menjadi petarung yang cerdik dan tangguh disaat banyak orang meremehkanya.

Buktinya ,perhari tanpa jeda H Irzani dan tim kecilnya tetap melakukan safari silaturahmi ke warga 9 hingga 13 titik sembari membuka jejaring pemilih yang baru .

" Semoga ikhtiar dan silaturahmi yang saya lakukan mendapat ridho dari Allah SWT dan simpati dari warga NTB ,"tutur Batik Ijo.


Editor : Bayu
Loading...

Rabu, 10 April 2019

H. Irzani Batik Ijo Dorong Pembentukan Kampung Digital di NTB



Mataram - Upaya meningkatkan kunjungan wisatawan di Lombok, tidak hanya dilakukan pemerintah daerah, tetapi juga oleh masyarakat. Sebanyak 99 desa di Lombok dan Sumbawa, Nusa Tenggara Barat, dirancang menjadi desa wisata. Itu telah dilakukan sejak November 2018 lalu.

Namun, meskipun desa wisata telah dibangun sejak tahun lalu, hingga kini tampaknya belum ada realisasi kongkrit tentang desa wisata tersebut. 

Calon Anggota DPD RI Nomor Urut 30, H Irzani, memiliki gagasan untuk mengembangkan desa wisata. Hanya perlu didorong untuk membentuk kampung digital di desa yang dicanangkan sebagai desa wisata. 

"Dengan berdirinya kampung digital, maka masyarakat secara mandiri dapat mempromosikan desa mereka. Tidak hanya itu, masyarakat juga dapat memasarkan produk usaha mereka melalui teknologi digital yang dibentuk," ujar H. Irzani yang identik dengan nama Batik Ijo tersebut, Rabu , (9/4 ) 

Pemberdayaan masyarakat melalui teknologi informasi memang sudah harus dimaksimalkan saat ini. Mengingat, saat ini telah masuk era industri 4.0 yang menuntut masyarakat sebagai pelaku usaha lebih dapat menguasai internet untuk memasarkan produknya.

"Jika industri 1.0 digunakan uap untuk memproduksi, industri 2.0 menggunakan listrik, industri 3.0 menggunakan mesin, maka saat ini industrialisasi masuk pada era 4.0, di mana masyarakat harus mampu menggunakan internet untuk memasarkan produknya," ungkapnya.

Perlu Sinergi Pemerintah dan Perusahaan IT


Mengambil contoh di daerah Indramayu, Jawa Barat, telah digagas kampung digital. Masyarakat telah digodok untuk melek internet. Hingga kini, masyarakat di sana memiliki aplikasi eFishery, dan dengan mudah memasarkan ikan hasil budidaya mereka melalui aplikasi tersebut. Wilayah tersebut tentu memiliki kenaikan pendapatan melalui program kampung digital tersebut.

"Kita dapat mengambil contoh di daerah tersebut. Masyarakat tidak hanya dapat mempromosikan desa wisata mereka, tetapi juga dapat menjual hasil industri kreatif mereka melalui aplikasi," paparnya.

Irzani berharap pemerintah dapat membentuk program kampung digital untuk masyarakat. Pemerintah dapat mendorong untuk membangun kesadaran teknologi pada masyarakat. Terlebih lagi, kata Irzani, animo perusahaan IT seperti Telkom, sangat besar untuk mendorong kampung digital di Indonesia. Hal tersebut dapat dilihat di Indramayu, di mana perusahaan IT terus mendorong masyarakat membangun kampung digital di desa mereka.

"Perusahaan IT sangat tertarik dengan konsep kampung digital. Sehingga banyak desa sudah masuk program mereka. Seharusnya NTB juga mengambil kesempatan itu dengan bekerjasama dalam membangun kampung digital di Pulau Lombok dan Pulau Sumbawa," tutur Sekretaris Umum PW NW NTB ini.

Ditambahkan oleh "Batik Ijo" bahwa NTB pernah mendapat penghargaan karena menggagas Kampung Media. Seiring dengan inovasi Teknologi, maka kampung digital merupakan upaya menyongsong era 4.0.

Irzani menambahkan Desa perlu dan dibiasakan bersinergi dgn perusahaan IT , dimana pemda Prov maupun pemda kab/kota bisa menjadi fasilitatornya. Apalagi saat ini banyak Bumdes sdh mulai banyak lahir dan kreatif dalam melakukan inovasi usaha di segala bidang dengan baik.

" Jika terpilih sebagai anggota DPD RI, saya siap berjuang di senayan utk kepentingan akselerasi semua kegiatan pembangunan di Desa dan daerah ," tukasnya.


Editor : Bayu

Berita Lainya: Berita Pilpres 2019

Loading...

H. Nasruddin Meminta Kasek Perhatikan Sarana Pendukung UNBK

Kepala Kanwil Kementerian Agama Provinsi Nusa Tenggara Barat H. Nasruddin bersama Kabid Penmad dan Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Sumbawa Barat melihat dari pelaksanaan UNBK di MTsN II Taliwang

Sumbawa Barat - Waktu yang sangat singkat dalam menghadiri peresmian penegerian MIN II dan MTsN II Taliwang Kabupaten Sumbawa Barat, Kepala Kanwil Kemenag Provinsi Nusa Tenggara Barat H. Nasruddin didampingi Kabid Penmad H. Zamroni Aziz dan Kepala Kemenag Kabupaten Sumbawa Barat H. Ali Fikri melihat dari dekat pelaksanaan Ujian Negara Berbasis Komputer (UNBK) di MTsN II Taliwang.

Kepala Kanwil Kementerian Agama Provinsi Nusa Tenggara Barat H. Nasruddin bersama Kabid Penmad dan Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Sumbawa Barat menyisihkan waktunya untuk melihat dari dekat pelaksanaan UNBK di MTsN II Taliwang Kabupaten Sumbawa Barat setelah menyerahkan Surat Keputusan Penegerian 2 Lembaga yaitu MIN II dan MTsN II Taliwang kepada Sekda Kabupaten Sumbawa Barat.

“Alhamdulillah pelaksanaan UNBK yang kami lihat sangat baik”, ungkap H. Nasruddin setelah melihat siswa-siswi MTsN II Taliwang yang sedang fokus menjawab soal-soal UNBK, “Saya minta kepada Kepala Madrasah, termasuk Kepala Madrasah se Provinsi NTB yang sedang melaksanakan UNBK untuk terus memperhatikan dan mengecek sarana pendukung, seperti komputer, koneksi internet dan listriknya agar tidak terjadi permasalahan-permasalahan”, tegas H. Nasruddin.

Pelaksanaan UNBK di MTsN II Taliwang diikuti 260 peserta didik cukup baik dan lancar sesuai jadwal yang sudah ditentukan, dan semua siswa-siswi yang sudah terdaftar sebagai peserta UNBK dapat menghadiri pelaksanaan UNBK ini. 


Editor : Bayu
Loading...

Kanwil Kemenag NTB Serahkan 2 SK Penegerian Madrasah di KSB



Kepala Kanwil Kementerian Agama Provinsi Nusa Tenggara Barat H. Nasruddin menyerahkan langsung Surat Keputusan Penegerian dua Madrasah kepada Sekretaris Daerah Kabupaten Sumbawa Barat
Sumbawa Barat - Dua Madrasah (MI dan MTs, Red.) resmi menjadi Negeri. Surat Keputusan Penegeriannya diserahkan langsung Kepala Kanwil Kemenag Provinsi Nusa Tenggara Barat kepada Sekretaris Daerah Kabupaten Sumbawa Barat disaksikan Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Sumbawa Barat.

Bertempat di Madrasah Aliyah Negeri 1 Sumbawa Barat, Kepala Kanwil Kementerian Agama Provinsi Nusa Tenggara Barat H. Nasruddin menyerahkan langsung Surat Keputusan Penegerian dua Madrasah kepada Sekretaris Daerah Kabupaten Sumbawa Barat. Dua Madrasah yang dinegerikan adalah MTs Satap Lamunga  Madrasah Tsanawiyah Negeri Taliwang Fillial MTs Satap Lamunga menjadi Madrasah Tsanawiyah Negeri II Taliwang Kabupaten Sumbawa Barat, dan MIPN Taliwang menjadi Madrasah Ibtidaiyah Negeri Taliwang Kabupaten Sumbawa Barat.

“Pada hari yang barokah dan bersejarah untuk Kabupaten Sumbawa Barat ini dalam peresmian dua Lembaga Penting yaitu MTsN II Taliwang dan MIN Taliwang Kabupaten Sumbawa Barat sebagai tempat dalam membantu masyarakat Kabupaten Sumbawa Barat meningkatkan Sumber Daya Manusianya” disampaikan Kepala Kanwil Kemenag Provinsi NTB H. Nasruddin dalam mengawali sambutannya, “Penegerian dua Lembaga ini harus kita jaga, dirawat dan dikembangkan dengan baik, sehingga dapat memberikan kontribusi bagi kita”, tambah H. Nasruddin.

Senada dengan Bupati Kabupaten Sumbawa Barat yang diwakili oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Sumbawa Barat yang menyampaikan bahwa keberadaan Pemerintah Daerah adalah dalam rangka memakmurkan dan mensejahterakan khususnya masyarakat Kabupaten Sumbawa Barat dalam segala bidang, termasuk didalam memperoleh pendidikan bagi anak-anak kita penerus Bangsa dan Negara ini.

Baik Kepala Kanwil Kemenag Provinsi NTB H. Nasruddin maupun Sekda Kabupaten Sumbawa Barat sama-sama mengharapkan kepada seluruh masyarakat khususnya di Kabupaten Sumbawa Barat untuk memanfaatkan dengan baik dua Lembaga yang saat ini kita resmikan menjadi Madrasah Negeri sebagai tempat dalam meningkatkan Sumber Daya Manusianya.


Editor : Bayu
Loading...

Setelah Penantian Panjang,Akhirnya 2 Sekolah Madrasah Menjadi Negeri



Sumbawa Barat - Perjalanan panjang 2 Madrasah di Kabupaten Sumbawa Barat menuju terwujudnya Sebuah Madrasah Negeri, sehingga hari ini (Selasa, 9-4-2019) benar menjadi kenyataan. Penegeriannya diresmikan oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Sumbawa Barat ditandai dengan Penyerahan SK, Pemukulan Gong dan Penandatanganan Prasasti.

Perjalanan panjang sebuah Madrasah Tsanawiyah Satap Lamunha sejak Tahun 2009, dimana saat itu dipercayakan kepada Bapak Abdurrahman, S.Pd.I untuk menuju Madrasah Negeri, di dalam perjalanannya sudah pasti banyak tantangan yang sangat berat dalam mewujudkannya sebagai Madrasah Negeri, namun dengan ketekunan, keteladanan dan Sinergitas seorang Abdurrahman, maka pada hari Selasa (9-4-2019) resmi sudah perubahan status dari MTs Satap Lamunha menjadi Madrasah Tsanawiyah Negeri Taliwang Filial MTs Satap Lamunga.

Sepuluh tahun perjalanan MTs Satap Lamunga dengan 4 kali pergantian Pimpinannya, hari ini (Senin, 9-4-2019) telah mengantarkannya menjadi Madrasah Tsanawiyah Negeri II Taliwang Kabupaten Sumbawa Barat.

Sejalan dengan MTsN II Taliwang, Madrasah Ibtidaiyah Persiapan Negeri yang didirikan pada tanggal 28 Maret 2010 oleh Panitia Pendirian yang diketuai langsung oleh Drs. H. M. Nur Yasin. Satu tahun kemudian dibentuklah Panitia Penegerian yang diketuai oleh Bapak Assaduddin, S.Ag, dimana MIPN sampai ujung penegeriannya dipimpin oleh 3 orang dalam menjalankan proses belajar mengajar di Madrasah ini.

Merangkak dari nol tidak menjadikan Madrasah Ibtidaiyah ini tidak gentar dalam menghadapi semua kekurangan dan tantangan yang timbul dalam perjalanan penegeriannya, demikian juga dalam keterbatasan fasilitas dan Tenaga Pendidik tidak menjadi menurunnya semangat, sehingga para Tenaga Pendidik berhasil mengantarkan siswa-siswinya menjadi juara dalam kancah event-event di tingkat Kabupaten dalam Lomba Pakilo, sehingga di sematkanlah Gelar Laskar Pelangi yang terjadi sepuluh hari setelah didirikannya Madrasah Ibtidaiyah ini.

Tidak sampai disini, gelar-gelar maupun berbagai jenis juara terus diukir dan dipersembahkan oleh Siswa-siswinya, bahkan sampai di tingkat Provinsi maupun di Tingkat Nasional, dan yang tidak kalah pentingnya adalah Ananda Arsila Wardatun Minallah telah memberikan sumbangsihnya berupa Medali Perak yang diboyong dari Belgia.

Akhirnya, Kepala Kanwil Kementerian Agama Provinsi Nusa Tenggara Barat H. Nasruddin menyerahkan SK Penegerian Madrasah Tsanawiyah Satap Lamongan yang menjadi Madrasah Tsanawiyah Negeri II Sumbawa Barat, dan SK Penegerian MIPN menjadi Madrasah Ibtidaiyah Negeri II Taliwang Kabupaten Sumbawa Barat kepada Sekretaris Daerah Kabupaten Sumbawa Barat. 


Editor : Bayu

Loading...

Polda NTB Klarifikasi Laporan Bupati Lombok Utara



Bupati Lombok Utara Najmul Akhyar

Mataram - Tim Cyber Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Barat meminta klarifikasi sejumlah pihak terkait laporan Bupati Lombok Utara Najmul Akhyar yang merasa terhina dikatakan "lebay" dalam unggahan status facebook seorang pegiat sosial Endri's Foundation, Tarpiin Adam.

Direktur Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Barat Kombes Pol Syamsuddin Baharudin di Mataram, Selasa, mengatakan klarifikasi dilakukan untuk memperjelas arah penyelidikannya.

"Jadi, laporannya masih tahap klarifikasi," kata Syamsuddin.

Dalam penanganannya, tim sibertelah meminta keterangan Bupati Najmul Akhyar. Keterangan bupati didapatkan dalam laporannya yang masuk ke Polda NTB pada akhir tahun 2018.

Tindak lanjut dari keterangan Bupati Najmul Akhyar, pihak kepolisian pada akhir Maret lalu telah meminta klarifikasi kepada Tarpiin Adam, terlapor yang juga masih aktif sebagai Direktur Lombok Utara Corruption Watch (LUCW).

Dalam klarifikasinya, Tarpiin Adam mengaku ditanyakan oleh penyidik soal motivasi dari unggahan status di akun media sosialnya.

Melalui akun facebook pribadinya, Restu Adam EF, Tarpiin menulis status "jangan terlalu lebay pak bupati". Dalam foto unggahannya berisi cuplikan sebuah berita dari media cetak lokal berjudul "Najmul: soal bantuan, kami tidak tidur".

Dalam keterangannya, Tarpiin mengaku unggahan tersebut hanya bentuk kritik kepada Pemerintah Kabupaten Lombok Utara terkait penanganan pascagempa Lombok.

Sebagai terlapor, Tarpiin diduga melanggar Pasal 28 Ayat 2 Juncto Pasal 45A Ayat 2, Pasal 27 Ayat 3 dan 4 Juncto Pasal 45 Ayat 3 dan 4 Undang-Undang RI Nomor 11/2009 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik.

Selain keterangan dari pihak pelapor dan terlapor, pihak kepolisian juga telah meminta keterangan dari ahli bahasa. Rencananya ahli hukum dari Universitas Mataram dan juga ahli ITE dari Kementerian Kominfo Jakarta akan dimintai keterangan.

Editor : Bayu
Loading...

Sudenom Resmi Jalani Hukuman Penjara



Mataram - Mantan Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Kota Mataram Sudenom resmi mulai menjalani hukuman penjara di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Mataram.

Kepala Kejaksaan Negeri Mataram I Ketut Sumadana di Mataram, mengatakan Sudenom menjalani masa hukuman penjara di Lapas Kelas IIA Mataram terhitung sejak pihaknya melakukan eksekusi penahanan pada Selasa (9/4) pagi.

"Pagi tadi eksekusinya kita laksanakan. Tanpa ada penjemputan, terpidana Sudenom dengan sukarela yang datang ke kami dan kita antarkan ke Lapas Mataram," kata Sumadana.

Dalam putusan Pengadilan Negeri Tipikor Matarampada 5 Maret 2019, majelis hakim yang dipimpin Suradi, menyatakan Sudenom terbukti bersalah melanggar unsur menerima hadiah atau janji dalam jabatannya sebagai kepala dinas.

Hadiah atau janji yang diterima Sudenom berupa uang tunai dari puluhan kepala SD dan SMP di wilayah Kota Mataram. Jumlah uang yang diterima tanpa mengacu aturan tata pelaksanaan pendidikan itu sebesar Rp117.280.000.

Pembuktian perbuatannya dinyatakan sesuai dengan isi dakwaan kedua penuntut umum, yakni Pasal 11 Undang-Undang RI Nomor 20/2001 tentang Perubahan atas Undang-Undang RI Nomor 31/1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Juncto Pasal 64 Ayat 1 KUHP.

Dalam putusannya, Sudenom divonis pidana dua tahun dan delapan bulan penjara dengan denda Rp50 juta subsidair dua bulan kurungan.

Terkait dengan masa tahanan kotanya yang telah dijalani sejak kasusnya dilimpahkan ke jaksa penuntut umun, pada Oktober 2018, akan menjadi pengurangan masa hukuman penjaranya di lapas.

"Jadi hitungannya itu, lima hari masa tahanan kotanya dihitung satu hari penjara di lapas. Jadi masa hukuman penjaranya akan dipotong kurang lebih satu bulan," ujarnya.




Editor : Bayu
Loading...

Responsive Full Width Ad

Copyright © 2016 Seputar NTB, powered by Blogger.