Header Ads

  • Breaking News

    Akredetasi RSJ Mutiara Sukma, Jangan Hanya Formalitas Belaka

    Akredetasi RSJ Mutiara Sukma, Jangan Hanya Formalitas Belaka
    MATARAM, SEPUTAR NTB - Pemerintah Nusa Tenggara Barat terus menunjukkan komitmen dalam peningkatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat. Komitmen tersebut dibuktikan dengan terakredetasinya rumah sakit jiwa (RSJ) Mutiara Sukma Provinsi NTB, beberapa waktu lalu.

    Gubernur NTB Dr. TGH M Zainul Majdi langsung menjadi saksi atas pengakuan pemerintah terhadap keberadaan RSJ Mutiara Sukma. Gubernur didampingi oleh Tim Surveior KARS yang terdiri dari Dr. Dyah Wiryastini, MARS Surveior Manajemen, Dr. Aminullah Moeloek, Sp.KJ, MM Surveior Medis, Gandauli Panggabean, SKM, MARS Surveior Keperawatan.

    Pihak Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Mutiara Sukma Provinsi NTB sendiri telah melakukan beberapa kegiatan, antara lain pembentukan tim akreditasi, bimtek dari KARS, sosialisasi kepada seluruh staf dan pasien serta keluarga pasien, monitoring dan evaluasi serta beberapa pelatihan dan workshop baik internal maupun eksternal yang terkait dengan standar berupa pengendalian dan pencegahan infeksi (PPI), bantuan hidup dasar (BHD), teknik evakuasi dan penyelamatan pasien, asset dan dokumen, pemakaian alat pemadam api ringan, serta pelatihan mutu dan keselamatan pasien.

    Gubernur NTB berharap kepada Tim Surveior KARS agar melihat dan menilai secara objektif, sehingga dapat memberikan akreditasi Paripurna ke RSJ Mutiara Sukma. Menurutnya, inti dari pembangunan terletak pada ikhtiar membangun manusia. Hal ini perlu dilakukan agar manusia yang menghuni Republik Indonesia sehat lahir dan batin. “Dengan demikian, RSJ Mutiara Sukma sebagai salah satu perangkat di baris depan untuk mewujudkan ikhtiar membangun manusia NTB yang sehat lahir dan batin dapat memberikan pelayanan publik terkait dengan tupoksinya,” ujarnya.

    Gubernur juga berharap kepada seluruh jajaran RSJ Mutiara Sukma dapat turun ke bawah, menggandeng para pemangku amanah pembangunan yang lain, tokoh masyarakat, dan kelompok lain yang memiliki pengaruh agar menjadikan kesehatan jiwa sebagai perhatian utama bagi kita semua.

    Tidak lupa Gubernur menekankan agar RSJ Mutiara Sukma dapat memberikan pelayanan yang terbaik kepada pasien. ‘’Saya mengucapkan selamat berjuang kepada RSJ Mutiara Sukma atas pengajuan Akreditasi Paripurna yang pertama di Provinsi NTB. Bagi saya proses akreditasi tidak hanya berarti pengakuan formal dari alat negara pada kualitas pelayanan bagi rumah sakit, tetapi juga menunjukkan semangat pelayanan yang Insya Allah lebih baik lagi di masa akan datang. Semoga semua ikhtiar yang dilakukan ini membawa kebaikan untuk masyarakat NTB,” pungkasnya. (By)

    Tidak ada komentar

    Post Top Ad

    Post Bottom Ad