Header Ads

  • Breaking News

    Dubes Yordania Atensi Pembangunan NTB

    Dubes Yordania Atensi Pembangunan NTB
    MATARAM, SEPUTAR NTB - Gerak pembangunan di Provinsi NTB mendapat perhatian dari Duta Besar Yordania untuk Indonesia, Walid. NTB dinilai menyimpan banyak potensi. Tetapi ditekankan juga bahwa potensi saja tidak cukup. ‘’Untuk membuat NTB dikenal dunia, potensi itu harus ditunjang oleh networking/ jaringan yang kuat,’’ katanya.

    Untuk masalah jaringan, Walid menjelaskan seringkali menjadi satu kelemahan yang menghambat promosi suatu produk. ‘’Kita punya potensi, kita punya keunggulan, tapi kepada  dan melalui siapa keunggulan itu harus disampaikan, inilah yang terpenting,” papar Walid saat melakukan kunjungan ke NTB, belum lama ini.

    Sekali lagi Dubes Yodania menekankan bahwa potensi saja tidak cukup untuk membuat NTB dikenal dunia, melainkan harus ditunjang oleh jaringan yang kuat. Mengenai jaringan itu, bisa dilihat dari kerjasama Indonesia dengan Yordania yang sudah terjalin baik dari dulu hingga sekarang.

    Kunjungan Dubes Walid sendiri dalam rangka menjalin kerjasama dengan pemerintah Provinsi NTB sekaligus melihat langsung situasi dan kondisi NTB yang katanya sangat kaya akan produk-produk lokal yang dimiliki NTB.

    Indonesia dengan Yordania sudah menjadi mitra kerja Yordania dari dulu hingga sekarang. Walid berharap kerjasama yang baik ini bisa terus dirawat dan dijaga dengan baik.

    Senada dengan disampaikan Walid, Gubernur NTB TGH Zainul Majdi juga mengatakan bahwa dunia mengetahui NTB memiliki banyak potensi yang harus dikembangkan dan dipromosikan. ‘’Tetapi apalah artinya sebuah kekayaan yang dimiliki kalau tidak memiliki jaringan yang luas untuk mempromosikan hal tersebut,’’ ungkap Gubernur.

    Pada kunjungannya ini, Dubes Walid menyampaikan kekagumannya akan Indonesia, yang dinilai sangat unik dengan keberagaman suku serta budayanya. Walau pemeluk agama Islam jumlahnya besar, namun tingkat toleransi kepada minoritas juga sangat tinggi.

    Sangat diharapkan, hubungan kerjasama antara Indonesia dan Yordania harus dipertahankan dan ditingkatkan, sebab Indonesia adalah patner penting bagi Yordania. Indonesia dan Yordania akan saling mengisi dengan kerjasama yang menguntungkan. Kerjasama yang potensial menurutnya antara lain kerjasama bidang investasi, pendidikan juga pariwisata.

    Para pelaku usaha di Nusa Tenggara Barat dharapkan dapat memanfaatkan upaya yang dilakukan oleh Direktorat Kerjasama Pengembangan Ekspor Kementerian Perdagangan RI, melalui kerjasama dengan Investmen Commision The Hashemite Kingdom Of Jordan, untuk meningkatkan potensi daerah.

    NTB sangat potensial dari segala sisi. Berbagai produk unggulan daerah bahkan tempat wisata yang ada di NTB tidak kalah saing dengan daerah lain di Indonesia, namun untuk optimalisasi promosinya, NTB harus punya duta (ambassador), yang siap mempromosikan segala potensi dan keunggulan NTB.

    Gubernur NTB sendiri menyambut baik rencana Yordania mengembangkan investasinya di Indonesia, khususnya di Nusa Tenggara Barat. Ia yakin, akan ada banyak ruang untuk terus meningkatkan kerjasama kedua negara di berbagai bidang. ‘’Salah satu upaya mengoptimalisasi promosi produk unggulan daerah, NTB harus memiliki sumber informasi atau panduan, dapat berupa buku yang  berisi list berbagai produk unggulan NTB, lengkap dengan rincian jumlah suplay dan volume yang tersedia, peta lokasi, hingga kontak person yang dapat dihubungi, sehingga ketika ada pihak yang tertarik, akan jelas menghubungi siapa. Intinya, buku itu dapat menjadi rujukan informasi yang dibutuhkan pihak luar atas NTB,”  ulas Gubernur.

    Sementara itu, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Hj. Budi Septiani, mengungkap bahwa untuk tahap awal, ada beberapa produk ekspor NTB yang menarik perhatian Yordania antara lain produk cukli, mutiara, aksesoris mutiara, rinjani kopi, jajanan yang dibuat dari biji-bijian, gerabah. Khusus untuk kemasan rinjani kopi dan gerabah dengan desain yang berbeda, akan mendapat pendampingan dari Kementerian Perdagangan RI. (By)

    Tidak ada komentar

    Post Top Ad

    Post Bottom Ad