Header Ads

  • Breaking News

    Kepala SMAN 2 Mataram Bantah Ada Penebusan Ijazah

    Kepala SMAN 2 Mataram Bantah Ada Penebusan Ijazah
    MATARAM, SEPUTAR NTB - Beberapa wali murid SMAN 2 Mataram  mengeluhkan adanya pungutan berupa penebusan ijazah yang dilakukan pihak sekolah yang jumlahnya hampir 2 juta rupiah. Itu tentunya memberatkan  wali murid, karena tidak semua dari wali murid tersebut tergolong masyarakat mampu. Apalagi tidak semua dari murid tersebut mempunyai Kartu Pintar atau sejenisnya.

    Menanggapi hal tersebut, pihak sekolah langsung membantah isu tersebut. Ini disampaikan langsung oleh Kepala SMAN 2 Mataram, Sahnan pada saat ditemui oleh wartawan di ruangannya Rabu (21/09/2016 ). Dalam keteranganya Sahnan menyampaikan bahwa pihak sekolah tidak pernah melakukan pungutan berupa penebusan Ijazah kepada para murid yang telah lulus,kecuali siswa tersebut kemungkinan belum membayar kewajibannya seperti belum membayar uang bangunan yang seharusnya dibayar paling lambat 6 bulan, setelah masuk sekolah tetapi tidak dilunasi sampai setelah lulus sekolah.

    Atas alasan itu, pihak sekolah melakukan penangguhan pemberian ijazah kepada murid yang belum melakukan pelunasan sampai wali murid yang bersangkutan melakukan kewajibannya dan ini bukan merupakan penebusan ijazah.  "Tidak betul SMAN 2 Mataram melakukan pungutan berupa penebusan ijazah, tetapi uang yang dibayarkan mungkin adalah kewajiban yang memang belum diselesaikan oleh pihak wali murid,’’ terangnya.

    Sahnan juga menambahkan bahwa kalaupun siswa yang bersangkutan belum melunasi kewajibannya akan tetapi membutuhkan fotokopy ijazah tersebut  untuk keperluan lain seperti mendaftar kuliah atau melamar pekerjaan,pihak sekolah tetap akan memberikan keringanan berupa fotocopy ijazah tersebut."Seandainya ada murid yang membutuhkan fotocopy ijazah untuk keperluan lainnya seperti mendaftar kuliah atau melamar pekerjaan,tetap akan dibantu meskipun belum melakukan pelunasan kewajibannya,dan murid tersebut dapat mengambil ijazahnya pada saat melakukan pelunasan  kewajibannya," tambahnya lagi. (Ft)

    Tidak ada komentar

    Post Top Ad

    Post Bottom Ad