Header Ads

  • Breaking News

    Kota Mataram Kedatangan Tamu 30 Provinsi

    Kota Mataram Kedatangan Tamu 30 Provinsi
    MATARAM, SEPUTAR NTB – Pemerintah Kota Mataram menggelar acara malam ramah-tamah yang dikemas dalam sebuah perjamuan makan malam untuk menyambut peserta Rakernas ASITA (Association of The Indonesian Tour and Travel Agencies), asosiasi perusahaan perjalanan wisata yang datang dari seluruh penjuru Indonesia ke Kota Mataram.

    Rombongan yang berasal dari 30 provinsi di Indonesia yang hadir disertai beberapa orang buyer dari Malaysia diantar oleh Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Nusa Tenggara Barat Lalu Fauzal, disambut oleh Sekretaris daerah Kota Mataram H. Effendi Eko Saswito beserta seluruh jajaran SKPD dan Camat-Lurah se-Kota Mataram pada Rabu petang (21/9/16) lalu, di Ruang Pertemuan Pendopo Walikota Mataram.

    Mewakili Walikota Mataram H. Ahyar Abduh yang tengah berada diluar kota, dalam sambutan penerimaannya Sekda Kota Mataram H. Effendi Eko Saswito menyampaikan ucapan selamat datang kepada seluruh tamu yang hadir. Eko menyatakan bahwa kesempatan berkumpulnya para pelaku wisata dari seluruh Indonesia di Kota Mataram merupakan kesempatan yang langka yang mungkin baru dapat terlaksana lagi lebih dari sepuluh tahun yang akan datang. Kepada para tamu yang merupakan ketua dan anggota DPD ASITA se-Indonesia tersebut Eko berpesan agar dapat ikut mempromosikan Kota Mataram dan NTB pada umumnya ke daerah masing-masing. “Ceritakan kebaikan daerah kami pada sepuluh orang saja, Insya Allah akan menanam kebaikan yang panjang sampai seratus tahun yang akan datang”, pesannya.

    Sementara dikatakan oleh Ketua DPP ASITA H. Asnawi Bahar, pihaknya merasa sangat bersyukur dengan penerimaan dan keramahan yang diperlihatkan oleh tuan rumah. Silaturahmi  dan kerjasama  yang baik antara pihaknya dengan pemerintah baik di daerah maupun di pusat menurut Asnawi sangat penting untuk terus dijaga. Karena setia anggota ASITA yang hadir jauh-jauh ke Kota Mataram membawa harapan besar terkait dengan sinkronisasi program, saling pengertian, dan saling mendukung antara pemerintah dengan ASITA sesuai dengan porsi masing-masing. Hal tersebut dalam kaitannya dengan peran pemerintah sebagai administrator, fasilitator, dan regulator bagi organisasi-organisasi, seperti juga organisasi yang dipimpinnya.”Ttanpa pemerintah kita tidak bisa berkembang, begitupun sebaliknya tanpa ASITA pemerintah akan sulit mencapai target-targetnya”, tuturnya.

    Rakernas I ASITA 2016 di Kota Mataram dihadiri oleh tak kurang dari 460 orang delegasi dari DPD ASITA se-Indonesia. Rakernas pertama ASITA digelar berbarengan dengan kegiatan terkait lain, International Halal Travel Fair (IHTF) di Hotel Lombok Raya Mataram pada tanggal 21-22 September 2016. Dalam kegiatan tersebut dikabarkan bahwa Provinsi NTB memperoleh empat sertifikat Wisata Halal, yang sekaligus menjadi motivasi bagi dunia pariwisata Kota Mataram dan NTB pada umumnya untuk terus berkembang ke arah yang lebih baik lagi. (By)

    Tidak ada komentar

    Post Top Ad

    Post Bottom Ad