Header Ads

  • Breaking News

    KPP Pratama Mataram Timur Gelar Sosialisasi Tax Amnesty

    KPP Pratama Mataram Timur Gelar Sosialisasi Tax Amnesty
    LOMBOK UTARA, SEPUTAR NTB - Program tax amnesty yang digalang pemerintah pusat melalui kantor perpajakan hingga sampai saat ini masih berlaku. Dimana saat ini sudah masuk tahap gelombang kedua untuk mendaftarkan diri bagi warga negara yang ingin mengikuti program tax amnesty. Terkait itu Bupati KLU Dr. H. Najmul Akhyar meminta kepada pejabat SKPD dan para pengusaha untuk mendaftarkan harta kekayaan dalam program tax amnesty atau pengampunan pajak.

    “Program ini sangat bermanfaat bagi kita pribadi juga untuk membangun kemajuan negara namun kita lihat masih sangat rendah antusias masyarakat untuk mengikutinya, saya instruksikan kepada para pejabat SKPD maupun pengusaha untuk bisa ikut dalam program pengampunan pajak atau tax amnesty ini,”ungkap Bupati KLU Dr. H. Najmul Akhyar kepada wartawan.

    Dimana pada Jumat, KPP Pratama Mataram Timur yang difasilitasi kegiatannya oleh KADIN KLU melaksanakan sosialisasi terkait kebijakan program tax amnesty di Aula kantor Bupati KLU dengan mengundang sejumlah pengusaha se-KLU dan pejabat SKPD, hal ini dilakukan untuk mengingatkan kembali kepada seluruh wajib pajak yang belum mengikuti program tax amnesty agar segera mendaftar. Dalam kesempatan tersebut Bupati KLU Dr. H. Najmul Akhyar selaku warga negara wajib pajak secara simbolis melaporkan harta kekayaan nya kepada pihak KPP Mataram timur untuk diikutkan dalam program tax amnesty.

    Sementara itu, kepala kantor Pelayanan Pajak Pratama Mataram Timur Teguh Imam Basuki menyampaikan harta dibawah tahun 2015 yang belum dilaporkan baik dalam SPT agar segera bisa diikuti dalam program tax amnesty. Dalam program ini masyarakat yang ikut tidak dikenai sanksi administrasi perpajakan dan sanksi pidana perpajakan, keuntungan lain juga yakni pembebasan pph terkait proses balik nama harta kekayaan.

    Dimana dalam jadwal program tax amnesty ini diberikan kesempatan hingga tiga periode, untuk periode pertama berlangsung pada tanggal 1 juli hingga 30 september 2016, periode keduan 1 oktober hingga 31 desember 2016, periode III 1 Januari hingga 31 maret 2017. ‘’Untuk di KLU ini antusias khusus  pengusaha di tiga gili sudah mulai terlihat mengikuti program tax amnesty, namun masih banyak juga yang belum yang perlu untuk kita dorong sehingga pada kesempatan ini kita menggandeng KADIN KLU agar pengusaha yang tergabung dalam KADIN juga bisa memanfaatkan program ini,”jelasnya.

    Sementara itu, kepada wajib pajak yang tidak melaporkan harta kekayaannya dalam program pengampunan pajak tersebut sampai masa periode terakhir berlakunya program tax amnesty maka secara otomatis tentu akan terkena sanksi sesuai pasal yang berlaku, ketika diketahui memiliki harta kekayaan namun belum dilaporkan. Dimana sanksinya akan diminta untuk membayar pajak dan di tambah sanski 200 persen dari pajak yang kurang. 

    Untuk memberikan kesempatan kepada masyarakat agar mudah mengikuti program ini dikatakannya pihak nya juga melakukan sosialisasi dengan membuka pelayanan pendaftaran program tax amnesty secara mobile dengan berkeliling menggunakan kendaraan roda empat menyasar masyarakat yang belum melaporkan harta kekayaan. ‘’Saat ini baru 8 miliar uang tebusan yang kita dapatkan dari program tax amnesty untuk wilayah yang kita tangani, mudah-mudahan akan bertambah besar di tahap gelombang selanjutnya,”terangnya. (Dy)

    Tidak ada komentar

    Post Top Ad

    Post Bottom Ad