Header Ads

  • Breaking News

    Lombok Selatan Membangun

    Lombok Selatan Membangun
    LOMBOK TENGAH, SEPUTAR NTB - Lama tidak terdengar. Kini geliat pembangunan Mandalika Resort oleh Indonesia Development Corporation (ITDC) mulai menampakkan proses. ITDC yang dipercaya mengelola kawasan Ekonomi Khusus   Mandalika Resort, sudah terlihat menunjukkan kegiatan membangun kawasan ekonomi khusus di Lombok bagian selatan itu, dengan melakukan peletakan batu pertama  Masjid Agung Mandalika, di Kawasan Pariwisata Mandalika Lombok, 10 September 2016 lalu.

    Pada 12 Desember 2015 lalu, Wakil Presiden Jusuf Kalla telah meresmikan Kawasan Ekonomi Khusus Mandalika� seluas 1.035 hektare di Kabupaten Lombok Tengah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB). Kawasan yang luasnya tiga kali kawasan wisata Nusa Dua Bali tersebut kelak mampu menampung 20 hotel berbintang lima.

    KEK Mandalika ini adalah satu diantara delapan KEK yang sudah ditetapkan pemerintah. Tiga diantaranya adalah KEK pariwisata : Mandalika, Tanjung Lesung dan Morotai. ITDC adalah induk perusahaan BUMN yang membawahi perusahaan yang akan mengelola kawasan tersebut. Selama ini, sudah ada Bali Tourism Development Corporation (BTDC) di Nusa Dua Bali.

    Peletakan batu pertama masjid Agung Mandalika dilakukan oleh Menteri BUMN, Rini Soemarno, didampingi oleh Sekda NTB, Rosyadi Sayuti, Ketua DPRD NTB Baiq Isfi Rupaeda, Bupati Lombok Tengah, M. Suhaili Ft. Direktur Utama ITDC, Abdulbar M.Mansoer. disaksikan oleh Forkopimda Provinsi NTB dan Forkopimda Kab. Lombok Tengah serta tokoh agama dan tokoh adat sekitar masyarakat masjid

    Menurut keterangan dari Direktur Utama ITDC, Abdulbar M.Mansur menyatakan bahwa Masjid agung Mandalika yang terletak di bagian paling barat KEK dibangun pada lahan seluas 5 hektar dengan biaya sekita 28 miliyar rupiah. Masjid ini juga direncanakan dapat menampung kurang lebih 1500 orang yang terdiri dari 1000 orang di dalam area dan 500 orang di area selasar. Konsep bangunan masjid ini juga mengadopsi nilai-nilai kearifan local dari Masjid bayan dan Bangunan Adat Beleq Sembalun yang dikemas dengan desain yang modern serta eco-friendly yakni memanfaatkan penerangan menggunakan cahaya Matahari dan angina sebagai pendingin alami.  “Masjid agung ini terletak pada bagian muka kawasan dan berdampingan dengan pasar seni dan arena festival yang nantinya akan kami kembangkan,  jadi masjid ini bisa menjadi “place of interest” dengan interkasi halal tourism dan atraksi budaya Lombok,” jelas Dirut ITDC optimis. 

    Abdulbar juga menjelasakan pembangunan masjid ini merupakan salah satu bentuk peran ITDC dalam melestarikan peninggalan sejarah dan budaya masyarakat Lombok. Selain sarana ibadah, masjid ini juga dilengkapi dengan pusat edukasi, bangunan serba guna dan arena plaza. “Pembangunan masjid ini merupakan tonggak awal pembangunan seluruh infrastruktur dasar dan fasilitas pendukung lainnya di kawasan KEK mandalika, semoga nantinya dapat  Memberikan rasa nyaman kepada masyarakat utk beribadah,” ujar Abdul Jabar.

    Sekretaris Daerah Provinsi NTB, Rosiyadi Sayuti sebagai perwakilan pemerintah daerah mengapresiasi upaya percepatan pembangunan mandalika resort dengan peletakan batu pertama masjid Agung Mandalika. Sekda sangat optimis dengan peletakan batu pertama masjid akan mendapatkan keberkahan untuk suksesnya pembanguna mandlika resort seperti seuksenya pembangunan Bandara internasional Lombok yang juga di dahului dengan peletakan batu pertama pembangunan masjid di kawasan bandara tersebut. “Sama halnya Dengan pembangun masjid di kawasan bandara. Pembanguan mandalika resort juga harus mulai dengan pembangunan masjid. kita yakin sejarah pembangun bandara yg sukses akan terulang dengan suksesnya pembangunan ITDC,” ungkapnya.

    Sekda juga berharap, Masjid yang luasnya dikatakan terbesar kedua di NTB setelah Islamic Center dapat membawa keberkahan dan menjadi landmark bagi kawasan ini.  “Masjid ini  dipastikan menjadi salah satu zona destinasi halal tourism, peletakan batu pertama ini dapat menjadi keberkahan kesuksesan yang ujungnya kesejahteraan masyarakat,’’ katanya.

    Menteri BUMN dalam sambutannya menjelasakan bahwa pemerintah pusat sangat memberikan perhatian khusus terhadap pembangunan mandalika resort. Sebagai menteri yang menjadi koordinator  seluruh BUMN, ia menekankan kepada ITDC dan BUMN pendukung lainnya untuk mempercepat proses pembangunan KEK Mandalika. “ Saya mengucapkan terima kasih kepada GUbernur, Bupati, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh adat dan semua pihak yang telah berkotribusi menyukseskan pembangunan KEK Mandalika,” ungkapnya

    Senada dengan yang disampaikan Sekda NTB, Pembangunan masjid Agung Mandalika, menurut Rini sagat tepat dengan  mengharap ridho Allah SWT untuk kesuksesan pembangunan Mandalika Resort untuk kesejahteraan masyarakat NTB. “Masjidnya didahulukan, biar sukses. Akan cepat realisasi dan lancar pembangunan jika dapat berkah Allah SWT, kita mulai dari titik yg tepat untuk  memohon Rido Allah SWT. Akhir  2018 saya akan sholat id di sini dan 1200 kamar inys Allah nantinya bisa terbangun di sini,’’ pungkas Rini. (By)

    Tidak ada komentar

    Post Top Ad

    Post Bottom Ad