Header Ads

  • Breaking News

    Demi Keadilan, AUI NTB Deadline Polisi Tangkap Ahok

    Demi Keadilan, Muslim NTB “Deadline” Polisi Tangkap Ahok
    MATARAM, SEPUTAR NTB - Aliansi Umat Islam (AUI) NTB meminta kepolisian segera menangkap Ahok. Mereka memberikan batas waktu sampai dengan 3 November 2016. Jika tak kunjung ditangkap, AUI NTB akan menggelar aksi kembali dengan jumlah massa yang lebih besar hingga tuntutan dikabulkan.

    “Mendorong pihak berwajib untuk mengusut tuntas kasus ahok, dan segera memenjarakannya paling lambat tanggal 03 november 2016, jika ahok tidak ditangkap sampai batas maksimal tanggal 03 november 2016, maka kami akan terus melakukan gelombang aksi,” ungkap Ketua AUI NTB, Dedi AZ saat membacakan pernyataan sikap pada Aksi Bela Islam di depan Mapolda NTB, Jumat (28/10/2016).

    Dedi AZ menegaskan Aksi Bela Islam ini sebagai bentuk nyata dalam mendukung keputusan MUI, dan mengutuk segala bentuk penistaan agama. AUI NTB menuntut Presiden Jokowi bersikap adil dan tidak melindungi Ahok. “Kita aksi damai, kita suarakan agar Ahok segera ditangkap aparat untuk proses hukum, mengawal MUI,” ujarnya.

    Dalam aksi ini, ribuan muslim - muslimah pulau Lombok melakukan longmurch dari Islamic Center NTB menuju Mapolda NTB. Selain membawa berbagai spanduk dan pamphlet, dalam perjalanan massa juga meneriakkan yel – yel “ gantung gantung gantung si Ahok, gantung si Ahok sekarang juga”.

    Setelah sampai di depan Mapolda NTB, massa langsung diterima Kapolda NTB, Brigjen. Pol. Umar Septono. Ia menghargai kedatangan massa untuk menyampaikan aspirasi. Kapolda NTB berjanji akan menyampaikan aspirasi Aliansi Umat Islam NTB ke Kapolri. “Saya menghargai setinggi-tingginya, akan saya sampaikan kepada bapak Kapolri. Malam ini juga akan saya foto saya kirimkan.” Tegasnya. (Hd)

    Tidak ada komentar

    Post Top Ad

    Post Bottom Ad