Header Ads

  • Breaking News

    Ali BD Geram Proyek Pengerukan Labuhan Haji Belum Berjalan

    Ali BD Geram Proyek Pengerukan Labuhan Haji Belum Berjalan
    LOMBOK TIMUR, SEPUTAR NTB - Bupati Lombok Timur, HM. Ali BD mengaku geram dan marah besar terhadap proyek pengerukan pelabuhan Labuhan Haji yang hingga saat belum berjalan. Dengan langsung menelpon pihak Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Lotim yang memiliki bidang tersebut, untuk kemudian memarahinya melalui via telpon.

    "Kenapa sampai saat ini belum dilakukan pengerukan, kemarin anda bilang menunggu alat datang sampai kapan alatnya datang," kata Bupati Lotim, HM.Ali BD marah kepada bawahnnya dihadapan para awak media di Suryawangi, Selasa (22/11).

    Dijelaskannya memang dari laporan yang ada hingga saat ini perusahaan yang memenangkan tender itu belum melakukan kegiatannya. Karena persoalan viva yang digunakan masih belum datang. Namun yang jelas kami tidak akan melakukan pembayaran sepersen pun kalau perusahaan tidak ada aktivitasnya.

    Sementara pada sisi lainnya proyek pengerjaan ini masih batas waktunya sampai akhir Desember 2016, bahkan bisa dilakukan perpanjangan kontrak. Dengan tentu dirinya melihat komitmen dalam kontrak terhadap perusahaan yang memenangkan tender itu apakah sudah dijalankan dengan baik ataukah tidak.

    "Yang jelas baru kami akan lakukan pembayaran kalau pekerjaan perusahaan yang memenangkan tander pengerukan itu tuntas," terang Bupati Lotim seraya menegaskan kembali uang yang digunakan untuk membangun dermaga ini berasal dari uang kita tidak ada hubungan dengan pemerintah provinsi maupun pusat.

    Sementara sebelumnya Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Lotim, Sateriadi mengatakan kalau pengerukan dermaga Labuhan Haji itu dilakukan paling cepat tanggal 5 Nopember 2016 dan paling lambat tanggal 10 Nopember sudah mulai pengerukan sesuai dengan komitmen dari kontraktor yang memenangkan tander tersebut.

    "Yang jadi masalah saat ini alat yang digunakan untuk melakukan pengerukan belum datang karena masih dalam perjalanan," terang Sateriadi. (Rzl)

    Tidak ada komentar

    Post Top Ad

    Post Bottom Ad