Header Ads

  • Breaking News

    Dua Pelaku Pencurian Sapi Dilumpuhkan Timah Panas

    Dua Pelaku Pencurian Sapi Dilumpuhkan Timah Panas
    LOMBOK TIMUR, SEPUTAR NTB - Dua terduga pelaku pencurian sapi yakni Pahil (42), Warga Kapitan, Desa Lendang Nangka, Kecamatan Masbagik dan Mahnan (36), warga Dusun Bolen, Desa Jurit Baru, Kecamatan Pringgesela dilumpukan timah panas petugas di kaki, saat akan ditangkap, karena melakukan perlawanan dan berusaha kabur.

    Sementara untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya pelaku langsung di Gelandang ke Mapolres Lotim bersama barang bukti berupa satu ekor sapi dan truk yang digunakan untuk mengangkut sapi hasil curian tersebut. Guna proses hukum dan pengembangan penyelidikan lebih lanjut.

    Kapolres Lotim, AKBP Wingky Adithyo Kusumo, S.I.K melalui Kasubag Humas, Iptu I Made Tista saat dikonfirmasi membenarkan kalau dua pelaku pencurian sapi diamankan petugas, setelah sebelumnya dilumpuhkan timah panas petugas. Karena melakukan perlawanan dan berusaha melarikan diri saat akan ditangkap.

    Sementara tertangkap dua pelaku tidak terlepas dari tertangkapnya sopir dan kernet truk yang mengangkut sapi curian tersebut. Diantaranya Sukamah (50) dan M. Amin (35),warga Suradadi,Kecamatan Terara. Dengan tujuan ke rumah Kabul yang berada di wilayah Kecamatan Sikur.

    "Kedua pelaku kini meringkuk di sel tahanan Polres Lotim guna proses hukum lebih lanjut," Terang Tista seraya menegaskan pihaknya masih melakukan pengembangan terhadap masalah ini.

    Lebih lanjut I Made Tista menjelaskan pencurian sapi tersebut menimpa korban, Sahlan, warga jurit Baru pada Rabu (16/11), sekitar pukul 02.00 wita. Dengan korban tidak menemukan sapinya di kandangnya saat bangun tidur. Karena kandang yang terbuat dari potong bambu di gergaji oleh pelaku, untuk kemudian pelaku melakukan pencarian. Namun tidak berapa lama setelah kejadian itu petugas berhasil mengamankan sapi di wilayah Kotaraja,lalu setelah dilakukan pemeriksaan ternyata sapi itu milik korban.

    "Dengan dilakukan pengembangan kemudian pelaku berhasil ditangkap meski harus dilakukan upaya paksa karena melakukan perlawanan," tegas Kasubag Humas, Iptu I Made Tista seraya menegaskan kembali dalam kasus ini pelaku diancam dengan pasal 363 KHUP tentang pencurian dengan pemberatan yang ancaman hukuman diatas lima tahun penjara. (Rzl)

    Tidak ada komentar

    Post Top Ad

    Post Bottom Ad