Header Ads

  • Breaking News

    Gubernur NTB Ajak Warga Kokohkan Rasa Persaudaraan Antar Etnis

    Gubernur NTB Ajak Warga Kokohkan Rasa Persaudaraan Antar Etnis
    MATARAM, SEPUTAR NTB - Gubernur NTB TGB H Zaenul Majdi MA hari ini  (17/11/2016) di Mataram mengajak seluruh masyarakat NTB untuk memfokuskan semua energi yang ada untuk membangun daerah.

    "Daerah kita semakin berkembang, pertumbuhan ekonomi bagus, investasi berkembang pesat, hubungan antar elemen masyarakat juga harmonis. Saya harap kita semua dapat mensyukuri semua ini, kokohkan persaudaraan dan berikan kenyamanan satu sama lain dalam rumah besar NTB kita ". kata Gubernur kepada para media.

    Terkait kasus hukum yang menyita perhatian masyarakat NTB menyangkut Basuki Tjahaya Purnama, TGB meminta seluruh komponen masyarakat untuk menghormati proses hukum yang sedang berjalan. "Silahkan kawal proses hukum yang ada tanpa intervensi. Hukum adalah instrumen pengikat kita sebagai bangsa, sekali kita mengabaikannya maka akan lemah kesatuan dan persatuan kita sebagai bangsa ". kata TGB.

    Gubernur TGB juga mengajak masyarakat untuk tidak mengembangkan isu-isu yang bisa memecah belah bangsa, termasuk mempertentangkan antar agama, antar ras. Indonesia dengan kebhinekaannya adalah karunia Allah dan amanah dari para pendahulu. Menjaganya adalah bagian dari syukur nikmat dan merusaknya adalah kufur nikmat.

    TGB mengingatkan aksi 4 November adalah aksi bela Al-Qur'an, meminta penegakan hukum yang berkeadilan. Sekarang khalayak menyaksikan penegakan hukum itu telah berproses. Tujuan yang mulia tidak boleh dibelokkan menjadi aksi cari kekuasaan apalagi mendelegitimasi kepemimpinan nasional. Tidak ada alasan lagi untuk turun lagi ke jalan.

    "Saya mengajak seluruh masyarakat NTB untuk tetap kokoh dalam persaudaraan, berkhidmat untuk daerah dan bangsa dengan niat ibadah. Jangan terprovokasi oleh siapapun. NKRI adalah amanah kita semua. "

    Secara khusus, TGB juga meminta para tokoh agama, pimpinan komunitas etnis dan seluruh pemangku amanah pembangunan di NTB untuk aktif mengingatkan umat dan kelompoknya masing-masing untuk saling menghormati. "Saling hujat di medsos sangat luarbiasa. Destruktif dan bahaya untuk kita semua. Mari saling ingatkan untuk menggunakan media sosial dengan penuh tanggung jawab. " terang Gubernur.

    Menurut Gubernur, manusia adalah makhluk indiviudu sekaligus sebagai makhluk sosial. Sebagai makhluk sosial tentunya manusia dituntut untuk mampu berinteraksi dengan individu lain dalam rangka memenuhi kebutuhannya. Dalam menjalani kehidupan sosial dalam masyarakat, seorang individu akan dihadapkan dengan kelompok-kelompok yang berbeda warna dengannya salah satunya adalah perbedaan agama.

    Dalam menjalani kehidupan sosialnya tidak bisa dipungkiri akan ada gesekan-gesekan yang akan dapat terjadi antar kelompok masyarakat, baik yang berkaitan dengan ras maupun agama. Dalam rangka menjaga keutuhan dan persatuan dalam masyarakat maka diperlukan sikap saling menghormati dan saling menghargai, sehingga gesekan-gesekan yang dapat menimbulkan pertikaian dapat dihindari. Masyarakat juga dituntut untuk saling menjaga hak dan kewajiban diantara mereka antara yang satu dengan yang lainnya.

    Dalam pembukaaan UUD 1945 pasal 29 ayat 2 disebutkan bahwa “Negara menjamin kemerdekaan tiap-tiap penduduk untuk memeluk agamanya masing-masing dan untuk beribadat menurut agamanya dan kepercayaannya itu. ”Olehnya itu kita sebagai warga Negara sudah sepatutnya menjunjung tinggi sikap saling toleransi antar umat beragama dan saling menghormati antar hak dan kewajiban yang ada diantara kita demi keutuhan Negara.

    “Masyarakat NTB terdiri dari beragam suku dan agama, dengan adanya sikap toleransi dan sikap menjaga hak dan kewajiban antar umat beragama, diharapkan masalah-masalah yang berkaitan dengan sara tidak muncuk kepermukaan. Dalam kehidupan masyarakat sikap toleransi ini harus tetap dibina, jangan sampai masyarakt NTB yang beagam Etnis ini terpecah antara satu sama lain “pesan Gubernur NTB. (Edi/hms)

    Tidak ada komentar

    Post Top Ad

    Post Bottom Ad