Header Ads

  • Breaking News

    Jembatan Bambu Butuh Perhatian Pemerintah

    Jembatan Bambu Butuh Perhatian Pemerintah
    LOMBOK TENGAH, SEPUTAR NTB - Tak ada rotan, akar pun jadi. Mungkin inilah pepatah yang patut diungkapkan bagi siswa – siswi yang setiap hari melintas di jembatan kayu bambu seadanya, menuju sekolah. Kondisi memprihatinkan ini berada di dua desa bertetangga yakni Kidang Kecamatan Praya Timur dan Desa Bangket Parek Kecamatan Pujut Kabupaten Lombok Tengah NTB. 

    Dikatakan Abidin, keberadaan jembatan kayu ini sudah puluhan tahun di bangun oleh warga sekitar, karena prihatin melihat anak – anak yang melintas sungai saat hendak menuju sekolah. “Saat air sungai besar, ya terkadang mereka renang,” tuturnya.

    Kondisi ini, lanjutnya harus dilakukan oleh para siswa setiap harinya karena tempat sekolahnya berada di SDN Pasung Desa Kidang. Pihaknya meminta agar pemerintah peduli terhadap kondisi dan kenyataan yang ada di desa ini.

    Sementara itu wakil Bupati Lombok Tengah Lalu. Pathul Bahri, mengaku prihatin dengan kondisi jembatan kayu bambu yang dilintasi siswa untuk menuntut ilmu ini. Pihaknya berjanji pada tahun 2017 nanti jembatan bambu ini akan diganti dengan jembatan permanen. “Insyaallah di tahun depan kita usulkan untuk dikerjakan,” katanya saat mengunjungi lokasi pada Kamis (3/11/2016). (LS)

    Tidak ada komentar

    Post Top Ad

    Post Bottom Ad