Header Ads

  • Breaking News

    Kantor BPJS dan Dishubkominfo Lotim Didemo Mahasiswa

    Kantor BPJS dan Dishubkominfo Lotim Didemo Mahasiswa
    LOMBOK TIMUR, SEPUTAR NTB - Kantor Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan Kabupaten Lombok Timur yang terletak di jalan Prof. M.Yamin Pancor di demo oleh puluhan mahasiswa Lotim yang tergabung dalam Liga Mahasiswa Nasional Untuk Demokrasi (LMND) Lotim, Kamis (10/11). Setelah berdemo ke kantor BPJS, aliansi ini melanjutkan aksinya ke kantor Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informasi (Dishubkominfo) Lotim.
       
    Aksi tersebut dilakukan dengan mengambil moment hari Pahlawan 10 Nopember 2016. Dengan masalah yang diangkat mengenai pelayanan yang diberikan pihak BPJS kepada masyarakat yang dianggap belum maksimal. Termasuk juga dengan maraknya parkir liar yang ada di Kabupaten Lombok Timur.

    Sementara aksi yang dilakukan mahasiswa tersebut mendapatkan pengawalan ketat dari aparat kepolisian, guna mengantisipasi hal yang tidak diinginkan terjadi nantinya dalam pelaksanaan aksi dilapangan.

    "Melalui moment hari pahlawan ini kami turun aksi untuk menyuarakan aspirasi masyarakat di kantor BPJS dan Dinas Hubkominfo Lotim," kata Kordinator aksi, Khairul Fatihin dalam orasinya.

    Massa menilai kalau dalam pembuatan BPJS oleh masyarakat dibuat rumit. Karena menerapkan aturan yang berjenjang, apalagi sebelum masyarakat ke rumah sakit peserta diwajibkan terlebih dahulu untuk menggunakan fasilitas pada tingkat Puskesmas. Bahkan tidak itu saja masyarakat juga mengeluhkan pembayaran biaya pengobatan yang tidak ditanggung sepenuhnya oleh BPJS. Karena seharusnya BPJS menyelenggarakan sistem jaminan sosial berdasar asas kemanusiaan, manfaat dan keadilan sosial.

    "Kami mendesak kepada pemerintah segera memperbaiki sistim dan pelaksaan BPJS kesehatan agar pelayanan kesehatan yang layak dapat terpenuhi oleh masyarakat, "terang para orator aksi.

    Kemudian setelah melakukan aksi beberapa perwakilan massa aksi diterima para pejabat BPJS Lotim. Lalu pihak BPJS menjelaskan bahwa adanya kritik yang membangun terhadap pihak BPJS tentunya sangat bersyukur dalam memperbaiki pelayanan kepada masyarakat, apalagi kami melaksanakan kegiatan telah diatur dalam peraturan perundangan-undangan yang berlaku.

    "Tanpa adanya kritikan yang membangun maka tentunya kami tidak mengetahui dimana letak kesalahan kami, karena pada prinsipnya kami ini memberikan pelayanan yang terbaik bagi masyarakat di Lotim," kata Kepala Unit MPKP BPJS Lotim, Hazmi dihadapan para perwakilan massa aksi.

    Setelah selesai melakukan aksi di kantor BPJS massa kemudian bergerak ke kantor Dishubkominfo Lotim untuk menyampaikan aspirasi terkait dengan masalah parkir yang kerap menjadi permasalahan dikalangan masyarakat Lotim yang memarkir sepeda motornya.

    "Kami minta agar Dinas Hubkominfo Lotim segera menertibkan lokasi parkir ilegal yang ada di Lotim," kata orator aksi di depan kantor Dishubkominfo Lotim seraya mempertanyakan kenapa banyak ditemukan pungutan parkir melebihi ketentuan yang ada. Sehingga ini menjadi masalah.

    Massa kemudian diterima Kepala Bidang Perhubungan Darat Dinas Hubkominfo Lotim, GN Parhan. Dengan menjelaskan kalau apa yang menjadi aspirasi masyarakat akan ditindaklanjuti dilapangan. bahkan pihaknya sangat berterima kasih kepada mahasiswa dengan adanya informasi mengenai masalah parkir.

    "Kami akan tindaklanjuti dengan menginventarisir terlebih dahulu lokasi yang dianggap sebagai tempat parkir ilegal," terang Parhan.

    Setelah mendapatkan penjelasan lalu massa membubarkan diri, dengan berjanji akan melakukan aksi lagi kalau apa yang menjadi tuntutannya tidak direspon dengan baik. (Rzl)

    Tidak ada komentar

    Post Top Ad

    Post Bottom Ad