Header Ads

  • Breaking News

    Kunjungan Wakil Bupati Temanggung ke Mataram

    Kunjungan Wakil Bupati Temanggung ke Mataram
    MATARAM, SEPUTAR NTB – Wakil Walikota Mataram H. Mohan Roliskana didampingi Asisten II Bidang Tata Praja Wartan menerima kunjungan kerja Wakil Bupati Temanggung Provinsi Jawa Tengah Irawan Prasetyadi beserta rombongan di Ruang Kenari Kantor Walikota Mataram pada Selasa (8/11/16). Kunjungan kerja dihadiri oleh Kepala SKPD lingkup Kota Mataram, khususnya yang terkait dengan isu yang dibawa oleh rombongan ke Kota Mataram untuk dibahas dan diperbandingkan demi memperoleh perspektif yang berbedaa sebagai jalan keluar bagi permasalahan serupa yang dihadapi di kedua daerah. Yaitu terkait dengan ULP atau Unit Layanan Pengadaan, yang melayani pengadaan barang/jasa di pemerintahan.
       
    Hal tersebut disampaikan oleh Wakil Bupati Temanggung Irawan Prasetyadi pada saat menyampaikan sambutan perkenalannya. Membawa rombongan yang berjumlah 52 orang, wakil bupati yang memiliki latar belakang sebagai pengusaha ini mengungkapkan bahwa daerah yang dipimpinnya tengah berupaya untuk mencari jalan keluar terbaik bagi permasalahan kontrak kerja yang mengharuskan pekerjaan kontrak diselesaikan dalam 50 hari sesuai dengan Peraturan Menteri. Apalagi saat ini Kabupaten Temanggung tengah memiliki pekerjaan besar dengan pembangunan Pasar Legi yang merupakan pasar tradisional modern pertama di Indonesia senilai 99 Milyar Rupiah dan pembangunan tujuh lantai gedung RSUD.
       
    Menanggapi hal tersebut, Wakil Walikota Mataram H. Mohan Roliskana dalam sambutan penerimaannya mengatakan bahwa karena isu yang akan dibahas merupakan isu teknis, dirinya berharap isu tersebut dapat dibahas secara teknis pula dengan bidang yang berkompeten yang juga turut hadir dalam acara. Meski demikian Mohan juga berharap bahwa kunjungan ini dapat membawa manfaat dan kebaikan bagi kedua belah pihak. Khususnya untuk menghadapi persoalan yang tampaknya dihadapi pula oleh hampir seluruh pemerintah daerah di Indonesia. “Saling menggali dan menyerap informasi yang dapat kita terapkan dalam tugas dan fungsi kita, untuk melayani masyarakat lebih baik lagi”, ujarnya.

    Kota Mataram lanjut Mohan, secara geografis dan karakter wilayah cukup berbeda dengan Kabupaten Temanggung. Demikian pula dengan luas wilayah, sehingga perlu untuk melakukan komparasi. Namun demikian Kota Mataram yang wilayahnya relatif kecil merupakan ibukota provinsi yang memiliki kompleksitas masalah seperti yang dihadapi kota-kota lain yang menjadi ibukota provinsi. Sedangkan sumber pendapatan di Kota Mataram berasal dari sektor jasa dan perdagangan. Meski berada di Pulau Lombok, Kota Mataram tidak memiliki daerah wisata. Sektor pertanian juga tinggal sedikit karena kawasan pertanian sudah banyak beralih fungsi ke perdagangan dan jasa. Sedangkan gairah investasi bisnis di Kota Mataram dinyatakan sangat signifikan. (Ft/hms)

    Tidak ada komentar

    Post Top Ad

    Post Bottom Ad