Header Ads

  • Breaking News

    Pekan Daerah Kontak Tani Nelayan Andalan XV Dibuka

    Pekan Daerah Kontak Tani Nelayan Andalan XV Dibuka
    MATARAM, SEPUTAR NTB - Wakil Gubernur NTB membuka Pekan Daerah Kontak Tani Nelayan Andalan (PEDA) XV Provinsi NTB Tahun 2016 di Asrama Haji NTB Rabu (2/11/2016). Kegiatan yang akan dilaksanakan mulai hari ini hingga 4 November mendatang ini merupakan ajang pertemuan para petani dan nelayan dan petani hutan se-NTB untuk melakukan konsolidasi, penguatan kelembagaan, pengembangan diri, tukar menukar informasi, pengembangan jejaring kerjasama.

    Tak kurang dari 400 peserta dari 10 Kabupaten / Kota yang terdiri dari 300 orang pengurus koperasi tani, pengurus Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) dan Asosiasi Petani, Nelayan dan Petani Hutan dan 100 orang pendamping dan peninjau memadati arena PEDA. Para peserta akan melaksanakan beberapa kegiatan seperti asah terampil, unjuk tangkas, temu karya, temu usaha, gelar dan temu teknologi serta pameran hasil dan teknologi pertanian.

    Ketua. KTNA Prov. NTB Sabri M. Amin pada sambutannya menyampaikan komitmen KTNA Provinsi NTB dalam memajukan pertanian NTB bersama penyuluh untuk mengedukasi dan mensejahterakan petani. “KTNA siap mendukung penyuluh berjaya seperti di masa lalu yang membuat NTB berswasembada dengan mendukung pendataan kelompok tani di NTB” tegasnya dihadapan Wagub, Petani dan Penyuluh se-NTB.

    Pada acara pembukaan PEDA tersebut juga dilakukan pemberian tropi dan piagam penghargaan oleh Wakil Gubernur NTB kepada para pemenang Lomba-Lomba diantaranya Sudirman dari Gerung Lombok barat yang meraih juara satu Petani Berprestasi, Erly Nurwahmaty dari KSB dan Irwan Hariady dari Lombok Tengah yang mendapat hadiah Umrah Karena menjadi penyuluh pertanian PNS teladan serta mata lomba lainnya seperti penyuluh swadaya teladan, balai penyuluhan kecamatan berprestasi, gabungan kelompok tani berprestasi dan kelembagaan ekonomi petani berprestasi.

    Wagub berharap para penyuluh dan petani teladan dapat berkiparah lebih untuk memajukan pertanian yang menjadi komoditi utama NTB. Ia juga menyemangati para petani untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas produksi agar siap bersaing dalam pasar bebas. “Jangan kalah dengan produk pertanian dari luar, kita harus siap menghadapi pasar bebas Karena kita tidak mungkin bisa membendungnya” ujarnya.

    Wagub lebih lanjut berjanji untuk mengitervensi tata niaga pertanian untuk kesejahteraan petani. “Harmonisasi dan sinkronisasi kebijakan pemerintah pusat dan daerah akan terus kami upayakandan tata niaga paska panen dengan hasil melimpah akan diintervensi pemerintah untuk mencegah inflasi dan menambah nilai tambah pemerintah” pungkasnya. (Ft)

    Tidak ada komentar

    Post Top Ad

    Post Bottom Ad