Header Ads

  • Breaking News

    Pulau Kenawa Dijadikan Pilot Project Rumah Ramah Lingkungan

    Pulau Kenawa Dijadikan Pilot Project Rumah Ramah Lingkungan
    SUMBAWA BARAT, SEPUTAR NTB - Pulau Kenawa merupakan salah satu pulau kecil yang terletak di Kabupaten Sumbawa Barat, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB). Merupakan Ikon Destinasi Wisata yang sudah mendunia. Pulau Kenawa sendiri merupakan pulau kecil yang tak berpenghuni dengan luas wilayah sekitar 15 hektare. Selain itu, pulau ini juga belum mempunyai sumber listrik dan juga air bersih. Kondisi inilah yang membuat di pulau ini tidak terdapat berbagai fasilitas penunjang. Yang ada hanyalah saung-saung kecil sederhana yang dibangun untuk duduk dan menggelar tikar.

    Pulau Kenawa tidak hanya menawarkan pemandangan yang indah, namun juga mempunyai kekayaan laut yang sangat melimpah sekali. Disini para penelusur akan dengan mudahnya berbagai macam binatang laut seperti bintang laut, kuda laut, kepiting, aneka ragam jenis ikan yang lucu, dan masih banyak lagi yang lainnya.

    Di Pulau Kenawa ini berbagai macam kegiatan wisata dapat para penelusur lakukan diantaranya yaitu berjemur, bersantai, berenang, dan juga snorkeling. Oh ya buat para penelusur yang ingin snorkeling disarankan untuk membawa peralatan sendiri, dikarenakan di Pulau Kenawa tidak terdapat tempat persewaan.

    Di pilihnya Pulau Kenawa ini sebagai pembukaan dan pelatihan Earthship rumah ramah lingkungan karena sangat sesuai dengan daya dukung barang limbah bekas non Organik, hal ini dikatakan oleh Ketua Panitia Pelatihan Earthship Jhon Hiqson Direktur PT Eco Solutions Lombok (ESL).

    “Kita akan merencanakan pembangunan selanjutnya yang ada di pulau gili kenawa dan berterimah kasih kepada Pemda Sumbawa Barat yang telah memberi dukungan penuh atas perkembangan parawisata di Pulau Kenawa dan pulau disekitarnya dan sangat berterimah kasih kepada PT Gili Balu yang telah mengundang Michael Reynolds arsitek Asal Amerika dalam melakukan pelatihan Earthship bangunan rumah ramah lingkungan yang diselesaikan satu init bangunan dalam tempo 3 minggu, sangat cocok untuk iklim daerah tropis yang tahan segala bentuk cuaca “ katanya singkat.

    Arsitek kenamaan asal Amerika  Michael Reynolds adalah pelopor gerakan rumah ramah lingkungan, dan ia membawa keterampilan di seluruh dunia untuk membangun rumah showcase menakjubkan di Pulau Kenawa Kabupaten Sumbawa Barat yang dibantu oleh rekan-rekan ahli arsitek dari 17 Negara.

    Menurutnya rumah ala ramah lingkungan dari barang-barang bekas, dapat mengambil keuntungan dari proyek-proyek konstruksi untuk belajar tentang aman dan efisien merancang earthships. Rumah ini memanfaatkan konstruksi cerdas ekologi dan alat-alat seperti pemanas surya pasif, greywater daur ulang, dan pengumpulan air hujan .

    Earthship dapat mengambil Phoenix pemanasan dan pendinginan kebutuhan. Selain mengurangi penggunaan energi, desain ini juga sangat cocok untuk rumah di daerah terpencil di mana akses ke utilitas terbatas seperti yang dilakukan saat ini di Pulau Kenawa

    Earthship, adalah bangunan yang sangat berkelanjutan dibuat seluruhnya dari bahan daur ulang dan alami, biasanya terintegrasi bersama dalam keseluruhan. Struktur ini dirancang untuk menjadi mandiri, dengan kasar, arsitektur yang indah yang membuat mereka eye-catching serta praktis dan ramah lingkungan, dan mereka bagian dari gerakan arsitektur dan sosial yang lebih besar berfokus pada penggunaan bahan bangunan bijaksana dan menginjak ringan di permukaan bumi.

    “EARTHSHIP ini terbuat dari berbagai macam barang bekas (recycled materials) lhoo! Selain ramah lingkungan, bangunan satu ini bisa dibangun dimana saja di seluruh dunia ini ga peduli dengan berbagai macam level terrain ataupun iklim (itu sih menurut yang saya baca). Walaupun di tempat terpencil sekalipun, EARTHSHIP ini masih bisa menggunakan listrik dengan menggunakan solar panel tentunya! Dan jangan takut, air dan makanan pun masih bisa dikelola sendiri dengan sistem khusus yang mereka gunakan “ jelasnya

    Dari presentasi beliau ketemu konsep yang beliau tawarkan, namanya “Earthships”, dimana konsep rumah menurut beliau ialah “Sustainable Green Buildings.” Wew, apa artinya ini gan ? Berikut saya ringkas konsep Earthships.

    “Ya, design/metode earthship dirancang untuk dapat menjadi heater alami dan pendingin alami. Begitu juga sumber air. Tidak hanya itu, juga dirancang untuk menjadi sumber makanan. Dan dipadukan dengan solar panel, konsep rumah ini berpeluang besar menjadi 0 bill “ jelas Michael Reynold.

    Konsep earthship, membangun rumah dengan menggunakan material yang tidak perlu dibeli, dan memanfaatkan material berikut: Ban bekas, Botol (platik, kaca dan kaleng) bekas yang ramah lingkungan karena  Indonesia kaya material bekas, botol bekas dan  Indonesia kaya ahli arsitektur. konstruksi membantu membersihkan sampah di daerah, sebagai limbah bekas dikumpulkan "sampah" dan mengubahnya menjadi bahan bangunan untuk struktur yang menakjubkan. Tidak buruk untuk pekerjaan satu bulan!

    Sementara Bupati Sumbawa barat Dr Ir H W Musyafirin MM merasa bersyukur dan mendukung penuh apa yang dilakukan oleh PT ESL atas pelatihan Earthship rumah ramah lingkungan dari limbah bekas. Tiga tahun pemerintah sumbawa barat berkomukasi dengan PT ESL sangat mendukung program yang diawarkan, namun hingga saat ini masih tersisa satu persoalan terkait dengan perijinan yang harus segera diselesaikan oe PT ESL.

    Namun demikian pemerintah daerah akan tetap memeberikan dukungan penuh kepada PT ESL dalam meningkatkan Destinasi Parawisata di seputaran pulau Gili Balu dalam upaya percepatan pembangunan khususnya di pulau Kenawa.

    “Kendala-kendala perijinan yang masih dalam proses tidak boleh menjadi kendala bekelanjutan daripada pembangunan wisata, dan sangat berterima kasih kepada PT ESL yang begitu sabar dalam mengurus perijinan, awalnya perijinan ini ada di pemerintah kabupaten, namun seiring perkembangan waktu maka perijinan tersebut menjad kewenangan Provinsi “ jelas Bupati.

    Dalam kesempatan ini, pemerintah sumbawa barat ingin menegaskan kembali bahwa pemerintah bersama rakyat tetap konsisten danmenyerahkan sepenuhnya pengelolaan Pulau Kenawa kepada PT ESL.

    “Saya minta keada masyarakat, insan pers mari kita dukung secara bersama-sama kegiatan pelatihan earthship yang dilkasanakan mulai hari ini di pulau kenawa ini “ jelas Bupati.

    Secara khusus kami masyarakat dan Pemda mengucapkan terima kasih kepada para Arsitek dunia, dengan kedatang mereka ini di pulau kenawa disamping melakukan pelatihan juga sudah menjadi ajang promosi bagi wisatawan pulau kenawa maupun  KSB secara menyeluruh. (Edi. C)

    Tidak ada komentar

    Post Top Ad

    Post Bottom Ad