Header Ads

  • Breaking News

    Tidak Adil, Angkutan Travel Tutup Jalan Menuju Pelabuhan Bangsal

    Tidak Adil, Angkutan Travel Tutup Badan Jalan Menuju Pelabuhan Bangsal
    LOMBOK UTARA, SEPUTAR NTB - Pemerintah daerah Lombok Utara sejak 1 November yang lalu mulai melakukan pembenahan pelayanan di Pelabuhan Bangsal. Termasuk diantaranya mobil travel yang menjemput tamu dari pelabuhan bangsal dilakukan penataan. Namun dalam proses upaya penertiban ini salah satu diantara koperasi jasa angkutan travel harapan bersama (harber) menilai penertiban tidak dilakukan secara menyeluruh terhadap mobil travel yang ada sehingga memicu kecemburuan.

    Akibatnya Pada rabu (2/11/2016) Sekitar pukul 09.00 wita sepanjang jalan menuju Pelabuhan Bangsal yang terletak persis di depan terminal secara tiba-tiba ditutup dengan kendaraan roda empat yang merupakan mobil milik angkutan Travel Harber. Aksi ini dilakukan sebagai bentuk protes terhadap langkah penertiban yang tidak dilakukan secara maksimal oleh pemerintah daerah.

    ‘’Kita pada dasarnya menutup akses jalan ini sebagai bentuk protes, karena kami melihat tidak maksimalnya upaya penjagaan di terminal bangsal oleh petugas yang ditempatkan,”ungkap Wakil Kepala Koperasi Jasa Angkutan Darat Harber Andi Nursabandi.

    Ia menilai jika pemerintah memiliki tekad untuk memaksimalkan Terminal Bangsal sebagai lokasi parkir bagi kendaraan baik roda dua maupun roda empat, harusnya jangan begitu saja membiarkan mobil sembarangan masuk menuju pelabuhan Bangsal. Jika hal demikian terjadi tentu upaya penertiban ini kata Bandi percuma untuk dilakukan.

    Dalam kasus ini jasa angkutan travel koperasi Wisata Nusantara Mancanegara (wisnuman) tetap mangkal di Pelabuhan Bangsal sesuai dengan lokasi semula tempat menunggu penumpang, sementara jasa angkutan travel Koperasi Harber menunggu penumpang di Terminal Bangsal sesuai dengan lokasi mula menunggu penumpang. Sehingga adanya lokasi berbeda tempat parkir para angkutan travel tersebut.

    Sementara itu ketua tim penertiban pelabuhan Bangsal Dan Teluk Nara Ahmad Darma usai menggelar pertemuan dengan kedua belah pihak jasa angkutan travel antara Harber dan Wisnuman menyampaikan, bahwa telah disepakati antara kedua belah pihak tersebut kedepan, dimana mulai saat ini mobil travel Wisnuman hanya boleh mangkal di Pelabuhan Bangsal sebanyak 5 mobil, sementara itu mobil Travel Harber tetap mangkal menunggu penumpang di Terminal Bangsal. Dan kesepakatan ini pun telah disetujui bersama.

    ‘’Wisnuman ini memang parkir di Pelabuhan Bangsal sebelumnya, namun untuk saat ini kita kurangi jumlahnya, untuk mengurangi kepadatan, Ini kesepakatan dengan syahbandar juga untuk pelayanan di Pelabuhan Bangsal, karena untuk memenuhi kebutuhan tamu yang mungkin menginginkan jasa angkutan darat secara langsung dari Pelabuhan Bangsal sehingga tidak jadi masalah ada 5 mobil angkutan travel yang tetap ngetem di Pelabuhan Bangsal, dan hasil kesepakatan juga pelayanan di Pelabuhan Bangsal pada pukul 17.30 wita ditutup, dengan menutup portal yang sudah terpasang diteminal bangsal.” Cetusnya.

    Sementara itu, Kepala Koperasi Wisnuman Raden Bambang Sunarto menyampaikan mangkalnya mobil jasa angkutan Wisnuman di Pelabuhan Bangsal dilakukan sudah sejak mulai terbentuk, hal ini sesuai dengan akta pendirian. Namun dengan adanya upaya penertiban oleh pemkab pihaknya diarahkan parkir sebagian menuju Terminal Bangsal dan pihaknya tidak mempersoalkan.

    “Namun kami menginginkan mobil luar yang mengangkut penumpang maupun barang menuju pelabuhan bangsal agar setelah membawa tamu  dan barang langsung keluar dari pelabuhan tidak boleh parkir lama-lama, karena ini juga memicu semerawut kamacetan di Pelabuhan Bangsal,”tegasnya. (Dy)

    Tidak ada komentar

    Post Top Ad

    Post Bottom Ad