Header Ads

  • Breaking News

    Vila Ombak Lirik Dunia Pendidikan

    Vila Ombak Lirik Dunia Pendidikan
    LOMBOK UTARA, SEPUTAR NTB - Hotel Vila Ombak di Gili Trawangan terbilang sebagai salah satu perusahaan ternama saat ini. Perusahaan yang berdiri sejak 18 tahun itu tidak hanya fokus dalam menajalankan aktifatas usaha perhotelannya saja, namun kini terjun juga dalam aksi sosial masyarakat, dalam bidang pendidikan.

    ‘’Dalam moment aniversary kali ini kita memberikan bantuan fasilitas pendidikan kepada lembaga pendidikan formal maupun informal di pulau Lombok, ini kami lakukan dalam upaya mendukung pemerintah untuk peningkatan kafasitas SDM,”ungkap general manager hotel Vila Ombak Made Mada kepada wartawan.

    Pemberian bantuan faslitas pendidikan ini dilakukan sebagai rangkaian acara aniversary hotel Vila Ombak yang ke 18 tahun, dimana salah satu sekolah madrasah Nw Ajariah Bentek Kecamatan Gangga, Kabupaten Lombok Utara menjadi salah satu sasaran lokasi untuk diberikan bantuan fasilitas pendidikan oleh Vila Ombak, di lokasi ini diberikan bantuan berupa kasur, alat tulis, dan peralatan olahraga seperti matras dan raket.

    ‘’Ini semata sebagai bagian dari partisifasi kita dalam mendukung kelancaran aktifitas belajar siswa di madrasah tersebut, karena kami memandang masih banyak sarana madrasah ini terkesan belum memadai dan perlu mendapat perhatian, “terangnya.

    Ia menambahkan tidak hanya tahun ini Vila Ombak fokus dalam membantu kebutuhan dunia pendidikan di lembaga formal yang ada di Lombok Utara, namun ini telah dilakukan dari sejak beberapa tahun yang lalu. Salah satu Sekolah alam di lombok utara juga menjadi perhatian Vila Ombak untuk diberikan suport moril dan materil.

    Dalam rangkaian aniversary kali ini juga pada kesempatan yang sama kata Mada memberikan tenaga pengajar atau mentor pada sebuah lembaga pendidikan informal braith course yang berada di Lombok tengah, salah satu lembaga kursus wisata yang terbilang memiliki sarana dan prasarana yang sangat kurang, dimana lembaga tersebut memiliki ruang belajar hanya satu ruang sementara dihuni oleh 40 siswa, meskipun tidak memiliki alat praktek yang memadai dilokasi ini dilihat siswa memiliki tekad belajar sangat kuat sehingga kata mada menjadi ketertarikan pihaknya untuk memberikan suport moril dan materil.

    “Dulu mereka di sana praktek menggunakan media gambar, karena belum mampu membeli alat, sehingga kami terdorong untuk memberikan bantuan,”jelasnya. (Dy)

    Tidak ada komentar

    Post Top Ad

    Post Bottom Ad