Header Ads

  • Breaking News

    Bupati Minta Polisi Lepaskan Warga Padak Goar

    Bupati Minta Polisi Lepaskan Warga Padak Goar
    LOMBOK TIMUR, SEPUTAR NTB - Bupati Lombok Timur, HM. Ali BD meminta kepada pihak kepolisian Resor Lombok Timur untuk melepaskan warga Padak Goar yang diamankan, terkait dengan kasus dugaan pengerusakan dan pembakaran lahan Hutan Tanaman Industri (HTI) yang dikelola oleh PT. Sadhana Arif Nusa di wilayah Sambelia beberapa hari lalu.

    "Saya minta Polisi membebaskan warga yang diamankan masalah HTI tersebut," kata Ali BD kepada wartawan di kantor Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi (STT) Kabupaten Lombok Timur.

    Ali BD menjelaskan pihak kepolisian hendaknya jangan asal main tangkap saja, karena masyarakat juga telah lama mengelola lahan tersebut sebagai tempat mereka mengais rizki dan mata pencarian untuk kelangsungan hidup mereka.

    Namun hendaknya harus diselesaikan dengan cara yang baik dan musyawarah, agar masyarakat tidak dirugikan dengan adanya permasalahan tersebut. Termasuk juga perusahaan yang diberikan ijin untuk memanfaatkan kawasan HTI itu hendaknya bisa mengakomodir keinginan masyarakat.

    "Masyarakat juga butuh makan makanya harus diselesaikan dengan cara-cara yang baik,karena setiap masalah tentunya pasti ada solusinya," terang Bupati Lotim yang dijuluki sang pendobrak ini.

    Sementara saat ditanya wartawan kalau apa yang dilakukan warga itu merupakan bagian dari menghalangi investor, Bupati Ali BD menjawab bagaimana bisa masyarakat menghalangi investor, namun justru perusahaan itu yang hendaknya harus merangkul rakyat ada di sekitarnya dengan tidak memaksakan kehendaknya.

    "Jangan masyarakat selalu disalahkan, karena bisa saja kami mencurigai perusahan yang memperoleh ijin untuk HTI melakukannya," jelas Ali BD.

    Sementara informasi yang berhasil dihimpun Seputar NTB menyebutkan dari puluhan warga Padak Goar yang diamankan Polres Lotim melakukan pengerusakan dan pembakaran lahan HTI tersebut, hanya terdapat tujuh orang warga yang di tahan karena memiliki bukti yang cukup untuk diproses sesuai dengan hukum yang ada. (Rzl)

    Tidak ada komentar

    Post Top Ad

    Post Bottom Ad