Header Ads

  • Breaking News

    Pelatihan Dan Bedah Kasus Human Trafficking Dibuka

    Pelatihan Dan Bedah Kasus Human Trafficking Dibuka
    LOMBOK BARAT, SEPUTAR NTB - Wakil Gubernur NTB H. Muh Amin SH, M.Si secara resmi membuka kegiatan terpadu pelatihan dan bedah kasus penanganan WNI terindikasi/korban tindak pidana perdagangan orang luar negeri yang diselenggarakan di killas’hotel Senggigi.

    Pelatihan tersebut dilaksanakan selama 3 hari dari tanggal 7 sampai tanggal 9 desember 2016. Acara ini bertujuan memberikan ruang kepada khususnya penegak hukum untuk duduk bersama, berdiskusi dan melihat cara pandang kemudian menyamakan persepsi dalam menangani masalah perdagangan manusia saat ini. Lalu Muhammad Ikbal selaku Direktur perlindungan WNI dan BHI Kementrian Luar Negeri menyatakan bahwa, untuk ukuran negara berkembang Indonesia merupakan negara pertama yang melakukan ini dimana semua penegak hukum diberikan kesempatan untuk duduk bersama dan saling meluruskan. “Disini kita menyatukan cara pandang, mencari persepsi dalam mencari cara-cara terbaik untuk mencegah dan memberantas tindak pidana perdagangan manusia”, ujarnya.

    Pada kesempatan ini wakil gubernur menyampaikan rasa terimakasih kepada semua tamu kehormatan dan juga panitia pelaksana yang menyelenggarakan kegiatan ini karena bertujuan meningkatkan koordinasi dan kerjasama antara pemerintah pusat dan daerah maupun antar satgas dalam menangani tenaga kerja Indonesia, khususnya NTB yang merupakan salah satu daerah kantong tenaga kerja Indonesia pengirim TKI ke empat dari lima provinsi pengirim terbesar di Indonesia. Wakil Gubernur NTB berharap semoga acara ini bisa bermanfaat bagi kita semua.

    Acara yang seharusnya di hadiri oleh menteri luar negeri ini diwakilkan oleh staf ahli bidang sosial budaya dan pemberdayaan masyarakat Indonesia di luar negeri, Niniek Kun Naryatie. Niniek menyampaikan bahwa berada di pulau yang indah ini untuk suatu kegiatan kemanusiaan tentu suatu keberkahan, karena kegiatan ini muncul dari kesadaran kita tentunya selama 3 hari kedepan kita sama-sama saling mengisi dan meluruskan. “Walaupun hanya satu batu bata dari bangunan yang besar tetapi itu akan membangun suatu bangunan yang kokoh dalam pencegahan pemberantasan tindak pidana perdagangan orang”, ujarnya. Lebih lanjut Niniek juga menyampaikan rasa terimakasih kepada Pemeritah Provinsi NTB yang berkenan menjadi tuan rumah dalam penyelenggaraan kegiatan ini. (Amr/Red)

    Tidak ada komentar

    Post Top Ad

    Post Bottom Ad