Header Ads

  • Breaking News

    Great Sale Mataram Lombok Hingga 65 Persen


    MATARAM, SEPUTAR NTB. Mataram Lombok Great Sale yang menawarkan diskon wisata 30 - 65 persen, akan berlangsung selama bulan Maret, tanggal 1 hingga 22 maret 2017 di kota Mataram Nusa Tenggara Barat. Hal tersebut disampaikan dalam acara press conference diruang rapat utama kantor Walikota Mataram senen lalu (21/02).

    Dalam acara tersebut, hadir wakil Wali Kota Mataram, H.Mohan Roliskana, Kepala Dinas Pariwisata Kota Mataram, Abdul Latief Nadjib, ketua Association of The Indonesian Tour and Travel Agencies (ASITA) NTB, Dewantoro Umbu Joka, ketua Badan Promosi Pariwisata Daerah Kota Mataram, M Yusril dan sejumlah pegiat Wisata dan UMKM kota Mataram seperti Asosiasi Hotel Mataram (AHM), Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kota Mataram, Badan Promosi Pariwisata Kota Mataram (BP2KM), Terune Dedare Kota Mataram, perwakilan pengusaha kecil dan menengah se-Kota Mataram baik produsen makanan oleh-oleh maupun pengusaha cindera mata khas Kota Mataram


    Menurut Kepala Dinas Pariwisata Kota Mataram H. Abdul Latif Nadjib, gelaran Great Sale akan di ranggakai dengan beberapa kegiatan, seperti Festival Art Kuliner yang menggabungkan kuliner dengan seni di Mataram Mall untuk UMKM dan pelaku wisata, pagelaran seni tradisi, religi maupun modern pada setiap hari Sabtu dan Minggu di Taman Sangkareang, Monumen Bumi Gora, Eks Pelabuhan Ampenan, dan Pasar Seni Sayang-Sayang, Travel Fair, serta sebagai penutup akan dilaksanakan malam ramah-tamah bersama seluruh pendukung kegiatan Lombok Great Sale 2017 untuk mendapat koreksi atau masukan bagi penyelenggaraan berikutnya. 

    “Ikonnya Islamic Center, sebagai ikon pariwisata baru di Mataram dan ikon pariwisata halal”, jelasnya.

    Menurut Mohan Roliskana, program untuk mengisi agenda pariwisata yang pada triwulan pertama setiap tahunnya mengalami kondisi low season sehingga membutuhkan intervensi pemerintah dengan program yang dapat diangkat sebagai program yang prospektif. 

    Untuk itu momentum yang pertama ini merupakan momentum krusial, dimana keberhasilan pada penyelenggaraan tahun ini akan membawa dampak pada penyelenggaraan di tahun berikutnya. Karena itu agenda yang digelar sepanjang bulan Maret tersebut harus bisa disosialisasikan secara masif dan benar-benar dikawal dengan serius. “Seribu langkah diawali dari satu langkah”, kutipnya.

    Mohan Roliskana menekankan agar tim pelaksana benar-benar fokus dan bekerja keras karena kedepanmya program ini ditargetkan menjadi program utama yang digelar setiap tahun. 

    “Semangat sudah sama. Tinggal bagaimana dikemas rapi, dengan cara kerja yang sistemastis dan terukur”, tutupnya. (ft)

    Tidak ada komentar

    Post Top Ad

    Post Bottom Ad