Header Ads

  • Breaking News

    Ketua TP PKK Mataram Kunjungi Anak Penderita Kanker Tulang


    MATARAM, SEPUTAR NTB. Keberadaan Adrian Prawira, anak laki-laki berusia 13 tahun asal Dasan Agung Kota Mataram penderita kanker tulang mendapat perhatian dari Ketua TP PKK Kota Mataram Hj. Suryani Ahyar Abduh. Selasa (07/02/17), Hj. Suryani yang juga merupakan istri Wali Kota Mataram H. Ahyar Abduh mengunjungi Adrian di kediamannya di Lingkungan Perigi Dasan Agung Kota Mataram untuk melihat langsung kondisi anak yang mengalami pembengkakan masif di tulang lututnya tersebut, selain juga memberikan bantuan berupa uang tunai untuk membantu biaya pengobatan demi kesembuhan Adrian.

    Mendapatkan kunjungan tersebut, Adrian tampak senang. Anak yang sejak mengalami sakit hanya mampu berbaring di tempat tidurnya ini bahkan berusaha bangkit dan duduk saat menerima kunjungan istri Wali Kota Mataram tersebut. Melihat kondisi Adrian yang lemah dan pucat dengan kaki kanan membengkak serta tidak dapat digerakkan karena sakit, Hj. Suryani tampak terharu meski berusaha tetap tersenyum dihadapan Adrian. Apalagi mengetahui bahwa Adrian menolak dibawa ke rumah sakit karena merasa trauma, dengan lembut Hj. Suryani tetap memberi semangat bagi Adrian tanpa memaksa untuk dibawa berobat ke rumah sakit. 

    “Semangat ya, cepat sembuh supaya bisa pergi ke sekolah lagi”, ucapnya kepada Adrian.

    Adrian menurut keluarga yang mendampingi, awalnya terjatuh saat sedang bermain bola bersama teman-teman sebayanya pada bulan November tahun 2016 lalu. Karena mengeluh sakit pada lututnya, keluarga membawanya berobat ke pengobatan alternatif untuk diurut di bagian kakinya yang sakit. Belum membaik juga, keluarga pun sempat membawanya ke rumah sakit swasta yang ada di Kota Mataram. Namun kondisi anak yang bersekolah di SMPN 13 Mataram tersebut justru makin memburuk, pembengkakan di lututnya pun kian membesar dan membuatnya tidak mampu berjalan lagi. Hal tersebut yang membuatnya enggan, bahkan menangis setiap kali mendengar bahwa dirinya akan dibawa untuk menjalani pengobatan di rumah sakit.

    Anak berparas tampan ini sendiri sebenarnya telah mendapat perhatian dari banyak pihak. Termasuk dari Wali Kota Mataram H. Ahyar Abduh yang langsung meminta Kepala Dinas Kesehatan Kota Mataram untuk turun tangan begitu mengetahui keberadaan Adrian. Tanpa menunggu, Kepala Dinas beserta rombongan dari Dinas Kesehatan Kota Mataram menuju kediaman Adrian untuk melakukan pemeriksaan dan merumuskan cara agar Adrian segera mendapat pengobatan yang semestinya. Begitu juga dengan Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Kota Mataram yang sampai saat ini masih berupaya untuk mencari cara agar Adrian dapat menghilangkan traumanya dan segera dapat dievakuasi ke rumah sakit dengan melakukan hipnoterapi oleh hipnoterapis profesional.

    Mengetahui upaya yang telah dilakukan banyak pihak untuk membantu Adrian, Hj. Suryani berharap agar anak kedua dari seorang petugas keamanan di perusahaan swasta tersebut dapat segera mendapatkan pengobatan sebagaimana mestinya. Meski pengobatan untuk sakit yang diderita cukup berat, bahkan mungkin harus mendapat rujukan ke Rumah Sakit Sanglah Denpasar, dirinya yakin Pemerintah Kota Mataram akan berupaya untuk membantu secara maksimal. 

    “Semoga ananda Adrian bisa segera hilang traumanya, segera mendapat pelayanan kesehatan seperti seharusnya. Yang penting jangan sampai kehilangan harapan”, harapnya. (Ft)

    Tidak ada komentar

    Post Top Ad

    Post Bottom Ad