Header Ads

  • Breaking News

    Waspadai Peredaran Makanan Ilegal


    MATARAM,SEPUTAR NTB. Makanan ringan atau snack merupakan camilan yang sangat enak dinikmati, tidak hanya bagi anak anak tapi juga orang dewasa, tentunya bisnis produksi makanan ini banyak diminati. Berbagai macam dan jenis makanan ringan sudah banyak  beredar dimasyarakat mulai dari yang original sampai yang mengandung berbagai macam bahan tambahan  dengan harga yang relatif murah.

    Mengingat makanan sejenis ini sangat murah dan mudah didapat seringkali membuat konsumen mengabaikan kesehatan dan kebersihannya sehingga tidak memperhatikan merek atau kode produksi dari makanan tersebut

    Sebagai konsumen yang cerdas sudah selayaknya lebih teliti memeriksa makanan yang dibeli baik kode produksi atau pun tanggal pembuatan dan tanggal kadaluarsa demi keamanan konsumen itu sendiri. Apalagi baru baru ini telah dilakukan penyegelan terhadap salah satu rumah produksi makanan ringan yang beralamat di Desa Selat Barat, Kecamatan Narmada, Lombok Barat oleh Sibdit I Perindustrian dan Perdagangan Indag Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda NTB.

    Dimana Rumah produksi tersebut diketahui melakukan aktifitas produksi makanan tanpa mengantongi izin dari dinas terkait dan apalagi tempat pembuatan makanan tersebut  berbeda dengan keterangan yang tertera dibungkusnya. Peredarannya jenis makanan ini sudah meluas di kota Mataram.

    Mengantisipasi  terhadap meluasnya peredaran makanan tersebut dan guna menghindari hal hal yang tidak diinginkan, pada senin ( 27/02 ) Kepala Dinas Perdagangan Kota Mataram,Lalu Alwan Basri menjelaskan bahwa pihaknya  akan segera melakukan koordinasi dengan pemerintah Provinsi NTB dikarenakan kewenangan perlindungan konsumen ditangani oleh pemerintah provinsi.

    "Kami akan segera melakukan koordinasi dengan pihak pemerintah provinsi karena kewenangan mengenai perlindungan konsumen ditangani langsung oleh provinsi," Jelas Alwan saat dihubungi melalui WhatShapp.(ft)

    Tidak ada komentar

    Post Top Ad

    Post Bottom Ad