Header Ads

  • Breaking News

    Polda NTB Segel Rumah Produksi Makanan Ringan


    MATARAM, SEPUTAR NTB. Berdasarkan  informasi yang didapat penyidik dari masyarakat tentang adanya pelaku usaha yang melaksanakan kegiatan memproduksi makanan ringan atau snack yang berlokasi di daerah Dusun Selat Barat, Desa Selat Kecamatan Narmada,Lombok Barat

    AKBP Boyke Karel Wattimena, Kasibdit I Perindustrian dan Perdagangan Indag Ditreskrimsus Polda NTB menyampaikan bahwa pada Kamis (23/02) sekitar pukul 10.25 Wita, Personil Subdit I Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda NTB mendatangi lokasi TKP dan diketahui nama tempat usaha UD. Niaga Snack pemilik atas nama  Zainal Muttaqin, dengan ijin yang dimiliki hanya SIUP- Kecil tertanggal 1 Desember 2016 yang dilkeluarkan oleh BPMP2T Kabupaten Lombok Barat.

    Adapun kegiatan produksi yang dilakukan berdasarkan keterangan pemilik yakni dengan membeli bahan makanan mentah dan beberapa kemasan makanan dari UD Bintang Agung - Malang , kemudian mengolah bahan mentah tersebut dengan digoreng, dipanasi lalu ditaburi bumbu atau penyedap rasa dengan dimolen. Selanjutnya dipacking atau dikemas dengan menggunakan alat packing berupa mesin.

    Pelaku memproduksi makanan ringan dengan hanya mengantongi SIUP Kecil dengan jenis kegiatan perdagangan barang/makanan dan tidak memiliki ijin usaha industri. Disamping itu pelaku juga tidak memiliki ijin edar terhadap makanan yang diproduksi yakni berupa Nomor PIRT (Pangan Industri Rumah Tangga) yang dikeluarkan oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Lombok Barat. Sementara dalam kemasan tertera PIRT yang ternyata nomor tersebut bukan milik UD Niaga Snack ( milik pelaku) melainkan milik orang lain yang berada di daerah Jawa Timur. Dalam kemasan juga tertera tulisan 'Produksi: UD NIAGA SNACK MALANG-JATIM ' menunjukkan seolah olah snack tersebut diproduksi oleh UD Niaga  Snack  yang berada di Malang,Jatim.

    Boyke menambahkan,dari TKP telah diamankan barang bukti berupa 131 ikat snack merk mie sedapp,108 ikat snack Stick Cap Gajah, 259 Ikat Snack Makroni Cap Kuda Emas,2 ikat Snack Nimo Crunch, 5 buah mesin packing merk Propack,1 buah mesin sablon plastik,1 buah mesin oven, 3 buah mesin molen,6 rol plastik bungkus cap Kuda Mas, 137 Karung bahan Makroni @ 30 kg,14 karung jagung,103 karung stick,4 karung kacang kedelai,18 dus bumbu balado, 21 dus bumbu miwon, 22 dus bumbu Dasi, 2 dus Bumbu Lombok,10 Kaleng cat warna merah,38 kaleng thiner,18 rol plastik suah disablon cap Kuda Mas,5 plastik bumbu jadi,17 rol plastik merk Miyami Sedapp, 29 rol plastik merk Nomo Crunch, 85 plastik bahan stick jadi, 6 Dus minyak goreng cap Filma,11 tabung gas elpiji 3 kg, 2 jerigen minyak goreng,serta 1 unit mobil Future.

    Dari kegiatan tersebut pelaku dijerat dengan Pasal 62 Jo,Pasal 8 ayat (1) huruf a UU No 8 tahun 1999, tentang Pelindungan Konsumen dan Pasal 140 Jo pasal 86 ayat (2) UU No 18 Tahu 2012 tentang Pangan.(ft)

    Tidak ada komentar

    Post Top Ad

    Post Bottom Ad