Header Ads

  • Breaking News

    Kunker DPD RI ke Kota Mataram


    MATARAM, SEPUTARNTB. Wakil Wali Kota Mataram H. Mohan Rolsikana didampingi Sekretaris Daerah Kota Mataram H. Effendi Eko Saswito dan Asisten I Setda Kota Mataram Lalu Martawang menerima kunjungan anggota DPD-RI Dapil Nusa Tenggara Barat Hj. Rabiatul Adawiyah beserta rombongan di Ruang Kenari Kantor Wali Kota Mataram pada Rabu (15/03/17). 

    Disebutkan Hj. Rabiatul Adawiyah yang akrab disapa Ibu Dewi, kunjungan kali ini ke Kota Mataram merupakan kunjungan kedua ke Kota Mataram. Tahun lalu dirinya juga pernah datang ke Kota Mataram untuk menginvetarisasi UU no. 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah. Sedangkan kedadtangannya yang kedua ini adalah untuk melakukan inventarisasi terkait dengan Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Etika Penyelenggara Negara dan Penyelenggaraan Pemerintah di Wilayah Kepulauan. 

    “Ada delapan provinsi lain di Indonesia yang wilayahnya kepulauan”, terangnya.

    Saat ini lanjut Dewi, tiga lembaga yaitu DPR-RI, DPD-RI dan Pemerintah tengah menyusun bersama RUU yang akan mengatur hal-hal mengenai reformasi birokrasi dan percepatan pembangunan di provinsi-provinsi kepulauan, termasuk Provinsi NTB. Untuk keperluan dua RUU tersebut, dirinya merasa perlu untuk berkunjung secara langsung ke daerah untuk memperoleh masukan yang akan dilaporkan di masa sidang paripurna DPD-RI mendatang. 

    Secara khusus untuk RUU Penyelenggaraan Pemerintah di Wilayah Kepulauan, sebelumnya turut diatur dalam UU no.23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah. Namun belakangan DPD-RI mendorong realisasi agar UU yang mendorong percepatan pembangunan di wilayah kepulauan dapat berdiri terpisah. 

    Menanggapi penuturan anggota DPD-RI Hj. Rabiatul Adawiyah, Wakil Wali Kota Mataram H. Mohan Roliskana mengatakan bahwa momentum pertemuan tersebut merupakan sebuah momentum berharga. Dirinya merasa bersyukur Kota Mataram dipilih sebagai tempat untuk penyerapan aspirasi demi menjalankan fungsi legislasi yang diemban Dewi. Untuk menjawab semua pertanyaan yang diajukan Dewi, dirinya langsung meminta Sekda dan jajaran SKPD terkait lingkup Kota Mataram untuk melengkapinya. 

    “Tolong diberi jawaban yang sekomprehensif mungkin”, perintahnya. (FT/HM)

    Tidak ada komentar

    Post Top Ad

    Post Bottom Ad