Header Ads

  • Breaking News

    Polisi Tidak Serius Tindak Pelaku Pemerkosaan


    LOMBOK TIMUR, SEPUTAR NTB. Kepolisian Resor Lombok Timur, dinilai lelet menindaklanjuti laporan kasus pemerkosaan yang menimpa  gadis inisial VL (17), siswi salah satu SMA Negeri di Aikmel yang diperkosa oleh Siswanto (20) warga Desa Bagek Papan Kecamatan Wanasaba - Lombok Timur.

    Peristiwa pemerkosaan ini terjadi sekitar bulan Oktober 2016, namun korban melaporkan kasus ini  ke SPKT Polres Lombok Timur pada tanggal 17 Januari 2017 dengan Laporan Polisi No:LP/37.a/I/2017/NTB/Res Lotim. Tapi hingga kemarin (26/1) belum di lakukan pemanggilan ataupun pemeriksaan terhadap pelaku oleh Polisi.

    Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) menyayangkan langkah polisi yang lamban menangani kasus yang tergolong kejahatan luar biasa ini.

    “Kami sangat menyayangkan sikap kepolisian yang lamban dan tidak serius menangani kasus pemerkosaan terhadap anak di bawah umur,padahal Presiden Jokowi mengatakan ini sebagai kejahatan luar biasa” ungkap Joko, KPAI Selong saat dihubungi, Rabu (25/01/2017).

    Lebih lanjut Joko menjelaskan kepada awak media, akibat kinerja pihak kepolisian ini setidaknya dua pelaku kabur melarikan diri.

    “Sudah dua pelaku kejahatan seksual terhadap anak di bawah umur kabur karena pihak polisi lamban bertindak”,tegasnya.

    Sementara itu, korban yang sedang mengandung kini sudah di tamping di salah satu Panti Sosial di Mataram. (AM)

    Tidak ada komentar

    Post Top Ad

    Post Bottom Ad