Header Ads

  • Breaking News

    Sepeken Kabur, Akhirnya Terpidana Kasus Penipuan Tertangkap


    LOTIM, SEPUTARNTB. Setelah sepekan lamanya kabur, akhirnya terpidana kasus penipuan dan penyuapan, Frengky Adrianto (30), warga Obel-obel, Kecamatan Sambelia akhirnya tertangkap kembali,Sabtu (25/3) sekitar pukul 15.05 wita oleh tim gabungan dari petugas Rutan Selong bersama aparat keamanan di wilayah Kabupaten Lombok Utara (KLU).

    Sementara terpidana langsung di masukkan kembali ke Rutan Selong untuk menjalani hukumannya, dengan ditempatkan di ruangan khusus tanpa ada yang menemaninya.

    Kepala Rutan Selong,Kurnia Panji Pamekas saat dikonfirmasi membenarkan kalau pihaknya telah berhasil menangkap kembali terpidana yang kabur dari Rutan di depan BRI KLU saat terpidana itu sedang duduk menunggu sate. 

    Namun saat akan dilakukan penangkapan terpidana tersebut sempat lari ke gang, sehingga warga yang ada di sekitarnya dengan dibantu pihak kepolisian melakukan pengejaran, maka membuat terpidana itu tidak bisa melarikan diri, untuk kemudian langsung di sergap.

    " Alhamdulillah berkat kerja keras dan kerjasama semua pihak terpidana yang kabur sepekan lamanya berhasil kami tangkap lagi untuk dijebloskan kembali ke Rutan," tegasnya.

    Menurutnya dari keterangan yang diberikan terpidana yang kabur tersebut, kalau berusaha kabur karena yang bersangkutan merasa ketakutan dengan teman-temannya yang ada di dalam rutan. Karena kemungkinan ada kasusnya, sehingga berusaha untuk melompat pagar tembok belakang dengan menggunakan kayu.

    Kemudian terpidana itu naik ojek dengan diantar ke dekat PMI,lalu naik ke Mataram dan menginap beberapa hari wilayah Sekotong untuk bersembunyi sebelum menuju KLU tempat tertangkapnya.  Dengan tentunya tidak terlepas dari bantuan dan kerjasama dari pihak Polda NTB, Kanwil Kemenhumham NTB maupun Polres Lotim dan Polres KLU serta masyarakat.

    " Tanpa adanya kerjasama dan bantuan dari semua pihak, maka tentu kami tidak akan bisa menangkap terpidana tersebut," kata Panji Kurnia Pamekas seraya menambahkan kalau terpidana itu diputus bersalah selama 2 tahun 10 bulan, sedangkan masa hukuman yang sudah dijalani 1 tahun 10 bulan. (Rz).

    Tidak ada komentar

    Post Top Ad

    Post Bottom Ad