Header Ads

  • Breaking News

    Wali Kota Mataram Buka MPBM Kota Mataram Tahun 2017


    MATARAM, SEPUTAR NTB. Wali Kota Mataram H. Ahyar Abduh membuka Musyawarah Pembangunan Bermitra Masyarakat (MPBM) Tingkat Kota Mataram Tahun 2017 di Aula Lantai 3 Kantor Wali Kota Mataram. 

    Kegiatan ini dihadiri oleh Ketua DPRD Kota Mataram H. Didi Sumardi, Sekretaris Daerah Kota Mataram H. Effendi Eko Saswito, dan perwakilan dari Bappeda Provinsi Nusa Tenggara Barat Catur Sigit Prasetyo (13/03/17)

    Dalam sambutannya, H. Ahyar Abduh menyampaikan, Kota Mataram sebagai ibukota provinsi NTB, dapat dikatakan pula sebagai etalase NTB sehingga memiliki posisi sedikit berbeda dengan kabupaten/kota lain di NTB. Beberapa hal atau rencana yang mendesak yang harus dilakukan di Kota Mataram juga merupakan bagian dari Pemerintah Provinsi NTB pula. Karena ada hal-hal yang membutuhkan solusi, dan tidak bisa diselesaikan oleh Kota Mataram sendiri. 

    Kota Mataram lanjut Wali Kota, sudah mengalami peningkatan di berbagai bidang. Kondusivitas wilayah yang terjaga, peningkatan angka IPM yang diatas rata-rata nasional, pertumbuhan ekonomi diatas rata-rata nasional, infrastruktur yang memadai, kinerja pembangunan yang terus membaik,dan kemandirian pendanaan melalui DPAD yang terus mengalami peningkatan signifikan, bahkan nilai investasi di Kota Mataram yang setiap tahun bernilai lebih dari delapan Triliun Rupiah. 

    Kedepan, Wali Kota berpesan agar perencanaan pembangunan Kota Mataram kedepan tetap fokus pada upaya memberikan pelayanan terbaik pada masyarakat. “Kembalikan sebesar-besarnya bagi kesejahteraan masyarakat, dan mewujudkan good governance sebagai kunci keberhasilan”, ungkapnya. 

    Dalam kesempatan itu, Kepala Bappeda Kota Mataram H. Amirrudin mengatakan, MPBM Tngkat Kota Mataram Tahun 2017 diikuti oleh 650 orang peserta sebagai tindak lanjut perencanaan pembangunan di tingkat kelurahan dan kecamatan, untuk menyusun rencana kerja tahun anggaran 2018. 

    Berbeda dengan tahun sebelumnya, MPBM tahun 2017 ini telah diperkenalkan aplikasi e-MPBM yang diyakini keberhasilan aplikasi berbasis teknologi tersebut akan membawa dampak positif. Sebagaimana tujuan MPBM adalah sebagai muara masyarakat menyampaikan usulan-usulan dari tingkat terbawah, dalam hal ini kelurahan, ke kecamatan, lalu kemudian ke tingkat kota, untuk ditindak lanjuti lebih lanjut lagi. 

    “Selanjutnya usulan-usulan akan dirumuskan, jadi bahan usulan ke Musrenbang NTB”, ujarnya. (ft/hm)


    Tidak ada komentar

    Post Top Ad

    Post Bottom Ad