Header Ads

  • Breaking News

    DAYA LISTRIK DI NTB SURPLUS.

    Rahman Primadi
    MATARAM, SEPUTARNTB. Masyarakat NTB tidak perlu khawatir akan terjadinya pemadaman bergilir, khusunya di Pulau Lombok atau wilayah barat, karena saat ini pasokan listrik di NTB mengalami surplus “ Daya yang tersedia sekarang 61 MW” terang GM PLN Wilayah NTB melalui staf Humasnya Rahman Primadin pada seputar NTB di kantornya selasa (4/4/2017).

    Walaupun demikian, jelas pria yang biasa disapa prima ini bukan berarti gangguan kelistrikan tersebut bisa dijamin 100 %, karna disamping ketersediaan daya, ada juga faktor ekseternal yang bisa mengganggu pasokan aliran listrik “ cuaca dan tumbangnya pohon serta gangguan binatang seperti kelelawar dan burung bisa mempengaruhi distribusi listrik” ujarnya.

    Saat ini juga ungkap Prima guna pendistribusian kelebihan daya tersebut, pihaknya lagi gencar untuk membangung Saluran udara Tegangan Ekstra Tinggi ( SUTET ) dibeberapa titik di NTB, “ Kelebihan daya ini harus didistribusikan terutama untuk mengatasi kelistrikan diwilayah Lotim dan Lombok Utara” katanya. Walaupun demikian lanjut Prima tergadang pihaknya mengalami kendala di tingkat lapangan, seperti pembebasan lahan dan sebagainya, terkadang masyarakat kata prima mematok harga tinggi untuk pembangunan SUTET tersebut.” Kadang harganya diatas nilai apraisal, kami tidak bisa membayar kalau tidak sesuai dengan penilaian tim apraisal “ kata Prima.

    Menyikapi hal tersebut pihaknya terus membangun komunikasi dengan berbagai pihak baik pemerintah daerah dan instansi lainnya.” Pendekatan terus kami lakukan mudahan rencana pembangunan SUTET tersebut berjalan seperti yang diharapkan “. Jelasnya. Prima juga menjelaskan bahwa ketersediaan listrik di NTB siap menopang berbagai usaha industri yang membutuhkan daya listrik yang besar, namun harap Prima Penguasaha atau investor harus benar benar serius menggarap investasinya di NTB, hal ini kata Prima terkait juga dengan rencana bisnis PLN “ kita sudah rencanakan namun investornya tidak serius, kan mengganggu rencana bisnis kami.”terang pria murah senyum ini.(FS/STA).

    Tidak ada komentar

    Post Top Ad

    Post Bottom Ad