Menu Right

Top Social Icons

Responsive Full Width Ad

Left Sidebar
Left Sidebar
Featured News
Right Sidebar
Right Sidebar

Rabu, 12 April 2017

Dr.Zakir Naik Datang,Wartawan Dilarang Meliput



MATARAM,SEPUTARNTB. Sejumlah awak media yang hendak mengabadikan pertemuan Penceramah terkenal asal India,Dr.Zakir Naik dengan Gubernur NTB,TGH M Zainul Majdi,bertempat di Pendopo Gubernur pada Selasa (11/04/) dimintai keluar oleh salah seorang anggota Sat Pol PP NTB bernama Sudirman.

Pasalnya kepada awak media Sudirman menjelaskan hanya menjalankan perintah dari atasannya bahwa kegiatan pertemuan tidak boleh diliput oleh media massa. "Alasan utama istri Dr.Zakir Naik tidak mau terkena sinar kamera,".jelasnya.

Oleh sebab itu ia meminta kepada para awak media untuk segera keluar dari halaman pendopo sebelum dimarahi atasannya."Kalau adik adik tidak keluar nanti saya kena marah,"ujarnya.

Sementara Biro Humas dan Protokoler  Setda NTB juga sebagai Juru Bicara  Gubernur,H. Yusron Hadi mengatakan pertemuan tersebut memang bersifat pribadi bukan dalam rangka ceramah melainkan hanya silaturahim dengan Gubernur.

Termasuk rencana pertemuan dengan toga/toma juga dibatalkan mengingat kunjungan ulama kondang itu ke NTB hanya sebatas liburan secara pribadi. Selain itu waktu yang terbilang singkat dalam kunjungan ini tidak memungkinkan untuk melakukan pertemuan secara terbuka.

"Intinya kedatangan beliau ke NTB hanya berlibur saja yang sifatnya pribadi. Selain itu masalah waktu begitu singkat yang tidak memungkinkan untuk semua dihadirkan," katanya.

Yusron menambahkan, pertemuan antara TGB dan Dr.Zakir Naik bersifat non formal sehingga segala sesuatunya terbatas. "Pertemuannya tertutup,bisa dibilang ini hanya silaturahmi yang bersifat pribadi,"tambahnya.

Tidak hanya awak media yang dilarang meliput,pun demikian halnya, dengan alasan yang sama, sejumlah warga masyarakat diminta pulang. Sebut saja Jamiludin,seorang warga Banjarmasin, Kaltim yang rela  membawa serta keluargannya ke Lombok demi rela datang melihat secara langsung ulama kondang yang menjadi idolanya tersebut dengan alasan pertemuan bersifat tertutup.

"Kami mengetahui informasi kedatangan Dr Zakir Naik melalui medsos,yang menyatakan kedatangan beliau bersifat umum dan terbuka karena itulah saya langsung membawa keluarga saya terbang dari Banjarmasin ke Lombok,namun nyatanya kami sangat kecewa karena kedatangan beliau bersifat tertutup," ungkap Jamiludin.

Dari pantauan Seputarntb.net selama  kurang lebih satu jam,suasana di pendopo gubernuran masih terlihat biasa biasa saja meskipun sejumlah Karo (Kepala Biro ) lingkup Pemerintah Provinsi NTB dan beberapa pejabat lainnya ikut hadir dalam pertemuan tertutup tersebut dan penjagaan terlihat diperketat.(ft/prm)
Loading...

Portal Berita Yang Lugas, Terpercaya dan Inovatif dari Nusa Tenggara Barat

Tidak ada komentar

Responsive Full Width Ad

Copyright © 2016 Seputar NTB, powered by Blogger.