Menu Right

Top Social Icons

Responsive Full Width Ad

Left Sidebar
Left Sidebar
Featured News
Right Sidebar
Right Sidebar

Minggu, 30 April 2017

GEPRINDO; Indonesia Harus Merdeka Dari Mafia


MATARAM, SEPUTARNTB. Masih kuatnya mafia yang merongrong kedaulatan negara disegala bidang harus segera dihentikan. Gerakan Pribumi Indonesia (GEPRINDO) menilai mafia telah lama berkuasa di Indonesia sehingga pemerintah selalu tak hadir ketika rakyat membutuhkan keadilan.

Tax Amnesty setidaknya cukup menjadi bukti teranyar adanya mafia pajak. Tertangkapnya aparat penegak hukum dalam negosiasi kasus dan suap serta dugaan 'dagang sapi' dalam penempatan posisi strategis di kejaksaan atau lembaga penegak hukum lainnya  merupakan bukti bahwa ada mafia hukum yang seenaknya bertindak.

" Jika kita mundur kebelakang akan kita dapati juga mafia ekspor-impor yang sangat besar kemungkinan masih berkuasa hingga saat ini. Mereka mengatur negara mana yang boleh ekspor, mereka mengatur perusahaan atau korporasi mana yang menjadi distributor barang impor dan mereka pula yang membuat barang lenyap dipasaran sehingga mau tidak mau harus mengimpor kelangkaan dari luar", jelasnya pada awak media. 

Satu lagi mafia yang seolah tak akan pernah mampu dilawan oleh aparat penegak hukum adalah mafia obat-obatan dan narkoba. Mafia ini berhubungan langsung dengan kelangsungan generasi penerus bangsa. Gerak mereka begitu leluasa memasarkan narkoba hingga ke desa-desa tentunya melibatkan oknum penegak hukum 'nakal'. 

Masih banyak lagi mafia-mafia lain yang selama ini telah menjadikan negara ini seperti tanpa arah, tanpa visi, bahkan tanpa kedaulatan. Gerakan Pribumi Indonesia (GEPRINDO) menduga mafia-mafia dikendalikan Asing atau etnis Asing yang mendiami Indonesia. 

" Mereka menjadikan Indonesia sebagai 'ladang uang' mereka tanpa sedikitpun memikirkan dampaknya bagi pribumi sebagai pewaris utama negeri",paparnya.

Presiden Geprindo, Bastian, menghimbau sekaligus mengajak Pribumi bersatu, menyusun rencana rapi, terstruktur dan massiv guna membebaskan Indonesia dari mafia-mafia disegala bidang. 

" Upaya dirasakan urgen dan krusial dilakukan karena mafia-mafia sudah mulai menggunakan aparat pemerintahan sebagai 'boneka-boneka' mereka", tegasnya.

Pribumi tidak bisa hanya berharap pada pemerintah beserta jajarannya saja, Pribumi harus menjadi ujung tombak pembebasan Indonesia dari mafia. GEPRINDO akan selalu siap memimpin pribumi menghadapi mafia-mafia dan anteknya yang kini terus berusaha menguasai pejabat, wakil rakyat, bahkan menginfiltrasi rakyat terutama pribumi untuk saling membenci.

Bastian menilai membebaskan Indonesia dari mafia lebih sulit dibandingkan membebaskan dari kolonial Belanda maupun Jepang. 

" Banyaknya orang-orang hipokrit disekitar kita salah satu sebabnya. Pribumi sebagai tuan rumah sekaligus penguasa Indonesia, harus benar-benar menjalankan tupoksinya sehingga Indonesia bebas dari mafia", tambahnya.  (Mr)
Loading...

Portal Berita Yang Lugas, Terpercaya dan Inovatif dari Nusa Tenggara Barat

Tidak ada komentar

Responsive Full Width Ad

Copyright © 2016 Seputar NTB, powered by Blogger.