Menu Right

Top Social Icons

Responsive Full Width Ad

Left Sidebar
Left Sidebar
Featured News
Right Sidebar
Right Sidebar

Jumat, 21 April 2017

Pendukung Ahok Jangan Kultuskan Ahok

PRESIDEN GEPRINDO
MATARAM, SEPUTARNTB. Proses demokrasi di Jakarta telah usai namun sangat disayangkan masih ada kelompok pendukung yang belum mampu menerima kekalahan. Masih ada pendukung Ahok belum mau menerima kekalahan dengan bertindak aneh dan sangat disayangkan membuat propaganda yang menyesatkan.

Baru-baru ini beredar video salah seorang pendukung Ahok yang menginginkan Tuhan mengangkat Ahok sebagai ketua KPK, ada pula yang membuat propaganda agar Ahok diangkat sebagai MENDAGRI (Menteri Dalam Negeri) sehingga Ahok nantinya yang melantik Anies-Sandi, ada pula yang mengatakan tidak terpilihnya Ahok sebagai Gubernur karena Tuhan ingin Ahok menjadi cawapresnya Jokowi (2019).

Sikap dan perbuatan para pendukung Ahok itu menurut Gerakan Pribumi Indonesia (GEPRINDO) merupakan kultus individu, fanatisme, serta pemujaan kepada manusia yang sangat berbahaya bagi mental bangsa Indonesia. 

"Kita berharap para pendukung Ahok dapat menghentikan sikap-sikap yang cenderung kurang waras, kultus, serta keganjilan, karena dapat merusak diri sendiri dan lingkungan serta secara kolektif rakyat Indonesia", ujar Presiden Geprindo Bastian.

Geprindo menghimbau tim sosmed Ahok untuk segera menghentikan propaganda-propaganda yang menyesatkan. Sangat disayangkan bila para pendukung Ahok yang polos menjadi korban propaganda tim sosmednya sendiri. 

" Mari bersama membangun Jakarta, kekalahan dalam kompetisi adalah hal yang lumrah. Bersatu kita kuat, terkotak-kotak kita lemah dan itulah yang dipraktekkan Founding-Father Bangsa Indonesia", tegas Bastian.

Geprindo mengajak seluruh komponen termasuk tim dan pendukung Ahok untuk kembali ke rutinitas. Kita semua bersaudara, musuh kita bukan agama dan suku yang berbeda namun musuh kita adalah kesenjangan ekonomi, mafia hukum, serta politisi busuk. Saatnya menyudahi permusuhan dan ganti dengan persatuan sesuai dengan Pancasila sila ke-3. (mr)

Loading...

Portal Berita Yang Lugas, Terpercaya dan Inovatif dari Nusa Tenggara Barat

Tidak ada komentar

Responsive Full Width Ad

Copyright © 2016 Seputar NTB, powered by Blogger.