Header Ads

  • Breaking News

    Warga Tionghoa NTB, Kutuk Penghina TGB

    MATARAM,SEPUTARNTB. Reaksi kekecewaan dan protes warga Nusa Tenggara Barat atas hinaan berupa kata kata kotor  yang dilontarkan oleh salah seorang   oknum keturunan china yang bernama Steven Hadisurya Sulistyo terhadap Gubernur NTB DR.TGH.Muhammad Zainul Majdi saat sedang mengantri untuk check in di Counter Batik Air Bandar Udara Changi, Singapura pada hari Minggu (09/04) lalu menuai protes dari berbagai elemen dan unsur masyarakat di NTB.

    Meskipun Steven telah meminta maaf melalui media sosial dengan menandatangani surat bermaterai tertanggal 09 April 2017 yang ditulinya di Bandar Soekarno Hatta,dirinya mengatakan terimakasih atas kemurahan hati TGB yang telah memaafkan perlakuan kasarnya waktu itu.Namun hal tersebut tidak lantas membuat warga NTB merasa puas atas permintaan maaf tersebut dan menuntut agar yang bersangkutan diproses secara hukum.

    Kali ini protes datang dari warga Tionghoa Nusa Tenggara Barat ,mereka menyatakan keprihatinan yang sangat mendalam atas perlakuan ucapan kotor Steven kepada Gubernur NTB yang sangat mereka cintai,hormati,muliakan dan banggakan. Hali ini dituangkannya dalam sebuah surat Pernyataan Sikap yang ditandatangani oleh perwakilan warga Tionghoa NTB dihadapan kepala Bangkesbangpoldagri NTB,H.Lalu Safi'i,Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama NTB,H. Syahdan Ilyas, Pengurus PBNW, TGH.Hasanain,Ketua Forum Pemuda Lintas Agama,TGH.Muharror Iqbal, Bertempat dikantor Bangkesbangpoldagri pada Sabtu (15/04) pukul 20.00 witta.

    "Kami merasa sangat prihatin sekali atas perbuatan tak terpuji saudara steven terhadap Gubernur kami,yang telah menghina dan mencederai persatuan dan kesatuan serta Bhineka Tunggal Ika serta keharmonisan berbangsa dan bermasyarakat.

    "Ungkap Hendy Kang Prabowo,salah seorang perwakilan warga Tionghoa NTB usai menandatangani surat Pernyataan Sikap.

    Berkaitan dengan hal tersebut sambungnya,kami warga Thionghoa Nusa Tenggara Barat,menyatakan mengutuk dan menyesalkan sikap arogan yang menghina Bangsa Indonesia karena menyangkut martabat Bangsa.Dan kami sangat keberatan jika Gubernur kami dilecehkan,dihina,karena bagi kami DR.TGH.M.Zainul Madji adalah pemimpin yang arief,adil dan bijaksana.Selain itu kami meminta kepada pihak Kepolisian agar segera memproses yang bersangkutan secara hukum.

    "Dalam surat pernyataan sikap ini ada tiga point yang kami tekankan,karna ini menyangkut harga diri dan martabat Bangsa,dan harus diproses secara hukum," tambahnya.

    Sementara itu ditempat yang sama,Kepala Bangkesbangpoldagri, H.Lalu Safi'i mengatakan demi terjaganya keamanan NTB khususnya dan bangsa Indonesia umumnya  tidak boleh terjadi sebuah perbedaan baik secara agama maupun ras.

    " Bahwa selaku warga negara,sah sah saja memohon kepada aparat hukum untuk diproses,karena satu yang merasa sakit maka sakitlah semua" ujarnya.(ft)

    Tidak ada komentar

    Post Top Ad

    Post Bottom Ad