Header Ads

  • Breaking News

    Wabup Lotim Resmi Buka TMMD


    LOTIM, SEPUTARNTB. Wakil Bupati Lombok Timur,H.Haerul Warisin resmi membuka kegiatan TNI Manunggal Masuk Desa (TMMD) ke 98 tingkat kabupaten yang dipusatkan di lapangan Montong Gading,Rabu (5/4). Dengan ditandai penyerahan secara simbolis peralatan TMMD kepada anggota TNI dan masyarakat yang terlibat dalam kegiatan tersebut.

    Hadir dalam kegiatan pembukaan TMMD tersebut,Dandim 1615 Lotim,Letkol.Inf.H.Mustofa bersama jajarannya,unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (FKPD),para kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) dan para kades se-kecamatan Montong Gading.

    Wakil Bupati Lotim,H.Haerul Warisin dalam sambutannya menegaskan
    Pemerintah Kabupaten Lombok Timur memberikan bantuan untuk program Tentara Manunggal Masuk Desa (TMMD) ke-98 tahun 2017 tingkat kabupaten yang dipusatkan di Kecamatan Montong Gading.

     " Bantuan yang diberikan untuk program TMMD bersumber dari dana hibah yang diberikan secara bertahap," tegasnya.

    Wabup menjelaskan Program TMMD merupakan kelanjutan dari program TNI terdahulu yang dikenal dengan sebutan ABRI masuk desa. Hal ini sesuai dengan substansi  tujuan dari TMMD membantu pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan rakyat.

    Selain itu sebagai wahana untuk  meningkatkan kemanunggalan TNI dan rakyat  guna memperkokoh persatuan  dan kesatuan  nasional melalui kegiatan  yg terintegrasi secara berkesinambungan.

    " Dengan semangat kebersamaan  gotong royong ini akan menjadi modal besar guna menuntaskan semua keterbatasan anggaran  dana yang dimiliki Pemerintah," kata Wakil Bupati Lotim,Haerul Warisin.

    Pada kesempatan itu juga,Wabup menjelaskan  selain pembangunan  fisik yang direncanankan selama 30 hari ke depan melalui program TMMD terdapat juga sasaran non fisik diantaranya diarahkan pada kegiatan penyuluhan kesadaran berbangsa dan bernegara, bela negara dan cinta  tanah  air serta wawasan  kebangsaan, yang dirasakan sangat bermanfaat dan perlu terus dikembangkan, serta mengedepankan kepentingan  masyarakat.

    Sementara mekanisme perencanaan TMMD yang disusun dengan sistem Bottom-up Planning yang melibatkan berbagai instansi dan komponen masyarakat, sesuai  yang diamanatkan  dlm UU No. 6 tahun  2014 tentang pemerintahan desa dan peraturan pelaksanaannya.

    " Dengan program TMMD ini akan bisa memberikan manfaat bagi keberlangsungan pembangunan ke desa yang langsung menyentuh dengan masyarakat," ujar Haerul Warisin.(Rz)

    Tidak ada komentar

    Post Top Ad

    Post Bottom Ad