Header Ads

  • Breaking News

    DPRD Lotim Sidak Ke Gudang Bulog Sikur


    LOTIM, SEPUTARNTB. Komisi II DPRD Lombok Timur menemukan kutu dan binatang buram pada karung yang terisi beras di gudang penyimpanan bulog Sikur. Penemuan tersebut ditemukan saat komisi II DPRD Lotim melakukan sidak ke gudang bulog untuk melihat keadaan stok yang tersedia, pada Rabu (3/5).


    Sementara saat sidak komisi II DPRD Lotim juga didampingi pihak bulog untuk melakukan peninjauan lokasi gudang penyimpanan beras untuk masyarakat Lotim.

    " Memang pada karung raskin yang berisi beras ditemukan ada kutu, begitu juga di dalam karung lainnya ditemukan binatang buram yang ukurannya kecil-kecil biasanya ada pada beras," kata Sekretaris Komisi II DPRD Lotim, Ustaz Murnan.


    Usai menemukan kutu dan binatang buram tersebut Murnan langsung menegur pihak Bulog dan meminta agar segera mengganti beras yang kotor dan rusak tersebut sebelum disalurkan kepada masyarakat.

    Sebab, jika tetap disalurkan maka dikhawatirkan masyarakat yang menerima raskin tersebut akan melakukan protes" Pihak bulog harus segera menganti beras yang ada kutu dan binatang buram di gudang itu dengan yang lebih bagus, agar tidak mendapatkan komplin dari warga Lotim," pinta Murnan.


    Hal yang sama dikatakan Ketua Komisi II DPRD Lotim, Saprudin. Ia menegaskan selama ini jika dilihat dari segi kualitas beras di gudang bulog sangat bagus dan sesuai dengan ketentuan yang ada. Akan tetapi dengan adanya temuan dari anggota komisi lainnya ini tentu harus menjadi perhatian dari pihak bulog.


    "Diingatkan kepada pihak bulog untuk tidak menyalurkan beras yang kualitasnya kurang bagus, apalagi adanya kutunya di dalam beras tersebut," tegas Saprudin.


    Sementara itu terkait temuan kutu dalam beras yang ditemukan oleh komisi II tersebut, Kepala Sub Divire Bulog Lotim, Slamat Hermanto mengatakan temuan tersebut akan dijadikan sebagai bahan evaluasi untuk tetap memperhatikan kondisi atau kualitas beras yang ada di seluruh gudang penyimpanan beras yang ada di Kabupaten Lombok Timur.



    "Kalau ada beras yang rusak atau kutuan tentu kami akan segera melakukan pergantian dengan yang bagus," kata Slamat.(Rz)

    Tidak ada komentar

    Post Top Ad

    Post Bottom Ad