Header Ads

  • Breaking News

    Laga Derby Vamos Mataram Vs Mataram FC Di menangkan oleh Vamos Mataram Dan Mengantarakan Menuju Final Profesional Futsal League (PFL)

    final four pfl vamos vs mataram fc
    Nampak Pemain Vamos Ali di Hadang Pemain Mataram FC.
    JOGJAKARTA, SEPUTARNTB. Laga final four Profesional Futsal League (PFL) 2017 berlangsung sengit di GOR UNY Jogjakarta, kemarin (13/5). Pada laga pertama, Permata Indah Manokwari mampu menekuk lawannya Bintang Timur Surabaya dengan skor tipis 2-1.

    Di partai kedua Vamos Mataram berhasil menekuk klub se-kotanya Mataram FC  dengan skor telak 5-2. Finalis PFL  2016 itu akan berhadapan dengan Permata Indah Manokwari di partai puncak.

    Di babak pertama, Mataram FC memberikan kejutan di menit awal. Mereka menekan pertahanan Vamos Mataram. Hasilnya, dengan kerjasama  Andriyani bersama Al Fajri Rizki mampu mengkonversi menjadi gol di menit ke-13’.

    Vamos yang berambisi mengulang kesuksesan menjadi finalis lagi tak tinggal diam. Anak asuh Hicham Ben Hamou menekan pertahanan Purnomo Hadi CS. Namun, mampu diredam anak asuh Wahyu Triyanto.

    Vamos mampu memecah kebuntuan melalui Abedin Ali Amir penalti di menit 16’. Tendangan keras yang dilesatkan pemain asal Irak itu tak mampu ditahan kiper Mataram FC Damas DK. Skor berubah menjadi 1-1.

    Wahyu Triyanto yang berambisi masuk final tak mau bermain imbang. Mereka menerapkan power play empat menit sebelum turun minum, Strategi itu rupanya malah menjadi bom atom sendiri. Berawal dari Al Fajri salah mempassing bola, sehingga direbut pemain Vamos El Khattach Khalid.

    Dengan tenang, pemain asal Belanda itu langsung mengarahkan bola ke gawang Mataram FC yang tanpa pengawalan kiper. Skor  berubah menjadi 2-1 dan menjadi penutup babak pertama.

    Di babak kedua, kedua tim bermain lebih berhati-hati. Strategi long pass yang diterapkan vamos tak efektif. Hal itu dimanfaatkan pemain Mataram FC untuk terus melakukan serangan balik.

    Hasilnya, Al Fajri Rizki mampu membobol gawang Vamos yang dikawal M Nazil untuk kedua kalinya menit ke-31. Skor berubah menjadi 2-2.

    Di paruh babak kedua, Stamina Mataram FC mulai terkuras. Kesempatan itu tak dilewatkan anak asuh Hicham Ben Hammou. Mereka langsung tancap gas dan mencetak tiga gol. Masing-masing dari Bambang Bayu Saptaji menit 36’, Andri Kustiawan menit ke 38’, dan bunuh diri pemain Mataram FC Farhan Rizky menit 39’.  Skor 5-3 untuk kemenangan Vamos.

    Usai laga, pelatih Mataram FC Wahyu Triyanto mengapresiasi perjuangan anak asuhnya. Dia menganggap anak-anak sudah berusaha maksimal.
    Hanya saja, lima menit akhir babak kedua, konsentrasi mereka buyar. Sementara saat itu, gempuran anak-anak Vamos dilakukan secara bertubi-tubi.

    ” Ini kesalahan yang harus diperbaiki saat melawan Bintang Timur Surabaya,” kata Wahyu dihadapan wartawan, kemarin (13/5).

    Dia mengatakan, pada laga itu ia menekankan untuk bermain lebih sabar. Karena, Wahyu tahu kekuatan Vamos seperti apa. Hanya saja, instruksi tersebut tidak dijalankan pemain.
    ” Padahal sudah saya suruh defense jangan terburu-buru menyerang. Ya beginilah akibatnya, ” ungkapnya.

    Menurutnya, tidak adanya pemain andalan Mataram FC Sauqy Saud Lubis lumayan mengurangi performa tim dalam mengeksekusi peluang. Dijelaskan, Sauqy tidak bisa hadir, karena memperkuat  timnas pada Piala AFF di Thailanda.

    ” Pengaruh tidak adanya Sauqy juga lumayan di rasakan  oleh line depan tim., ” jelasnya.

    Sementara itu, untuk memperebutkan posisi ketiga, Mataram FC akan menghadapi BTS. Pada laga itu, Wahyu menargetkan untuk menang.

    “ Tidak ada kata lain selain menang pada laga kontra BTS,” tambahnya.

    Ditempat yang sama pelatih Vamos Mataram Hicham Ben Hammou mengatakan, Mataram FC memberikan perlawan yang kuat di menit awal. Mereka mengeluarkan seluruh kemampuannya untuk menyerang.

    Namun, berkat pengalaman pemainnya membuat mereka bisa mengatasi serangan Mataram FC.

    ” Ini pertandingan yang sangat melelahkan bagi Vamos,” ujarnya.

    Dengan kerja keras anak asuhnya hingga babak akhir, membuat Vamos menang dan melaju ke final.

     ” Saya sangat apresiasi usaha mereka. Saya juga sangat senang bisa masuk ke final, ” ujarnya.

    Laga melawan Mataram FC menjadi pelajaran penting bagi mereka. Karena beberapa lini bisa dijadikan evaluasi tim untuk menghadapi Permata di partai final.

     ” Kita akan pulang dan mempersiapkan kekuatan untuk meraih juara di partai final, ” pungkasnya.

    Pada PFL 2017 ini menjadi ajang pembuktian Vamos untuk membawa pulang piala Piala PFL ke Mataram. Karena, pada PFL 2017 lalu, mereka dikalahkan Blackstell Manokwari di partai final dengan adu penalti.

     ” Kita memiliki misi besar untuk itu menjadi pemenang di tahun 2017 ini, “ tegasnya kembali pada media (ar)
    final four pfl vamos vs mataram fc
    Foto Bersama Parapemain Vamos Mataram dan Mataram FC



    Tidak ada komentar

    Post Top Ad

    Post Bottom Ad