Header Ads

  • Breaking News

    Lebih Dekat Dengan Pedagang, Bupati Sarapan Di Warung

    Bupati Lombok Barat,H.Fauzan Khalid saat Sarapan pagi di warung bedek milik ibu Aini
    MATARAM,SEPUTARNTB. Sebelum memulai kesibukannya sebagai Bupati Lombok Barat, H. Fauzan Khalid menyempatkan diri untuk sarapan di warung sederhana berbilik bedek dengan beberapa kursi panjang milik Ibu Aini yang terletak di area bekas Pasar Gerung,Lobar hari Rabu,(10/5).

    Bersama Kepala Dinas Perindag Drs.  Agus Gunawan, Kepala Dinas Perhubungan, H. Ahmad Saikhu SH,  Kepala Bakesbangpol, H. Moh. Fajar Taufik SH,  Kepala Sat Pol PP Mahnan, S. STP,  Camat Gerung Baiq Mustika,  S. STP,  dan beberapa pejabat eselon III.  

    Serta sekelompok warga  Komunitas Masyarakat Berkepedulian (KMB) NTB yang langsung dipimpin oleh Ketuanya L.  Anton Hariawan dan Tokoh Masyarakat TGH Ahmad Taisir,  Lc.

    Usai menyantap dua bungkus nasi seharga Rp.  3.500/ bungkus itu,  Bupati yang dikenal sederhana ini menyempatkan diri berdialog menyapa warganya yang berjualan di area eks Pasar Gerung itu.Ia meminta Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Drs.  Agus Gunawan dan Camat Gerung Baiq Mustika, S.Sos untuk memaparkan rencana revitalisasi di area tersebut.

    Sebagai Kepala Dinas Perdagangan dan  Perindusterian, Agus Gunawan pun memaparkan bahwa area tersebut masuk dalam skema perencanaan pembangunan di tahun 2016 lalu.

    "Namun akibat,  rasionalisasi menjadi tertunda. Perencanaannya sendiri sudah lama jadi," paparnya kepada Bupati sembari memastikan bahwa aneka fasilitas utama akan disiapkan.
    "Termasuk juga akses untuk jalan keluar masuknya guna mengantisipasi kemacetan di lokasi ini," lanjutnya.

    Fauzan sendiri memastikan bahwa area ini akan mendapat penataan agar lebih rapi dan tidak berkesan kumuh. 

    "Proses pengerjaannya dilakukan secara bertahap. Dipastikan semua pengerjaannya sudah selesai di tahun 2018 nanti," janjinya optimis.

    Ketua Dewan Mustasyar PCNU lombok Barat itu juga mengingatkan kepada Disperindag agar sekiranya los-los pasar yang dibangun,  untuk terlebih dahulu mengutamakan para penjual lama yang lebih dulu berjualan di area itu. 

    Kepada para pedagang, Fauzan berpesan untuk menjaga bangunan pasar apabila sudah jadi nantinya.

    "masyarakat dan para pedagang  harus ikut menjaga kebersihan dan kondisi bangunannya agar tidak cepat rusak," pesannya.

    Sementara itu Ibu Aini, pedagang nasi bungkus daun tersebut  merasa bangga karena baru kali ini ada seorang Bupati yang mau sarapan  nasi bungkus jualannya. 
    Apalagi lokasi tempatnya berjualan berada di depan kontainer sampah di pasar tersebut. 

    “saya terkejut dan merasa sangat bangga, karena Bapak Bupati mau sarapan di tempat seperti ini,” pujinya sambil berharap bisa dibantu oleh Dinas Peridag dengan gerobak atau tenda tempat berjualan.

    Fauzan Khalid nampak tidak canggung menyantap nasi berbungkus daun pisang. Malah sangat lahap dan justru merasakan berdialog langsung dengan  pelaku usaha memberi manfaat yang besar baginya dan para pemangku di SKPD lingkup Pemerintah Kabupaten Lombok Barat.(ft/hms)       
                     

    Tidak ada komentar

    Post Top Ad

    Post Bottom Ad