Header Ads

  • Breaking News

    Mataram FC Harus Puas Di Posisi Ke Empat, Setelah Tumbang Atas BTS

    mataram fc vs bts
    JOGJAKARTA, SEPUTARNTB. Mataram FC yang berambisi raih peringkat ketiga di Profesional Futsal League 2017. Namun, ambisi itu ditumbang Bintang Timur Surabaya (BTS). Anak asuh Wahyu Triyanto itu kalah telak dari tim asal kota pahlawan (Surabaya) dengan skor akhir 7-2.

    Tujuh gol pasukan Eko M. Purbo dicetak oleh Gusti Dian di menit ke-14, Matheus Victor 15′, Andhika Ricky 16′, Reka Cahya 19′ dan 38′, Septiyan Dwi Candra 32′, serta Adi Dwi 39′. Sementara itu, dua gol balasan Mataram FC dicetak Darwis Teurupun di menit kesembilan dan Al Fajri Zikri 30′.
    Pada menit-menit awal, Mataram FC  mengawali laga dengan baik. Pemain Mataram FC Darwis Teurupun membawa timnya unggul lebih dulu di menit kesembilan. Skor berubah menjadi 1-0.
    Tertinggal satu gol, BTS tak ingin malu dihadapan parapendukungnya. Mereka terus berupaya untuk menyamakan kedudukan. Hasilnya, terlihat di menit ke-14' berkat penetrasi Gusti Dian merusak pertahanan Damas Didik Kurniawan CS.
    Gol Gusti Dian memicu semangat rekannya. BTS tak henti-hentinya menggempur pertahanan Mataram FC. Alhasil, Matheus Victor membawa BTS unggul di menit ke-15'.
    Keunggulan itu tak terbendung. BTS semakin mendominasi permainan. Secara beruntun gawang Mataram FC dihajar gol-gol dari Andhika Ricky dan Reka Cahya masing-masing di menit ke-16' dan 19'. Babak pertama ditutup dengan skor 4-1.
    Di babak kedua, dominasi BTS terus berlanjut. Ratusan pendukung yang hadir di GOR UNY menurunkan mental para pemain Mataram FC. Lima menit setelah kick off babak kedua ditiup, Wahyu Triyanto menerapkan strategi power play dengan memasang Tricahyo Ramadhan. Strategi tersebut cukup berhasil. Gol Al Fajri di menit ke-30' memperkecil ketertinggalan mataram fc menjadi 4-2.

    Namun, gol Al Fajri menjadi gol terakhir Mataram FC. BTS semakin jauh meninggalkan Mataram FC dengan gol dari Septiyan Dwi di meniit ke-32', Reka Cahya di menit ke-38', dan Adi Dwi di menit ke-39'. BTS pun menang 7-2 dan menyandang status sebagai peringkat ketiga Pro Futsal League 2017.

    Usai pertandingan, Pelatih Mataram FC Wahyu Triyanto mengatakan, para pemain berusaha keras. Hanya saja, ada beberapa taktikal yang diinstruksikannya itu belum berjalan maksimal. 
    ” Mungkin karena anak-anak sudah capek. Sehingga, konsentrasinya menurun,” kata Wahyu Triyanto kepada wartawan, kemarin (14/5). 

    Buktinya lanjut dia, defense dan passing yang dilakukan pemain kurang baik. ”Kontrolannya banyak yang lepas. Pertahanannya pun tidak dilakukan dengan maksimal,” terangnya.

    Setelah dengan Mataram FC, dirinya belum menentukan apakaha akan bersama Mataram FC lagi atau tidak. Karena, belum ada kontrak yang ditawarkan pihak manajemen Mataram kepadanya. 

    ” Kalau secara obrolan sih sudah ada penawaran. Namun, pastinya saya belum tahu,” bebernya.

    Usai PFL, Wahyu BW berencana akan kembali ke Jakarta untuk mengembangkan akademi futsal dan mencari bibit-bibit baru dalam dunia futsal. 

    ”Mungkin saya akan melatih dan mengembangkan futsal di daerah. Merantau setahun di Mataram itu sudah cukup lama,” ujarnya.

    Ditempat yang sama pelatih BTS Eko M Purbo terharu dengan perjuangan anak asuhnya. Mereka bisa sampai disitu berkat kerja keras dan kerjasama tim.

    ” Diawal liga kami sempat terseok. Tapi, kami mulai bangkit. Itu yang buat saya terharu dengan perjuangan mereka, ” kata Eko sambil menitikkan air mata dihadapan wartawan.

    Melihat hasil laga, Eko memuji perlawanan yang ditunjukkan Mataram FC. Diawal laga, mereka bermain pressing. Namun, kami mampu mengatasinya.

    ” Mereka pemain muda yang memiliki spirit yang tinggi untuk memenangkan pertandingan, ” jelasnya. (ar)
    mataram fc vs bts

    Tidak ada komentar

    Post Top Ad

    Post Bottom Ad