Header Ads

  • Breaking News

    NILAI EKSPOR IMPOR NTB MENURUN

    Kepala BPS Wilayah NTB,Hj.Endang Tri Wahyuningsih
    MATARAM, SEPUTARNTB. Nilai ekspor dan impor provinsi Nusa Tenggara Barat bulan April 2017 mengalami penurunan. Untuk nilai ekspor turun sebesar 13,57 persen sedangkan nilai ekspor mengalami penurunan sebesar 68,33 persen.

    Kepala Badan Statistik Pusat perwakilan Nusa Tenggara Barat,Hj.Endang Tri Wahyuningsih saat melakukan press rilis dihadapan sejumlah media dan perwakilan dinas terkait memaparkan nilai ekspor provinsi NTB bulan April 2017 sebesar U$$ 117.236.839 mengalami penurunan 13,57 persen jika dibanding nilai ekspor bulan Maret 2017 yang bernilai U$$ 135.640.406.

    "Ekspor pada bulan April 2017 yang terbesar ditujukan ke negara Jepang sebesar  40,32 persen,Philipina sebesar 32,28 persen dan Korea Selatan sebesar 26,86 persen,"jelasnya di kantor BPS hari Senin (15/5).

    Jenis barang ekspor NTB yang terbesar bulan April 2017 sambungnya,adalah barang tambang /galian non migas senilai U$$ 116.582.257 atau 99,44 persen,ikan dan udang senilai U$$ 419.480 atau 0,36 persen, dan perhiasan/permata sebesar U$$ 60.981 
    atau 0,05 persen. Selebihnya adalah garam,belerang,kapur,kapal terbang dan bagiannya,perabot,penerangan rumah dan lain-lain.

    "Menurunnya nilai ekspor disebabkan oleh menurunnya ekspor barang tambang/galian non migas,"tambahnya.

    Sementara untuk nilai impor bulan April 2017   Endang mengatakan nilainya sebesar U$$ 2.642.032, nilai ini mengalami penurunan 68,33 persen dibanding  nilai impor bulan Maret 2017 yang besarnya U$$ 8.341.368.

    "Sebagian besar impor berasal dari negara Jepang yaitu 52,11 persen,singapura sebesar 25,85 persen dan Philipina 9,88 persen,"paparnya.

    Jenis barang impor dengan nilai terbesar adalah karet dan bahan dari karet sebesar 52,11 persen , bahan bakar mineral sebesar 25,85 persen dan bahan peledak 9,88 persen.



    (ft).

    Tidak ada komentar

    Post Top Ad

    Post Bottom Ad