Header Ads

  • Breaking News

    Pemilik Cilok Pak Ahyar Bantah Menggunakan Daging Anjing

    Foto  Ahyar, pemilik cilok saat memberikan keterangan pers terhadap isu yang berkembang tentang pembuatan cilok menggunakan daging anjing
    LOTIM, SEPUTARNTB. Pemilik cilok pak Ahyar yang beralamat di Bermis II, Kelurahan Kembang Sari, Kecamatan Selong dengan tegas membantah kalau menggunakan daging anjing dalam pembuatan cilok yang dijualnya setiap harinya. Sehingga dampaknya harus berhenti berjualan cilok sementara waktu akibat adanya isu yang merugikannya.

    " Demi Alloh saya tidak pernah menggunakan daging anjing untuk membuat cilok sebagaimana isu yang berkembang ditengah-tengah masyarakat," tegas Ahyar, Pemilik Cilok Pak Ahyar kepada wartawan di rumahnya.

    Menurutnya dengan adanya isu tersebut membuat dirinya menjadi dirugikan,sehingga hampir dua bulan lebih semenjak isu yang dituduhkan kepada dirinya berkembang. Namun begitu dirinya tidak mengetahui siapa yang menyebarkan berita bohongnya tersebut.

    Bahkan tidak itu saja, dirinya terus mencari siapa yang menyebarkan isu tersebut,karena isu tidak hanya di wilayah kecamatan Selong saja, melainkan Kecamatan Sakra, Sikur, Labuhan Haji sampai Terara isu tersebut,akan tapi sampai dengan saat ini belum ditemukan orangnya.

    Selain itu ada yang menyarankan untuk melapor ke pihak kepolisian, akan tapi siapa yang dilaporkan itu jadi masalah, sehingga melalui media massa ini dirinya berharap bisa mengklarifikasinya semuda tuduhan yang tidak benar tersebut..

    " Dirinya menduga kalau yang menyebabkan isu itu adalah mantan karyawannya yang telah dipecatnya, namun begitu perlu dicari kebenarannya agar tidak salah dalam menuduh," kata Ahyar.



    (Rz)

    Tidak ada komentar

    Post Top Ad

    Post Bottom Ad