Header Ads

  • Breaking News

    Pemkot Mataram Gelar Peringatan Isra' Mi'raj 1438H


    MATARAM, SEPUTAR NTB. Pemerintah Kota Mataram gelar peringatan Isra' Mi'raj  1438 H Nabi Muhammad SAW hari Rabu,( 03/04) di Halaman  kantor Pemkot Mataram dengan melibatkan PHBI (Panitia Hari Besar Islam) dan IPHI (Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia) Kota Mataram.Yang dihadiri oleh walikota Mataram, H.Ahyar Abduh,wawali kota Mataram, H.Mihan Roliskana, segenap anggota Forkopinda Mataram, tokoh agama, dan seluruh Calon Jamaah Haji Mataram yang hendak diberangkatkan tahun ini.

    Walikota Mataram, H.Ahyar Abduh, dalam sambutannya mengatakan bagi seluruh umat islam, Isra'Mi'raj dan hari hari besar agama islam lainya merupakan tradisi turun temurun yang diajarkan oleh para guru dan alim ulama terdahulu. Namun lebih dari itu yang terpenting  harus bisa mengambil hikmahnya,misalkan pada peristiwa Isra'Mi'raj yang merupakan awal mula dirurunkannya perintah solat, maka hikmah yang diambil adalah agar mampu memperbaiki kualitas ibadah.

    "Intinya istiqomah,kita perbaiki kualitas ibadah solat kita dengan menyakini bahwa kunci keberhasilan dan kesuksesan adalah dengan solat,"ungkapnya.

    Terkait dengan bimbingan manasik haji gratis merupakan kegiatan  rutin pemkot Mataram  sebagai pembekalan kepada CJH agar dapat menjalankan rukun haji yang baik dan benar sehingga mampu menjadi haji yang mabrur. Selain itu pemkot Mataram juga memberikan imunisasi grats dan nenginitis yang biayanya ditanggung dari APBD kota Mataram. Selain mempelajari rukun haji kegiatan manasik haji diharapkan sebagai wadah silaturahmi bagi CJH agar terbiasa dengan kelompoknya nanti,

    "Jamaah bisa saling mengenal lebih dekat sehingga mudah berkomunikasi,"ucapnya.

    Sementara itu, Ketua IPHI Kota Mataram,H.Husnan Ahmadi, menerangkan jumlah CJH kota Mataram sebanyak 651 orang ditambah 60 orang yang masuk kuota cadangan sehingga berjumlah 711 orang.

    Manasik haji akan dilaksanakan setiap hari mulai tanggal 5 hingga 11 Mei 2017dan kegiatan penutup akan dilaksanakan di Asrama Haji NTB.

    "IPHI bertekad menjadikan ibadah haji itu sepanjang hayat. Maknanya adalah haji yang mandiri, tudak tergantung pada orang lain, tidak lagi ragu ragu ada yang kurang dalam rukun ibadahnya, sekuat tenaga memperdalam manasik dan pasrah pada Alloh sebagai penilai akhir," tandasnya. (ft/hms)

    Tidak ada komentar

    Post Top Ad

    Post Bottom Ad